• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

MPOX: Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

Editor
Jumat, 16 Agustus 2024 - 11:22
mpox

Penularan Mpox sampai pada mausia dan penularan dari manusia ke manusia (Sumber : https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fimmu.2023.1132250/)

Apakah penyakit Monkeypox (Mpox) atau cacar monyet?

Adalah penyakit menular dari hewan (zoonosis) yang disebabkan oleh monkeypox virus (MPXV)

RelatedPosts

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Harmoni Imlek Nusantara 2026 jadi Panggung Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Dan dikategorikan penyakit re-emerging diseases

 

Kapan Mpox ditemukan?

Mpox pada hewan (monyet) ditemukan tahun 1958 di Denmark

Kasus pertama kali pada manusia ditemukan di Kongo (Democratic Republic of Congo) pada tahun 1970 dan kemudian menyebar di Afrika Tengah dan di Afrika Barat.

 

Bagimana cara penularan Mpox?

Mpox dapat ditularkan dari binatang terinfeksi atau dari manusia ke manusia

Penularan dari dari hewan dapat terjadi secara langsung melalui gigitan, cakaran atau kontak langsung dengan hewan terinfeksi. Penularan tidak secara langsung dapat terjadi saat mengolah daging hewan atau menyentuh benda yang terkontaminasi.

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia dapat terjadi  melalui droplet pernafasan saat beinteraksi langsung, kontak langsung dengan cairan tubuh pasien terinfeksi (lesi), menyentuh barang yang terkontaminasi, dan dari ibu hami kepada janinnya.

 

Siapakah orang yang berisiko terkena Mpox?

Jika ada seseorang yang telah terinfeksi, orang yang berisiko tinggi tertular adalah mereka yang berinteraksi langsung baik pasangan (suami/istri), keluarga terdekat, rekan dekat atau tenaga kesehatan yang merawat.

 

Apa sajagejala Mpox?

Dengan masa inkubasi (umumnya) 6 – 13 hari (rata-rata 5 – 21); akan muncul gejala demam, sakit kepala, sakit otot, nyeri bagian belakang tubuh, lemah tidak bertenaga dan bengkak kelenjar getah bening.

Gejala khas Mpox adalah munculnya rash atau ruam pada wajah kemudian pada seluruh tubuh.

Yang perlu diwaspadai pada infeksi Mpox adalah kemungkinan terjadi infeksi sekunder, enchepalitis, pneumonia, sepsis dan infeksi pada cornea serta terjadinya penurunan kekebalan pada anak

 

Bagaimana cara memastikan seseorang terinfeksi Mpox?

Setelah muncul gejala, diketahui riwayat aktifitasnya dan faktor risikonya dapat dilakukan pemeriksaan untuk memastikan infeksi Mpox dengan pemeriksaan RT-PCR dari cairan yang berasal dari luka atau lesi yang muncul.

Atau dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan tes antibodi

 

Bagaimana tatalaksana atau penanganan orang yang positif Mpox?

Dilakukan perawatan difasilitas pelayanan kesehatan untuk diberikan perawatan suportif, mencegah dan melakukan tatalaksana jika terjadi infeksi sekunder atau komplikasi.

 

Bagaimana proses pencegahan penularan Mpox?

Menumbuhkan kesadaran pada Masyarakat untuk waspada penularan.

Dilakukan surveilans secara terstruktur, isolasi bagi penderita dan telusur kontak (contact tracing) untuk mencegah perluasan kasus infeksi.

Dilakukan perawatan bagi yang terinfeksi dan pengembilan spesimen untuk memastikan terjadinya infeksi

Jika memungkinkan dilakukan vaksinasi.

 

Bagaimana jika menemukan orang di sekitar lingkungan memiliki gejala yang mirip dengan Mpox?

Segera sampaikan kepada petugas kesehatan terdekat atau ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

Sumber:

https://kesehatan.jogjakota.go.id/berita/id/510/monkeypox-mpox-penyakit-apakah-/

Tags: kesehatan

Related Posts

menu buka puasa ramadhan 2023 buah kurma,awal ramadhan

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Redaksi doa yang populer di sebagian kaum muslimin ketika berbuka shaum adalah sebagai berikut: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ...

BRIN

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar penduduk dunia hidup dengan diabetes,...

(Foto: Ekraf)

Harmoni Imlek Nusantara 2026 jadi Panggung Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 berlangsung meriah di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2 malam). Dengan...

Menu Raja Rasa di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Restoran Raja Rasa yang Setia dengan Menu Sunda

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Momen berbuka puasa bersama keluarga besar atau rekan kerja menjadi tradisi yang dinantikan setiap Ramadan. Menjawab kebutuhan...

Kereta panoramic.(Foto: Istimewa)

KAI Wisata Tambah Perjalanan Kereta Panoramic di Edisi Lebaran, Ini Rutenya

Editor
25 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) kembali menghadirkan inovasi layanan perjalanan dengan menghadirkan Kereta Panoramic pada rute...

Desa Wisata Pemuteran.(Foto> Indonesia Travel)

Agen Travel Online Ilegal Bakal Diberangus

Editor
25 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kementerian Komunikasi dan Digital siap menertibkan platform Online Travel Agent (OTA) yang belum berizin guna menjamin keamanan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.