• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemudi Persis Jabar Siap Bersinergi Atasi Masalah Sampah

Editor
Senin, 09 Februari 2026 - 07:09
Pemudi Persis Jabar Siap Bersinergi Atasi Masalah Sampah

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemudi Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat berkomitmen memperkuat dakwah yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk dalam isu krusial pengelolaan sampah di Kota Bandung. Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Pemudi Persis Jabar yang dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Auditorium Balai Kota Bandung, Minggu 8 Februari 2026.

Ketua Pemudi Persis Jawa Barat, Nia Kurnianingsih mengatakan, Muskerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang pertanggungjawaban moral dan ideologis atas amanah perjuangan kader. Dakwah Pemudi Persis harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat luas.

RelatedPosts

Ribuan Bibit Ikan Nilem Ditabur di Situ Plaza Cibinong

3 Juru Parkir di Pasar Induk Caringin Bandung Diserang 1 Tewas 2 Luka Berat, Berawal Dituduh Mencuri

Karhutla di Jabar Sepanjang 2026: 1.109 Hektare Lahan Terbakar

“Dakwah tidak cukup dijalankan dengan semangat semata. Ia menuntut kualitas kader, keteguhan nilai, dan keteladanan sikap. Kader Pemudi Persis harus hadir sebagai teladan di keluarga, organisasi, dan masyarakat,” kata Nia seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Dengan mengusung tema Optimalisasi Dakwah dan Kualitas Kader Menuju Pemudi Persis yang Mandiri dan Berdampak, Nia menekankan pentingnya penguatan kualitas kader sebagai fondasi kemandirian organisasi. Ia menyebut kader yang matang secara pemikiran, kokoh secara nilai, dan peka terhadap realitas sosial akan mampu melahirkan dakwah yang relevan dan berkelanjutan.

Selain penguatan internal, Pemudi Persis Jabar juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, jamiyyah Persis, badan otonom, serta organisasi kepemudaan lainnya. Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar dakwah dan pemberdayaan perempuan dapat menjangkau dampak yang lebih luas.

Salah satu fokus kolaborasi yang disorot adalah isu lingkungan, khususnya pengelolaan dan pemilahan sampah. Nia menilai persoalan sampah bukan semata persoalan teknis, tetapi menyangkut kesadaran, kebiasaan, dan keteladanan sosial.

“Pemudi Persis siap bersinergi mendorong pengolahan sampah mandiri berbasis keluarga, komunitas, dan kader perempuan. Perempuan punya peran strategis membangun budaya sadar lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi peran strategis Persis sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang kantor pusatnya berada di Kota Bandung. Ia menyebut Persis sebagai aset penting dalam pembinaan umat dan penguatan keluarga.

Farhan mengungkapkan, persoalan sampah di Kota Bandung belum memiliki solusi tunggal yang benar-benar tuntas. Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Gedebage hingga Legoknangka masih menghadapi berbagai kendala teknis, regulasi hingga skema pembelian listrik oleh PLN.

“Masalah sampah ini tidak bisa hanya mengandalkan teknologi. Kuncinya adalah pemilahan sejak dari rumah. Sampah itu tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah,” tegas Farhan.

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung kini mendorong pemilahan sampah di tingkat RW melalui penugasan petugas pemilah (Gaslah) di setiap RW. Sampah organik dan sisa makanan diolah di tingkat lingkungan menjadi kompos, maggot atau pupuk cair, tanpa dibawa keluar wilayah.

Farhan juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan). Dari lebih dari 1.500 RW di Kota Bandung, baru sekitar 400 RW yang menjalankan program tersebut secara aktif.

“Tanpa partisipasi masyarakat, kita tidak akan pernah bisa menyelesaikan persoalan sampah. Perubahan paradigma harus dimulai dari rumah,” tuturnya.

Tags: Pemudi Persis

Related Posts

Tabur benih ikan di Situ Plaza Cibinong.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Ribuan Bibit Ikan Nilem Ditabur di Situ Plaza Cibinong

Editor
26 Oktober 2026

CIBINONG  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) terus mendorong pelestarian ekosistem perairan umum sekaligus menjaga...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

3 Juru Parkir di Pasar Induk Caringin Bandung Diserang 1 Tewas 2 Luka Berat, Berawal Dituduh Mencuri

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi masih memburu para pelaku penyerangan terhadap tiga orang juru parkir di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa...

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Karhutla di Jabar Sepanjang 2026: 1.109 Hektare Lahan Terbakar

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Jawa Barat mengalami lonjakan sepanjang tahun 2026. Tercatat, total sudah 1.109,25...

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Karhutla di Gunung Ciremai Kuningan Terkendali, Polisi Usut Penyebab Kebakaran

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan,...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Juru Parkir di Pasar Caringin Bandung Diserang Puluhan Orang, 1 Tewas 2 Luka

Editor
25 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Juru parkir biasa beraktivitas di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi penyerangan puluhan orang....

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon didamping Ketua Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf (kiri) dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat Pembukaan Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang berlangsung di Hotel Golden Flower, Bandung, Jawa Barat.(Foto: Dok. Kemenbud)

Menbud Apresiasi Jambore Batik Jawa Barat 2026, Penguatan Ekosistem dan Literasi Batik

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem batik dan integrasi literasi membatik ke dalam kurikulum pendidikan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.