• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pengelola SPPG di Jawa Barat Datangi Kantor BGN Minta Kepastian

Editor
Rabu, 27 Mei 2026 - 10:58
Ilustrasi Dapur MBG.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi Dapur MBG.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Puluhan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari sejumlah daerah di Jawa Barat, mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka datang mempertanyakan kepastian status yayasan, yang disebut menjadi mitra dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (26/05/2026), tergabung dalam Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB). Selain itu, ada juga pengelola SPPG dari beberapa yayasan lainnya.

RelatedPosts

Haji 2027: Kemenhaj Ajukan Pencairan Uang Muka Rp 4 Triliun

Pemkab-Polres Cianjur Bentuk Satgas Khusus Cegah Pemberangkatan PMI Ilegal

Harga Emas Rabu 15/7/2026 Antam Rp 2.635.000 Per Gram

Para pengelola SPPG berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang. Kedatangan para pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut, untuk mempertanyakan sekaligus meminta kepastian terkait yayasan tempat mereka bernaung, sudah terverifikasi di BGN, atau belum.

Menurut koordinator pengelola dapur, Oesep Sarwat, mereka sudah lama menunggu kejelasan terkait waktu operasional dapur MBG. Berdasarkan data yang dipegangnya, terdapat seratus lebih dapur MBG tergabung di YSBB.

“Kami sudah mengeluarkan banyak uang untuk biaya sewa tempat, renovasi bangunan, dan dana koordinasi. Tapi belum belum juga mendapat kepastian terkait waktu operasional dapur,” ujar Oesep kepada wartawan.

Oesep mengatakan, para pengelola dapur sudah hampir setahun menanti kepastian dari pihak yayasan. Pihak yayasan selama ini mengklaim sebagai mitra dari Kementerian Pertahanan.

“Rata-rata per dapur (MBG), pengelola sudah keluar uang di kisaran Rp.300 hingga Rp.400 juta,” kata Oesep.

Oesep mengungkapkan, SPK (surat peeintah kerja) disebut tidak kunjung turun, dan pihak yayasan beberapa kali mengulur kepastian terkait SPK, tidak sesuai kesepakatan sebelumnya.

Setiap pengelola dapur telah menunggu SPK, sejak tahun 2025. Selama ini, pihak yayasan beralasan masih menunggu peluncuran secara nasional dan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Bukan hanya materi yang sudah banyak keluar, para pengelola dapur dan pihak investor saat ini mengalami beban mental. Puluhan orang relawan yang sudah direkrut juga selalu mempertanyakan kepastian kapan mereka mulai bekerja,” ungkap Oesep.

Para pengelola dapur juga telah menggelar pelatihan relawan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Jawa Barat. BGN diharapkan bisa memberikan solusi agar dapur yang sudah dibangun dengan biaya besar, bisa tetap dimanfaatkan dalam menjalankan progam MBG.

“Kami datang ke BGN memohon ada kebijakan agar dapur yang sudah dibangun dengan biaya besar, bisa dimanfaatkan dalam menjalankan program MBG. Kami murni ingin menyukseskan dan membantu pemerintah dengan menjadi mitra BGN,” jelas Oesep.

YSBB Bukan Mitra BGN
Para pengelola sebelumnya juga telah melaporkan persoalan tersebut ke Polda Jawa Barat. Pihak Polda Jawa Barat menindaklanjutinya dengan konfirmasi ke Kantor BGN, terkait nama Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB).

Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, menyatakan, nama YSBB tidak tercatat sebagai mitra BGN. BGN juga tidak mengetahui klaim kerjasama YSBB dengan Kementerian Pertahanan, sesuai disampaikan para pengelola dapur.

Sony meminta masyarakat yang ingin bertanya terkait Program MBG, agar datang langsung ke Kantor BGN. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai maraknya praktik penipuan menjanjikan penjualan titik lokasi SPPG, atau dapur MBG.

“Masyarakat bisa datang langsung ke Kantor BGN. Jangan sungkan untuk bertanya, agar mendapat keterangan jelas, jangan sampai menjadi korban praktik penipuan,” ujar Sony.

BGN juga meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran kerjasama pengelolaan dapur SPPG yang tidak jelas status dan legalitasnya. BGN belum bisa menjanjikan terkait keinginan para pengelola bisa ada kebijakan dan solusi terhadap dapur yang sudah dibangun, untuk menghindari kerugian lebih besar.

Tags: jawa baratPengelola SPPG Datangi Kantor BGN Minta KepastianSony SanjayaWakil Kepala BGNYayasan Solusi Bangun Bangsa

Related Posts

Jemaah Haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2027: Kemenhaj Ajukan Pencairan Uang Muka Rp 4 Triliun

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia secara resmi mengajukan permohonan persetujuan atas usulan penggunaan uang muka...

Ilustrasi wanita Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.(Foto:Istimewa)

Pemkab-Polres Cianjur Bentuk Satgas Khusus Cegah Pemberangkatan PMI Ilegal

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu lumbung Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke luarnegeri. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 15/7/2026 Antam Rp 2.635.000 Per Gram

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 15/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.635.000 per gram...

Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Wirasena Youth Camp, Erick: Cetak Pemimpin Masa Depan

Editor
15 Juli 2026

Wirasena Youth Camp adalah program kepemimpinan diikuti perwakilan kepemudaan dari 38 provinsi dan dirancang berdasarkan kurikulum yang disusun para pakar....

transformasi digital

Ini Dia ‘Pemenang’ Lelang Frekuensi 700 MHZ dan 2,6 GHZ

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia melalui Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan...

Rudy Susmanto di Hutan Kota Pakansari.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Bogor Gencarkan Penghijauan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto meneguhkan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan melalui pembangunan hutan kota yang tersebar di seluruh...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat