• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penyiapan Tapak PLTN, BRIN dan Badan Geologi Perkuat Kajian

Editor
Kamis, 07 Mei 2026 - 12:41
Ilustrasi PLTN.(Image: BRIN)

Ilustrasi PLTN.(Image: BRIN)

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Upaya penyiapan tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia terus dilakukan secara hati-hati dan berbasis ilmiah. Dalam rangka memperkuat aspek kebumian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar diskusi teknis guna menyamakan persepsi serta memperdalam kajian geologi pada kandidat tapak, di Gedung Setjen KESDM, Jakarta, Senin (4 Mei 2026).

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan seluruh proses kajian dilakukan secara objektif, profesional, dan berbasis data ilmiah. “Analisis yang dilakukan harus berlandaskan fakta lapangan dan pendekatan ilmiah, sebagai bagian dari evaluasi awal kondisi tapak dari aspek geologi,” ujarnya seperti dikabarkan Humas BRIN.

RelatedPosts

Konsumsi Jemaah Haji, Bagaimana Dijalankan?

Harga Emas Senin 11/5/2026 Antam Rp 2.819.000 Per Gram

Kerjasama Industri Strategis Indonesia dan Rusia Makin Kuat

Dalam forum tersebut, tim Badan Geologi memaparkan pengalaman survei lapangan yang pernah dilakukan dalam dua tahap. Kajian mencakup berbagai parameter penting, di antaranya kondisi tanah dan batuan, potensi gempa bumi, aktivitas gunung api, likuifaksi, tsunami, hingga potensi gerakan.

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) BRIN, Syaiful Bakhri, menekankan pentingnya sinkronisasi antarlembaga pada tahap awal ini. “Saat ini, evaluasi beberapa tapak masih bersifat awal atau desk evaluation. Karena itu, penting bagi kita untuk menyamakan persepsi. Kajian yang lebih mendalam akan dilanjutkan pada tahap berikutnya sesuai standar yang berlaku,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Riset Teknologi Bahan Nuklir dan Limbah Radioaktif (PRTBNLR) BRIN, Maman Kartaman, mengungkapkan kajian geologi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Kajian aspek geologi ini perlu dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna memperdalam seluruh parameter yang menjadi kriteria tapak PLTN. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berbasis data lapangan, diharapkan dapat diperoleh gambaran kondisi tapak yang utuh dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat,” ungkapnya.

(Foto: BRIN)
(Foto: BRIN)

Lebih lanjut disampaikan kajian tapak PLTN tidak hanya terbatas pada aspek geologi, tetapi juga mencakup faktor lain, seperti meteorologi, oseanografi, serta aspek teknis pendukung lainnya. Untuk memastikan kesesuaian metodologi dengan standar internasional, BRIN juga membuka peluang konsultasi dengan International Atomic Energy Agency (IAEA).

Dari sisi kebijakan, kebutuhan energi listrik yang terus meningkat menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan PLTN. Oleh karena itu, penentuan tapak perlu memperhatikan berbagai aspek strategis, termasuk kesesuaian kondisi lingkungan dan dukungannya terhadap sistem ketenagalistrikan nasional.

Kajian yang dilakukan mencakup sejumlah aspek kebumian utama, termasuk potensi gempa bumi, tsunami, serta dinamika pesisir seperti abrasi dan akresi. Hasil kajian ini nantinya akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi teknis terkait kelayakan suatu lokasi untuk pengembangan PLTN.

Rekomendasi yang dihasilkan akan memiliki implikasi jangka panjang, mengingat PLTN dirancang untuk beroperasi dalam rentang waktu yang panjang, bahkan sampai 80 tahun. Oleh karena itu, seluruh proses kajian harus dilakukan secara cermat, sistematis, dan mengedepankan prinsip keselamatan.

Diskusi ini melibatkan berbagai unsur pimpinan dan peneliti lintas satuan kerja BRIN, antara lain PRTBNLR, Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir (PRTRN), serta Pusat Riset Teknologi Keselamatan, Metrologi, dan Mutu Nuklir (PRTKMMN). Keterlibatan lintas disiplin ini mencerminkan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam proses evaluasi tapak PLTN.

Tags: Badan GeologiBRINLahan PLTNPembangkit Listrik Tenaga NuklirPLTN

Related Posts

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Konsumsi Jemaah Haji, Bagaimana Dijalankan?

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Konsumsi jemaah haji adalah urusan besar dan krusial. Bagaimana pemerintah menerapkan manajemen konsumsinya? Kementerian Haji dan Umrah...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 11/5/2026 Antam Rp 2.819.000 Per Gram

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 11/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.819.000 per gram...

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia Alexey Vladimirovich Gruzdev.Kerjasama industri strategis Indonesia dan Rusia makin kuat seiring dengan hubungan diplomatik yang terjalin erat antara Indonesia dan Rusia.(Foto: Kemenperin)

Kerjasama Industri Strategis Indonesia dan Rusia Makin Kuat

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kerjasama industri strategis Indonesia dan Rusia makin kuat seiring dengan hubungan diplomatik yang terjalin erat antara Indonesia...

Tikus kapas, Sigmodon hispidus, adalah salah satu pembawa hantavirus atau virus hanta.(Image: wikipedia)

Kasus Hantavirus: Dirjen WHO Kirim Pesan Menyentuh untuk Warga Tenerife: “Ini Bukan COVID, Ini Adalah Aksi Kemanusiaan”

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, TENERIFE – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan pesan langsung yang penuh empati kepada...

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha menjelaskan jemaah meninggal.(Foto: Humas Kemenhaj)

Jemaah Haji Meninggal Bertambah Jadi 23 Orang

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jemaah haji meninggal di musim 2026 ini bertambah menjadi 23 orang per 9 Mei 2026. Hal itu...

Ilustrasi bangkai mobil setelah terlibat kecelakaan(Foto:Istimewa).

Kecelakaan Bus ALS, Korlantas Lakukan Traffic Accident Analysis

Editor
11 Mei 2026

SATUJABAR, MUSI RAWAS UTARA - Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi melalui metode Traffic Accident...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.