• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pencarian Korban di Gunung Kuda Dihentikan, Longsor Susulan Terus Berulang Bahayakan Petugas

Editor
Kamis, 05 Juni 2025 - 08:36
Lokasi tambang di Kawasan Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, yang longsor memakan banyak korban jiwa.(Foto:Istimewa).

Lokasi tambang di Kawasan Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, yang longsor memakan banyak korban jiwa.(Foto:Istimewa).

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Inspektur Tambang Kementerian ESDM dan PT Indocement, telah terjadi pergeseran yang signifikan.

SATUJABAR, CIREBON – Longsor susulan terus terjadi secara berulang di area pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Karena itu, upaya pencarian terhadap korban pun diputuskan untuk dihentikan karena situasinya dinilai membahayakan keselamatan Tim SAR Gabungan.

RelatedPosts

Kuota Wisatawan di TN Komodo Dibatasi, Kemenhut: Jaga Keberlanjutan Ekologi-Ekonomi

Senator Agita Tegaskan Kualitas Pembentukan Perda yang Mempengaruhi Efektivitas Pemerintahan, Kepastian Hukum, dan Perlindungan Masyarakat

Rumah Digeledah KPK, Ono Surono Mengaku Tidak Terima Aliran Dana

Longsor susulan hingga pukul 15.30 WIB, Rabu (4/6/2025), sedikitnya sudah terjadi lima kali. Petugas yang sedang melakukan upaya pencarian pun langsung ditarik dari lokasi dan tidak diperbolehkan ada yang mendekat.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi siang ini yang dilakukan oleh Inspektur Tambang Kementerian ESDM dan PT Indocement, dinyatakan telah terjadi pergeseran yang signifikan.

“Batas aman atau rekomendasi hanya tiga centimeter dalam waktu 30 menit. Tapi, ini ada pergerakan yang signifikan dalam waktu yang singkat,” kata Ade.

Ia menyebutkan, dari informasi yang diterima tadi siang menyebutkan bahwa terjadi pergerakan empat meter dari dinding tebing batu. Kondisi itu sangat membahayakan petugas yang melakukan upaya pencarian. “Makanya Basarnas menghentikan proses pencarian,” ucapnya.

Ade menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2014, batas waktu pencarian korban adalah maksimal tujuh hari. Namun, lamanya pencarian itu bisa dihentikan lebih cepat atau dilanjutkan, tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

“Kalau membahayakan tim pencari, itu bisa kami hentikan. Terkait perpanjangan pencarian, juga memperhatikan kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Ade menjelaskan, ketebalan material longsoran saat ini berkisar 5-10 meter. Hal itu menjadi salah satu faktor kesulitan dalam pencarian korban. “Ditambah lagi longsor susulan yang membuat risiko lebih tinggi terhadap tim pencari,” tuturnya.

Hingga saat ini, tercatat masih ada empat korban yang belum ditemukan. Sedangkan korban meninggal yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 21 orang.

Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron mengungkapkan, upaya pencarian yang dilakukan terhadap korban dilakukan berdasarkan hasil assessment.

Yusron menyebutkan, berdasarkan pemantauan dengan alat total station yang dilakukan oleh Inspektur Tambang, disebutkan bahwa hari ini \terjadi pergeseran sejauh empat meter.

“Total kalau dihitung dari hari Senin kemarin itu totalnya sampai mencapai sembilan meter pergeseran dari posisi titik atas turun ke titik bawah. Sehingga itu juga dikhawatirkan akan terjadinya longsoran-longsoran susulan,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Yusron, di sektor tengah atau area kerja worksite A juga ditemukan ada aliran air. Hal tersebut juga bisa memicu terjadinya longsoran.

“Dari Inspektur Pertambangan telah menyampaikan bahwa kita tidak tahu kapan longsoran itu terjadi, bisa satu menit, lima menit, sepuluh menit, satu jam, satu hari, dua hari dan sebagainya,” katanya. (yul)

Tags: Galian CGunung Kuda Cirebonhentikan pencarian korbanlongsirlongsor susulan

Related Posts

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki.(Foto: Humas Kemenhut)

Kuota Wisatawan di TN Komodo Dibatasi, Kemenhut: Jaga Keberlanjutan Ekologi-Ekonomi

Editor
15 April 2026

Kebijakan ini, lanjut Menhut, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung eco-tourism yang menjaga kekayaan alam sekaligus memberikan implikasi...

Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Tegaskan Kualitas Pembentukan Perda yang Mempengaruhi Efektivitas Pemerintahan, Kepastian Hukum, dan Perlindungan Masyarakat

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Agita Nurfianti...

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono.(Foto:Istimewa).

Rumah Digeledah KPK, Ono Surono Mengaku Tidak Terima Aliran Dana

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mengaku, tidak terima aliran dana terkait kasus dugaan suap ijon proyek, yang...

Ratusan massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Masyarakat Indramayu (GEMI) melakukan aksi unjukrasa di Kejaksaan Negeri Indramayu dan Pendopo Kabupaten Indramayu, pada Rabu (15/4/2026).(Foto: Istimewa)

Ratusan Massa GEMI Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Tuper DPRD Indramayu Senilai Rp 16,8 Miliar

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU - Ratusan massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Masyarakat Indramayu (GEMI) melakukan aksi unjukrasa di Kejaksaan Negeri Indramayu...

Ilustrasi korban eksploitasi.(Foto:Istimewa).

Polres Indramayu Bongkar Kasus Porno Mengeksploitasi Anak

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Polres Indramayu, Jawa Barat, membongkar kasus pornografi melalui aplikasi live streaming di media sosial dengan mengeksploitasi anak di bawah...

Demo aksi massa GEMI di Alun-alun Indramayu Rabu (15/4/2026).(Foto: Istimewa)

Massa GEMI Desak Bupati Indramayu Copot Dirut PDAM

Editor
15 April 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU - Ratusan massa Gabungan Elemen Masyarakat Indramayu (GEMI) mendesak Bupati Indramayu Lucky Hakim selalu Kuasa Pemegang Modal (KPM)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.