SATUJABAR, BANDUNG–Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Jawa Barat mengalami lonjakan sepanjang tahun 2026. Tercatat, total sudah 1.109,25 hektare lahan hutan hangus terbakar.
Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, hingga Sabtu, 24 Oktober 2026, sudah 548 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang tersebar di 194 kecamatan dan 376 desa/kelurahan. Total luas lahan yang hangus terbakar mencapai 1.109,2.5 hektare.
Data terakhir BPBD Jawa Barat tersebut meningkat, dibandingkan tiga hari sebelumnya yang mencatat 526 kejadian, dengan luas 1.082,76 hektare di 185 kecamatan. Kabupaten Subang menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan karhutla tertinggi, total 119 kejadian kebakaran lahan
Beberapa daerah Kabupaten/Kota lain juga mencatat angka signifikan, diantaranya Kabupaten Sumedang sebanyak 75 kejadian, Kabupaten Ciamis 60 kejadian, Kabupaten Sukabumi 44 kejadian, Kabupaten Bandun 34 kejadian, dan Kota Banjar 33 kejadian
Berikut Sebaran Lengkap Karhutla di wilayah Provinsi Jawa Barat:
– Kabupaten Kuningan: 29 kejadian
– Kabupaten Majalengka: 27 kejadian
– Kabupaten Purwakarta: 20 kejadian
– Kabupaten Garut: 17 kejadian
– Kabupaten Bogor:17 kejadian
– Kabupaten Cirebon: 14 kejadian
– Kota Sukabumi: 11 kejadian
– Kabupaten Karawang: 10 kejadian
– Kabupaten Pangandaran: 9 kejadian
– Kabupaten Cianjur: 8 kejadian
– Kota Bandung: 5 kejadian
– Kabupaten Bandung Barat: 5 kejadian
– Kota Cirebon: 4 kejadian
– Kota Depok: 2 kejadian
– Kota Cimahi: 2 kejadian
– Kabupaten Tasikmalaya: 1 kejadian
– Kabupate Indramayu: 1 kejadian.
– Kota Bogor: 1 kejadian
BPBD Jawa Barat terus memperkuat kesiapsiagaan personel di lapangan untuk mengantisipasi terjadi Karhutla, dan jika terjadi mengatasi agat tidak sampai meluas.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan proaktif mencegah potensi, termasuk segera melaporkannya.







