• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Nekat Menyebrangi Sungai Saat Meluap, Santri di Cianjur Hanyut

Editor
Jumat, 15 Maret 2024 - 03:57
remaja putri Tenggelam

Tenggelam (Ilustrasi/pexels)

SATUJABAR, BANDUNG – Seorang santri sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hanyut terbawa arus sungai saat sedang meluap setelah diguyur hujan deras.

Upaya pencarian terhadap santri yang nekat menyebrangi sungai saat sedang meluap tersebut, belum membuahkan hasil.

RelatedPosts

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Santri yang hanyut terbawa arus sungai Cibogo di wilayah Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, bernama Fauzan.

Kejadiannya pada Kamis (14/03/2024) sore, saat santri yang masih duduk di bangku kelas IX tersebut, sedang dalam perjalanan menuju lokasi sekolah di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Musri.

Informasi dari Ponpes Al-Musri, korban  bersama seorang temannya saat itu, nekat menyebrangi aliran Sungai Cibogo yang sedang meluap setelah diguyur hujan deras.

Saat mereka tenggelam, korban hanyut terbawa arus sungai dan hilang, sedangkan temannya berhasil selamat.

 

 Akses Terdekat

“Korban bersama seorang temannya sesama santri habis dari Pasar Ciranjang mau ke Ponpes. Mereka nekat menyebrangi sungai saat meluap karena jadi akses terdekat agar lebih cepat sampai ke Ponpes,” ujar pimpinan Ponpes Al-Musri, Kyai Haji Aceng, kepada wartawan, Jum’at (15/03/2024).

Kyai Haji Aceng mendapatkan kronologis kejadian dari pengakuan santri yang selamat setelah sempat tenggelam bersama korban.

Santri yang selamat berusaha berenang melawan arus hingga berhasil menepi, dan langsung memberitahukan pimpinan Ponpes.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Sukma Wijaya, membenarkan kejadian nahas tersebut. Korban masih dalam upaya pencarian, dan hingga hari Jum’at belum berhasil ditemukan.

“Upaya pencarian korban melibatkan tim gabungan dari BPBD dan Basarnas. Tim sudah terjun ke lokasi sejak menerima laporan, namun upaya pencarian belum membuahkan hasil terkait keberadaan korban yang diduga terseret arus sungai yang cukup deras saat kejadian,” ungkap Asep, kepada wartawan, Jum’at (15/03/2024)

Tim gabungan melakukan upaya pencarian sejak pagi hari hingga menjelang malam. Tim dibagi ke beberapa titik pencarian, menyusuri aliran sungai hingga berusaha mencari ke hilir.

Tags: BPBD CianjurKabupaten Cianjur

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau proses pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan hewan kurban di Pusat Kesejahteraan Kavaleri (Pussenkav), Jalan Salak, Kelurahan Turangga, Selasa (3/6).

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Editor
20 April 2026

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 58 persen penyakit yang menular ke manusia berasal dari hewan. Karena itu, pengawasan hewan kurban bukan...

Penertiban parkir liar di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

Editor
20 April 2026

Dari hasil operasi, petugas berhasil menindak puluhan kendaraan yang melanggar. Sebanyak 5 sepeda motor diangkut. Sedangkan 14 kendaraan roda empat...

71 tahun peringatan Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Editor
20 April 2026

KAA merupakan tonggak besar dalam sejarah diplomasi dunia yang memperkuat posisi Indonesia sebagai penghubung negara-negara Asia dan Afrika. SATUJABAR, BANDUNG...

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat menghadiri kegiatan Panen Kopi Bersama bertema “Sinergi Petani dan Pemerintah Daerah Menuju Kopi Kuningan Go Internasional” di Kebun Kopi Blok Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Luar Biasa! Produk Kopi Kuningan Ikuti World of Coffee Asia 2026 di Thailand

Editor
19 April 2026

Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui dan mampu bersaing di tingkat...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.