• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemprov Jabar Koordinasikan Percepatan Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana 2024

Editor
Kamis, 09 Januari 2025 - 09:31
Pemprov Jabar Koordinasikan Percepatan Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana 2024

(Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengungkapkan harapannya agar pembangunan rumah hunian tetap bagi korban bencana tahun 2024 segera dimulai. Harapan ini disampaikan Bey usai memimpin rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemda Kabupaten Sukabumi di Aula Setda Pemda Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/1/2025).

Kabupaten Sukabumi tercatat sebagai daerah prioritas yang paling banyak mengajukan Dana Siap Pakai (DSP) untuk pembangunan rumah hunian tetap. Berdasarkan catatan BPBD Jawa Barat, sepanjang 2024, wilayah ini mengalami 1.763 kejadian bencana, termasuk bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, tanah bergerak, kebakaran, hingga gempa bumi. Adapun, Kabupaten Sukabumi mengajukan pembangunan 8.145 unit rumah hunian tetap.

RelatedPosts

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi Cek Kesehatan Gratis, Soroti Akses Layanan Lintas Kelurahan

Bela Ibu Saat Diminta Uang Buat Judol, Remaja 15 Tahun di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandung

Kasus Keracunan Massal MBG, Kepala SPPG Kalijaga Kota Cirebon Dicopot

“Kita tahu Jawa Barat adalah daerah rawan bencana. Dengan adanya rapat ini, kami berharap Kepala Pelaksana BPBD dapat segera membangun hunian bagi warga terdampak,” ujar Bey Machmudin melalui keterangan resmi.

Rakor ini diadakan untuk mempercepat proses pemulihan hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi. Bey juga mengucapkan apresiasi kepada BNPB yang telah memfasilitasi koordinasi tersebut.

Dalam hal pembangunan rumah hunian tetap, Bey menekankan pentingnya memastikan struktur dan desain rumah yang dibangun tahan gempa, mengingat Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan gempa. Rumah yang dibangun harus memenuhi rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum terkait desain rumah tahan gempa.

“Hasil kajian geologi sudah dilakukan, dan lokasi pembangunan diperbolehkan, tetapi dengan catatan rumahnya harus tahan gempa,” jelas Bey.

Lebih lanjut, Bey menambahkan, tidak semua permukiman yang terdampak akan dipindahkan. Pemindahan hanya dilakukan di lokasi yang dianggap tidak aman berdasarkan kajian. Pemindahan akan difokuskan pada lokasi yang lebih aman, seperti dari daerah berbukit ke daerah yang datar.

Sementara itu, Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa masa tanggap darurat di Kabupaten Sukabumi telah berakhir dan saat ini memasuki tahap transisi darurat. Proses verifikasi data korban telah dilakukan secara terpadu oleh BNPB, Pemprov Jabar, dan Pemkab Sukabumi.

“Data dari kepala desa sudah dikumpulkan dan diverifikasi oleh tim terpadu. Hasilnya akan diajukan kebutuhan anggarannya ke BNPB, lalu ke Kementerian Keuangan. Kami memastikan proses ini berjalan cepat dan tepat,” kata Suharyanto.

BNPB juga mendorong agar pelaporan kerusakan dilakukan secara bertahap untuk mempercepat pembangunan. Rumah yang dibangun akan menggunakan dana stimulan pemerintah dengan standar rumah tahan gempa, dengan stimulan sebesar Rp60 juta untuk rumah rusak berat.

Lebih dari 10 penyedia yang telah direkomendasikan oleh Kementerian PUPR dan Kementerian PKP siap membangun hunian tetap. Mereka akan bekerja sama dengan BPBD untuk memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang layak dan tahan bencana.

Pada 2024, di Jawa Barat tercatat 1.763 bencana yang merusak 22.217 unit rumah, mengakibatkan 59 korban jiwa dan 552.201 orang terdampak. Selain Kabupaten Sukabumi, ada lima daerah lainnya yang mengajukan DSP, yaitu Kabupaten Garut (204 unit), Kabupaten Bandung (1.174 unit), Kabupaten Bandung Barat (168 unit), dan Kabupaten Cianjur (3.508 unit).

Dengan langkah koordinasi ini, Pemprov Jabar dan BNPB berharap pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana dapat segera terlaksana, dan masyarakat dapat kembali hidup di hunian yang aman dan nyaman.

Tags: Bencana

Related Posts

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi Cek Kesehatan Gratis, Soroti Akses Layanan Lintas Kelurahan

Editor
23 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mendorong...

Tawuran bacok perkelahian berantem

Bela Ibu Saat Diminta Uang Buat Judol, Remaja 15 Tahun di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandung

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang remaja pria berusia 15 tahun, di Kabupaten Bandung. Jawa Barat, tewas di tangan ayah kandungnya. Korban tewas saat...

Ilustrasi Dapur MBG.(Foto:Istimewa).

Kasus Keracunan Massal MBG, Kepala SPPG Kalijaga Kota Cirebon Dicopot

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Kasus dugaan keracunan massal penerima manfaat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, berbuntut panjang. Kepala...

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kebakaran di Gunung Ciremai Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Ekstrem

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, belum sepenuhnya...

Penanganan karhutla guna menekan titik panas.(Foto: Humas Kemenhut)

Tekan Karhutla di Sumsel, BMKG Lakukan OMC Dry Ice

Editor
23 Oktober 2026

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI mengintensifkan Operasi...

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung Ditetapkan Tersangka

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan oknum dokter, yang diduga telah mencabuli balita anak kandungnya sebagai tersangka. Penetapan tersangka dugaan tindak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.