• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

Editor
Kamis, 04 Juni 2026 - 01:37
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri nasional melalui partisipasi aktif pada BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026, dalam Sub-Forum on Industrial Intelligence and Technology Innovation yang digelar di Xiamen, Tiongkok.

Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi negara-negara BRICS dan mitra untuk memperkuat kolaborasi di bidang teknologi industri, kecerdasan artifisial, manufaktur cerdas, hingga inovasi digital berkelanjutan. Keikutsertaan Indonesia dalam forum ini sejalan dengan semakin aktifnya peran Indonesia dalam kerja sama BRICS, khususnya dalam memperluas akses industri, investasi, teknologi, dan penguatan rantai pasok global.

RelatedPosts

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

“Indonesia memandang momentum ini sebagai peluang strategis untuk mempercepat transformasi industri nasional melalui penguatan manufaktur cerdas, digitalisasi industri, dan pengembangan industri hijau yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/6).

Sub-forum bertajuk Industrial Intelligence and Technology Innovation tersebut membahas berbagai isu strategis terkait penerapan kecerdasan artifisial, big data, otomatisasi industri, manufaktur pintar, hingga pengembangan ekosistem inovasi digital di sektor industri. Pembahasan tersebut dinilai relevan dengan agenda transformasi industri nasional melalui peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memacu percepatan adopsi teknologi dan penguatan daya saing manufaktur Indonesia.

Dalam sub forum yang dilaksanakan pada 28 Mei 2026, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menekankan, kerja sama internasional menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi industri nasional. Menurutnya, keterhubungan dengan mitra global dapat memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing industri manufaktur dalam negeri, serta membentuk ekosistem industri yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika global.

“Sinergi antarnegara BRICS memiliki peran strategis agar transformasi industri dapat berjalan secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Kemenperin melihat potensi besar pengembangan kerja sama di bidang Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data, industrial robotics, hingga digital standardization untuk memperkuat keterhubungan industri di antara negara-negara BRICS,” ujarnya.

Selain itu, Kemenperin juga terus memperkuat kerja sama dalam pengembangan startup industri dan ekosistem inovasi digital, khususnya untuk mendukung transformasi digital industri kecil dan menengah (IKM). Harmonisasi standar digital dan penguatan kompetensi sumber daya manusia industri dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi era industri baru yang semakin berbasis teknologi.

Dalam implementasi Making Indonesia 4.0, Kemenperin telah melakukan berbagai program strategis mulai dari pendampingan transformasi digital industri, pengembangan pusat kapabilitas industri 4.0, hingga penguatan program pengembangan talenta industri. Salah satu program yang terus diperluas adalah E-Smart IKM yang telah membantu lebih dari 20 ribu pelaku IKM memanfaatkan platform digital dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk.

Kemenperin juga menilai pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mendukung transformasi industri masa depan. Selain penguasaan teknologi, kesiapan SDM dalam beradaptasi dan berinovasi menjadi faktor penting dalam menciptakan industri yang berdaya saing tinggi.

“Karena itu, Kemenperin membuka peluang kerja sama antarnegara BRICS di bidang pendidikan digital, pelatihan industri, program Training of Trainers, serta pengembangan platform pembelajaran digital bersama,” katanya.

Melalui partisipasi dalam BRICS PartNIR 2026, Kemenperin berharap kolaborasi di bidang teknologi, investasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan antarnegara anggota BRICS dapat semakin diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi industri nasional yang cerdas, hijau, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Tags: Agus Gumiwang KartasasmitaBRICS PartNIR 2026kemenperinMenperin

Related Posts

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan informasi titik-titik zona rawan kejahatan...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung upaya penegakan hukum dan penyelesaian dana lender PT Dana Syariah Indonesia...

Sudaryono.(Foto: Dok. Setneg)

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Dilantik Rabu 22 Juli 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Meila Nurpadilah, Gadis Asal Bandung Barat Diculik Mantan Pacar Sudah Kembali

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Meila Nurpadilah, gadis berusia 23 tahun asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang diduga diculik mantan pacarnya,...

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat