• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 10 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

OJK Dorong Peningkatan Literasi Aset Kripto di Masyarakat

Editor
Selasa, 04 Februari 2025 - 05:58
Aset kripto

Kripto(Pexels)

OJK Dorong Peningkatan Literasi Aset Kripto di Masyarakat melalui Bulan Literasi Kripto (BLK) 2025

BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai aset kripto untuk memperkuat pemahaman investor dan memajukan industri aset kripto di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif OJK Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD), Hasan Fawzi, dalam acara pembukaan Bulan Literasi Kripto (BLK) 2025 dengan tema “Bijak Berinvestasi: Bangun Masa Depan Sejak Dini”. Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Perdagangan Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) di Jakarta, Senin (3/2/2025).

RelatedPosts

LLDIKTI IV Jabar-Banten Cabut Sanksi Administratif Stikom Bandung

Tok! Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang, Usia Pensiun Jenderal 60 Tahun

3 Pelaku Pesta Gay di Tempat Hiburan Malam di Karawang Diamankan Polisi

Hasan menjelaskan bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat terhadap aset kripto sangat penting untuk melindungi konsumen dan mencegah adanya misinformasi, manipulasi pasar, serta praktik investasi yang tidak bertanggung jawab. Ia juga menekankan bahwa para Pedagang Aset Kripto memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kripto.

“Kami berharap BLK 2025 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan risiko aset kripto, serta mendorong eksplorasi potensi aset keuangan digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Hasan.

OJK berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kripto melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Selain itu, Hasan juga berharap BLK 2025 dapat menjadi katalisator untuk mempercepat adopsi dan penggunaan aset kripto yang lebih bijak.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Senjaya, dalam kesempatan yang sama, mengatakan bahwa aset kripto telah memberikan kontribusi pada perekonomian nasional dan diharapkan kontribusinya dapat terus tumbuh setelah pengakuan aset kripto sebagai aset keuangan yang diatur dan diawasi oleh OJK. Selain itu, keberadaan sandbox yang dikelola OJK diharapkan membuka lebih banyak peluang untuk inovasi di ekosistem aset kripto.

Ketua Aspakrindo, Robby, menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem aset kripto yang mudah diakses oleh masyarakat. “Kami berharap masyarakat tidak hanya terlibat di Web3 tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang aset kripto agar dapat membuat keputusan investasi yang bijak dan cerdas,” tambah Robby. Ia juga menegaskan pentingnya keamanan investor, dengan regulasi yang kuat dan pengawasan yang ketat sebagai pondasi pasar kripto yang sehat dan berkelanjutan.

Acara ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, Kepala Satu Data Indonesia Kementerian PPN (BAPPENAS), Dini Magfhira, Direktur Utama PT Central Finansial X (CFX), Subani, serta berbagai Pedagang Aset Kripto.

BLK 2025, yang memasuki tahun ketiganya, akan diadakan serangkaian roadshow di beberapa kota, termasuk Medan, Makassar, Surabaya, dan Pontianak. Kementerian Perdagangan melalui Bappebti telah mengalihkan pengaturan dan pengawasan aset kripto kepada OJK pada Januari 2025. Peralihan ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

OJK juga telah menyusun strategi yang terstruktur untuk mendukung pengembangan pasar aset kripto yang stabil dan berkelanjutan. Proses ini dibagi dalam tiga fase utama: Fase Peralihan, Fase Pengembangan, dan Fase Penguatan. Setiap fase dirancang untuk memastikan transisi yang lancar, pengembangan regulasi yang adaptif, dan inovasi yang mendukung keberlanjutan pasar.

Sebagai aset keuangan digital, kripto berpotensi besar dalam mendorong inovasi di sektor keuangan, meningkatkan efisiensi transaksi, serta membuka akses ke layanan keuangan digital yang lebih luas. Namun, OJK juga menekankan pentingnya pengelolaan risiko yang hati-hati, termasuk volatilitas pasar dan potensi penyalahgunaan dalam kegiatan ilegal, untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Tags: Cryptokriptoojk

Related Posts

Kampus Stikom Bandung.(Foto:Istimewa).

LLDIKTI IV Jabar-Banten Cabut Sanksi Administratif Stikom Bandung

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, mencabut sanksi administratif terhadap Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi...

Ilistrasi lambang Polri.(Foto:Istimewa).

Tok! Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang, Usia Pensiun Jenderal 60 Tahun

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Tok! DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

3 Pelaku Pesta Gay di Tempat Hiburan Malam di Karawang Diamankan Polisi

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, KARAWANG---Tiga pria pelaku yang diduga terlibat dalam pesta gay di tempat hiburan malam Helen's Night Mart, Kabupaten Karawang, Jawa...

Purbaya Yudhi Sadewa,pertumbuhan ekonomi

Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 6,5% Tahun 2027

Editor
9 Juni 2026

Ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh 6,5% pada 2027 yang diposisikan sebagai fondasi krusial menuju target 8 persen pada 2029 mendatang. SATUJABAR,...

Petugas Satpol PP Kabupaten Karawang menyegel tempat hiburan malam Helen's Night Mart, yang dijadikan ajang pesta gay dan viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Tempat Hiburan Malam Jadi Ajang Pesta Gay di Karawang Ditutup

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bertindak tegas menyegel tempat hiburan malam Helen's Night Mart,...

Bank Indonesia,BI-Rate

BI-Rate Naik Jadi 5,50%

Editor
9 Juni 2026

BI-Rate naik sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%, dan suku bunga Lending...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.