• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 7 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Inisiatif Indonesia untuk Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Global di WCCE 2026

Editor
Kamis, 07 Mei 2026 - 10:14
Peluncurkan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6 Mei 2026).(Foto: Humas Ekraf)

Peluncurkan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6 Mei 2026).(Foto: Humas Ekraf)

Konferensi akan diselenggarakan pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, dan ditargetkan melibatkan sekitar 80 negara. Forum ini mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, pelaku industri, akademisi, komunitas, serta investor dalam satu platform yang mengintegrasikan perumusan kebijakan dan kerja sama bisnis.

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui forum ini, Indonesia turut menyiapkan dokumen Jakarta Vision for Creative Economy sebagai dasar pembentukan agenda kebijakan ekonomi kreatif di tingkat global.

RelatedPosts

Persis Tetapkan Iduladha Rabu 27 Mei 2026

Isu Siswa Dikeluarkan dari Sekolah Karena Kritik MBG, BGN: Itu Tidak Benar

Indonesia dan Airbus Kembangkan Ekosistem Dirgantara Nasional

“WCCE sejak awal bukan hanya forum diskusi, tetapi platform untuk menyusun agenda kebijakan internasional. Fokusnya adalah memastikan ekonomi kreatif masuk dalam prioritas global dengan output yang terukur,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, dalam acara peluncuran yang berlangsung di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (6/5).

Peluncuran ini dihadiri oleh 27 perwakilan kementerian/lembaga, 70 perwakilan asosiasi bisnis, dan 48 perwakilan media. Kehadiran juga mencakup organisasi internasional seperti British Council dan US-ASEAN Business Council, serta perwakilan negara sahabat antara lain Filipina, Malaysia, dan Rusia.

Konferensi akan diselenggarakan pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, dan ditargetkan melibatkan sekitar 80 negara. Forum ini mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, pelaku industri, akademisi, komunitas, serta investor dalam satu platform yang mengintegrasikan perumusan kebijakan dan kerja sama bisnis.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2018, WCCE telah berkontribusi pada lahirnya dua resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2019 dan 2023. Pada edisi 2026, Indonesia menargetkan penyusunan Jakarta Vision for Creative Economy sebagai dasar pengajuan resolusi lanjutan di Sidang Majelis Umum PBB.

“Dokumen Jakarta Vision akan dirumuskan bersama negara peserta dan ditujukan untuk menjadi resolusi berikutnya di PBB, sehingga ekonomi kreatif memiliki pijakan kebijakan yang lebih kuat secara global,” ujar Menteri Ekraf.

Kinerja sektor ekonomi kreatif nasional menjadi dasar penguatan posisi Indonesia dalam forum tersebut. Pada 2024, kontribusinya mencapai Rp 1.611,15 triliun atau 7,28% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) nasional. Pada 2025, capaian utamanya meliputi:

– Ekspor sebesar 31,94 miliar dolar AS

– Investasi sebesar Rp 183,01 triliun

– Penyerapan tenaga kerja sebanyak 27,4 juta orang

Angka tersebut menjadi landasan untuk mendorong target kontribusi PDB ekonomi kreatif sebesar 8,0–8,4% pada 2029, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi kreatif.

WCCE 2026 mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang menggabungkan forum kebijakan, pertemuan bilateral, dan business matching untuk menghasilkan kesepakatan serta kerja sama konkret.

Salah satu komponen utama adalah Creativillage yang menjadi ruang integrasi antara pameran, interaksi bisnis, dan aktivasi industri yang terhubung dengan Screenverse dan KultKreo.

Screenverse merupakan platform terintegrasi berskala internasional yang menghubungkan ekosistem industri berbasis layar seperti film, serial, gim, streaming, dan konten digital dalam satu ruang kolaboratif yang mempertemukan kreator, studio, platform, dan investor untuk mendorong investasi serta distribusi karya ke pasar global.

Sementara KultKreo berfokus pada penguatan talenta ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) melalui pengembangan karya, perlindungan hak cipta, dan perluasan akses pasar, khususnya pada subsektor fesyen, musik, dan budaya populer.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Dian Permanasari, menambahkan bahwa forum ini juga memfasilitasi pertemuan bilateral dan business matching lintas negara untuk mempercepat realisasi kerja sama.

“Melalui skema pertemuan antarpemerintah dan pelaku usaha, WCCE membuka ruang implementasi kerja sama yang dapat ditindaklanjuti secara langsung,” ujarnya.

WCCE 2026 menjadi bagian dari rangkaian Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang mengaktivasi kegiatan ekonomi kreatif di berbagai daerah secara nasional.

Tags: ekonomi kreatifEkrafPertumbuhan Ekonomi KreatifWCCE 2026

Related Posts

Hewan kurban

Persis Tetapkan Iduladha Rabu 27 Mei 2026

Editor
7 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menetapkan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei...

Ilustrasi menu MBG.(Foto:Istimewa).

Isu Siswa Dikeluarkan dari Sekolah Karena Kritik MBG, BGN: Itu Tidak Benar

Editor
7 Mei 2026

SATUJABAR, PEMALARANG - Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah, Reza Mahendra, membantah kabar yang menyebut seorang siswa SDN...

(Foto: Dok. Ekraf)

Indonesia dan Airbus Kembangkan Ekosistem Dirgantara Nasional

Editor
7 Mei 2026

Data International Air Transport Association (IATA) memproyeksikan Indonesia akan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahun 2030. SATUJABAR,...

(Foto: Humas Komdigi)

Indonesia di Antara Penguasa Teknologi Global, Mau Kemana?

Editor
7 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa Indonesia memilih pendekatan kolaboratif dalam membangun industri kecerdasan...

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Bupati Garut Sambangi DEN di Jakarta, Ada Apa?

Editor
7 Mei 2026

Kabupaten Garut memang dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor panas bumi. SATUJABAR, JAKARTA — Bupati...

Harimau di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kabar Bonbin Bandung, Pemkot Bilang Dalam Kondisi Aman

Editor
7 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Masa depan siapa pengelola Kebun Binatang Bandung belum menemui jawabannya. Sambil menunggu kepastian itu, Pemerintah Pusat, Pemerintah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.