• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penghargaan Lingkungan Hidup Untuk Kab Bandung

Editor
Rabu, 25 Oktober 2023 - 01:08
penghargaan lingkungan hidup

Penghargaan Lingkungan Hidup Kab Bandung (bandungkab.go.id)

RelatedPosts

Kejaksaan Serahkan 6 Unit Properti Kebun Binatang ke Pemkot Bandung

Vandalisme Bekas Demo di Kota Bandung Dibersihkan

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Pelaku Ditangkap Setelah Ibu Korban Didampingi Anggota DPR

Kabupaten Bandung kembali meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Selasa (24/10/2023).
Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang juga merupakan pembina Proklim terbaik tingkat nasional oleh Menteri KLHK RI, Siti Nurbaya dalam Festival Iklim 2023 yang bertema “Bergerak Bersama Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca”.
Marlan, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung menyampaikan penghargaan yang diterima oleh Bupati Bandung tersebut merupakan penghargaan yang sama selama dua tahun berturut-turut.
“Sebelumnya di tahun 2022 kita juga mendapatkan penghargaan yang sama dan tahun ini juga kita mendapatkan penghargaan kembali,” ujar Marlan dikutip situs Pemkab Bandung.
Selain bupati yang mendapatkan penghargaan selaku pembina, ada 12 desa yang mendapatkan penghargaan dari Kabupaten Bandung dengan rincian 1 desa meraih penghargaan Proklim Utama dan 11 desa yang meraih penghargaan Proklim Madya.
“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini bisa berdampak terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebutuhan perbaikan iklim di Kabupaten Bandung,” tuturnya.

ATASI PERUBAHAN IKLIM

Penghargaan Proklim yang dimulai sejak 2012 tersebut telah menjadi bagian integral dari upaya pemerintah Indonesia dalam mengendalikan perubahan iklim.
Menurut Asep Kusumah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung upaya-upaya kecil di tingkat rumah tangga, mulai dari upaya konservasi dan pengelolaan sampah hingga penanaman pohon adalah langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan masyarakat.
“Di lapangan pak bupati menyampaikan bahwa ketika kita berbicara lingkungan maka kita sedang berbicara soal peradaban dan berbicara soal peradaban maka kita berbicara soal perilaku. Jadi ketika kita berbicara lingkungan maka kita sedang berbicara tentang kita maka upaya-upaya kecil di tingkat rumah tangga, mulai dari upaya konservasi dan pengelolaan sampah diharapkan dapat selesai di tingkat keluarga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa misi ketiga Kabupaten Bandung adalah mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreatifitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan, sehingga upaya-upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kabupaten Bandung menjadi program prioritas.
“Program seperti Bedas Ngaleweung dan Bulan Gebyar Lubang Cerdas Organik (LCO) telah menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat Kabupaten Bandung berperan aktif dalam melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” jelas Asep.
Ia melanjutkan bahwa Kabupaten Bandung sebagai wilayah penyangga Kawasan Bandung Raya memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Jika kondisi lingkungan di Kabupaten Bandung baik maka akan menimbulkan banyak dampak positif.
“Dampaknya adalah kita akan merasakan Kabupaten Bandung yang nyaman, kualitas udara yang bersih, sumber daya air melimpah, pangan tercukupi, dan ke depannya akan menjadi warisan bagi anak-cucu kita di masa depan,” tambahnya.
Penghargaan ini juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan publik melalui aksi adaptasi dan mitigasi di berbagai sektor, seperti kehutanan, penggunaan lahan, energi, limbah, dan pertanian. KLHK RI menargetkan memiliki setidaknya 20.000 kampung iklim atau Proklim pada tahun 2024 mendatang.
Tags: Penghargaan Lingkungan Hidup

Related Posts

Penyerahan barang rampasan negara dari Kejaksaan Negeri Kota Bandung kepada Pemkot Bandung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Rabu, 21 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kejaksaan Serahkan 6 Unit Properti Kebun Binatang ke Pemkot Bandung

Editor
21 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima penyerahan enam bangunan yang merupakan barang rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi...

Pembersihan vandalisma di simpang lima Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Vandalisme Bekas Demo di Kota Bandung Dibersihkan

Editor
21 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membersihkan vandalisme di sejumlah titik. Di antaranya di Simpang Lima, Jalan Braga, Pendopo Kota...

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Pelaku Ditangkap Setelah Ibu Korban Didampingi Anggota DPR

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang oknum dokter di Kota Bandung, Jawa Barat, diduga telah mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 3,5 tahun....

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 16 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa perusuh. Aksi penyerangan...

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa tidak dikenal setelah mengamankan aksi demonstrasi. Massa perusuh tersebut melempari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 21/10/2026 Antam Rp 2.554.000 Per Gram

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 21/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.554.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.