• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 10 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kepada Menbud, Sultan Cirebon Ungkapkan Kondisi Keraton

Editor
Rabu, 04 Maret 2026 - 10:34
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Luqman Zulkaedin.(Foto: Humas Kemenbud)

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Luqman Zulkaedin.(Foto: Humas Kemenbud)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Luqman Zulkaedin, di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Sepuh XV menyampaikan kondisi Keraton Kasepuhan Cirebon serta harapan revitalisasi. Sultan Sepuh XV menjelaskan bahwa Keraton Kasepuhan berusia sekitar 600 tahun dan didirikan oleh Sunan Gunung Jati.

RelatedPosts

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Kirab Sejarah di Ujung Perayaan

Meriahnya Tradisi Budaya Seba Sapton dan Babarit di Hari Jadi Kuningan

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Kesultanan Cirebon, yang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Pajajaran, masih bertahan hingga sekarang dengan usia sekitar 600 tahun. Usia Kesultanan Cirebon lebih tua dibandingkan Keraton Yogyakarta dan Surakarta, sehingga hal ini menjadi kebanggaan bahwa di Indonesia masih terdapat kerajaan Islam yang sangat tua.

Keraton Kasepuhan memiliki luas sekitar 25 hektar dan dikelilingi tembok bata yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan, seperti Siti Inggil, gapura candi bentar, serta bangunan lainnya. Sultan Sepuh menyampaikan bahwa kondisi fisik keraton saat ini memerlukan penanganan khusus.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan menyampaikan komitmen pemerintah untuk mendukung revitalisasi Keraton Kasepuhan. Keraton merupakan ujung tombak peradaban budaya. Menbud juga menegaskan bahwa revitalisasi memerlukan kesiapan internal keraton dan menekankan pentingnya percepatan revitalisasi dengan memanfaatkan dokumen perencanaan yang sudah ada.

Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa revitalisasi keraton merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya nasional. Tujuan revitalisasi sejalan dengan arahan Presiden untuk menjaga kelestarian keraton di Indonesia.

Sultan Sepuh XV, Luqman Zulkaedin, berharap agar keraton dapat terus diperhatikan oleh pemerintah. Sultan juga menyampaikan bahwa keraton tidak lagi memiliki kekuasaan politik seperti dahulu sehingga sangat membutuhkan perhatian pemerintah agar dapat terus lestari. Ia berharap revitalisasi keraton dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya perbaikan dan revitalisasi beberapa bangunan, kunjungan wisatawan ke keraton Cirebon dapat meningkat.”

Turut mendampingi Menteri Kebudayaan pada kesempatan ini, yakni Staf Ahli Menteri Kebudayaan⁠⁠ Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual, B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis; Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi; serta Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana.

Pada akhir pertemuan, Menteri Kebudayaan menyampaikan harapannya agar revitalisasi Keraton Kasepuhan dapat memperkuat peran keraton sebagai pusat budaya. Upaya pelestarian ini tidak hanya bertujuan menjaga bangunan fisik semata, tetapi juga merawat nilai-nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui penataan yang terencana dan kolaborasi berbagai pihak, Keraton Kasepuhan diharapkan mampu menjadi ruang edukasi, destinasi wisata budaya, sekaligus simbol identitas masyarakat Cirebon yang tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Tags: fadli zonKondisi Keraton CirebonLuqman Zulkaedinmenteri kebudayaansultan cirebonSultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon

Related Posts

Rapat persiapan Karnaval Budaya di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab. Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Kirab Sejarah di Ujung Perayaan

Editor
8 September 2026

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 akan diwarnai dengan Karnaval Budaya yang persiapannya terus dimatangkan. Mengusung tema “Tumapak Ka Jaman Baheula:...

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kuningan, Sabtu (5/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Meriahnya Tradisi Budaya Seba Sapton dan Babarit di Hari Jadi Kuningan

Editor
6 September 2026

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar beserta jajaran di Ciremai Coffee Culture Festival 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Editor
5 September 2026

KUNINGAN – Ciremai Coffee Culture Festival mewarnai Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Kuningan Kopi Festival 2026 atau Ciremai Coffee Culture...

Pimpinan daerah foto bareng warga di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Editor
2 September 2026

KUNINGAN — Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diwarnai dengan tumpleknya ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Kuningan,...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Ruswati.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Editor
1 September 2026

SUMEDANG - Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memperlihatkan hidangan tutut di BUMDes Festival Jawa Barat 2026.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

Editor
31 Agustus 2026

KUNINGAN – Tutut, kuliner sederhana yang lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mendapat panggung istimewa dalam BUMDes Festival Jawa Barat 2026...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.