• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 25 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penjabat Gubernur Jabar Tinjau Dampak Banjir Rob di Pesisir Eretan Indramayu

Editor
Senin, 18 November 2024 - 04:03
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan kunjungan untuk meninjau dampak banjir rob yang melanda pesisir Eretan, Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/11/2024).

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan kunjungan untuk meninjau dampak banjir rob yang melanda pesisir Eretan, Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/11/2024).(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan kunjungan untuk meninjau dampak banjir rob yang melanda pesisir Eretan, Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/11/2024).

Banjir rob yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menggenangi beberapa desa di Kecamatan Kandanghaur, di antaranya Desa Eretan Wetan, Desa Eretan Kulon, dan Desa Kertawinangun.

RelatedPosts

Karhutla di Gunung Ciremai Kuningan Terkendali, Polisi Usut Penyebab Kebakaran

Juru Parkir di Pasar Caringin Bandung Diserang Puluhan Orang, 1 Tewas 2 Luka

Menbud Apresiasi Jambore Batik Jawa Barat 2026, Penguatan Ekosistem dan Literasi Batik

Saat kunjungan tersebut, banjir rob masih menggenangi wilayah-wilayah tersebut dengan ketinggian air rata-rata mencapai 50 cm. Banjir rob memang merupakan fenomena yang sering terjadi di kawasan ini, namun biasanya air pasang yang meluap hanya mencapai 10-20 cm dan akan surut dalam beberapa jam. Kali ini, air pasang berlangsung lebih lama dan lebih tinggi, sehingga menyebabkan dampak yang cukup signifikan bagi warga.

Bey Machmudin menyampaikan beberapa langkah untuk mengatasi masalah banjir rob tersebut, antara lain normalisasi sungai, pembangunan tanggul, serta relokasi penduduk secara bertahap. Menurut Bey, penanganan ini memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

“Banjir rob ini berulang, maka pertama akan diupayakan normalisasi sungai, kemudian pembuatan tanggul, serta relokasi penduduk secara bertahap. Ini harus dilakukan bersama-sama dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten, dan penanggulangannya tidak bisa cepat, melainkan bertahap,” ungkap Bey saat meninjau kawasan yang terdampak banjir rob, serta revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Eretan Kulon.

Bey juga menjelaskan bahwa banjir rob di kawasan tersebut terjadi dengan pola pasang surut. “Tadi pagi air surut, namun kemudian naik lagi,” katanya menurut kabar Humas Pemprov Jabar.

Untuk itu, normalisasi sungai dan pembangunan tanggul akan segera berkoordinasi lebih lanjut dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dengan harapan pembuatan tanggul bisa berjalan pada tahun 2025.

Terkait relokasi, Bey menyampaikan bahwa telah tersedia lahan seluas 1,5 hektare untuk pemukiman warga yang terdampak banjir rob. Lahan tersebut merupakan bagian dari program nasional pembangunan perumahan untuk keluarga nelayan, yang dapat menampung sekitar 93 Kepala Keluarga (KK).

Selain itu, para nelayan yang terdampak banjir rob juga akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kehidupan mereka, seperti pelatihan dalam menjalankan usaha mikro dan UMKM.

Pada kesempatan yang sama, beberapa nelayan mengajukan permintaan kepada Bey Machmudin, yakni penambahan kuota BBM subsidi jenis solar yang mereka butuhkan untuk mendukung aktivitas mereka.

Bey menanggapi hal tersebut dengan positif, dan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pertamina dan BPH Migas untuk memastikan tambahan kuota BBM subsidi bagi nelayan.

“Permintaan BBM subsidi untuk nelayan tentu sangat wajar. Saya akan koordinasikan dengan Pertamina/BPH Migas. Semoga dapat segera diantisipasi dan kuota solar untuk nelayan dapat ditambah,” ujar Bey.

Tags: banjir robbey machmudinindramayu

Related Posts

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Karhutla di Gunung Ciremai Kuningan Terkendali, Polisi Usut Penyebab Kebakaran

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan,...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Juru Parkir di Pasar Caringin Bandung Diserang Puluhan Orang, 1 Tewas 2 Luka

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Juru parkir biasa beraktivitas di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi penyerangan puluhan orang....

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon didamping Ketua Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf (kiri) dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat Pembukaan Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang berlangsung di Hotel Golden Flower, Bandung, Jawa Barat.(Foto: Dok. Kemenbud)

Menbud Apresiasi Jambore Batik Jawa Barat 2026, Penguatan Ekosistem dan Literasi Batik

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem batik dan integrasi literasi membatik ke dalam kurikulum pendidikan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau bangunan bersejarah eks Bioskop Dian yang berlokasi di Jl. Dalem Kaum No. 58, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat.(Foto: Dok. Kemenbud)

Kunjungi Eks Bioskop Dian, Menbud Dorong Peningkatan Status Cagar Budaya

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau bangunan bersejarah eks Bioskop Dian yang berlokasi di Jl. Dalem Kaum No....

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot pada Malam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Hotel Westin Jakarta, Jumat (23/10/2026) malam.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Daftar Penerima Penghargaan Energi Soebroto 2026

Editor
25 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan...

Muhammad Farhan saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Indonesian Marketing Association (IMA) UMKM & Tourism Award 2026 di El Hotel Bandung, Sabtu 24 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kota Bandung Butuh Gedung Konvensi Berkapasitas Lebih dari 10.000 Orang

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Kota Bandung sangat berpeluang menarik wisatawan melalui Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) berskala nasional maupun internasional. Apalagi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.