• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Editor
Minggu, 01 Maret 2026 - 04:11
BRIN, Minyak kayu putih

BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar penduduk dunia hidup dengan diabetes, dan banyak di antaranya tidak terdiagnosis. Kondisi ini mendorong peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan alternatif pengobatan alami yang terjangkau dengan memanfaatkan kekayaan hayati nusantara, salah satunya kayu raru (Vatica perakensis).

Kayu raru telah lama dimanfaatkan masyarakat Batak sebagai campuran minuman tradisional (tuak) dan dipercaya membantu menurunkan kadar gula darah. Berangkat dari pengetahuan tradisional tersebut, tim peneliti BRIN melakukan kajian ilmiah untuk menguji potensi antidiabetes dari ekstrak kulit kayu raru.

RelatedPosts

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, Agus Ismanto, menjelaskan bahwa ekstrak kayu raru memiliki sifat antioksidan dan berpotensi menghambat aktivitas enzim alfa-glukosidase, enzim yang berperan dalam pemecahan karbohidrat menjadi glukosa.

“Untuk meningkatkan efektivitasnya, ekstrak kulit kayu raru kami kombinasikan dengan karbon aktif berbahan dasar mocaf (tepung singkong termodifikasi) yang berfungsi sebagai pembawa (carrier) zat aktif,” ujar Agus, pada Senin (23/2).

Karbon aktif tersebut, menurutnya, diproduksi melalui proses pemanasan khusus hingga membentuk struktur berpori sangat halus. Struktur ini diharapkan mampu membawa dan melepaskan senyawa aktif dari ekstrak raru secara lebih efektif di dalam tubuh.

 

Uji Praklinis pada Model Hewan

Agus menjelaskan penelitiannya bersama tim, bertajuk “Efek Antidiabetik Ekstrak Kulit Kayu Raru (Vatica perakensis) dan Karbon Aktif Mocaf pada Tikus Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin”, dilakukan menggunakan tikus jantan yang diinduksi menjadi diabetes. Hewan uji dibagi ke dalam beberapa kelompok, termasuk kelompok kontrol, kelompok yang diberi ekstrak raru tunggal, serta kelompok kombinasi ekstrak raru dan karbon aktif dengan rasio berbeda.

Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak raru tunggal mampu menurunkan kadar gula darah sebesar 21,94%. Sementara itu, kombinasi ekstrak raru dan karbon aktif mocaf menunjukkan penurunan sebesar 18,85% pada rasio 75:25 dan 14,97% pada rasio 50:50.

Meski rasio 75:25 menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan 50:50, kata Agus, secara umum penambahan karbon aktif belum memberikan peningkatan efektivitas yang signifikan dibandingkan ekstrak raru tunggal.

Penelitian sebelumnya juga membuktikan bahwa ekstrak raru mampu menghambat aktivitas enzim alfa-glukosidase secara in vitro hingga lebih dari 90%. Aktivitas ini diduga berkaitan dengan kandungan senyawa fenolik di dalamnya, tambahnya.

Meski menunjukkan hasil menjanjikan, Agus mengakui, penelitian ini masih memiliki keterbatasan. “Analisis farmakokinetik, mekanisme kerja secara rinci, serta aspek keamanan penggunaan masih perlu dikaji lebih lanjut sebelum memasuki tahap uji klinis pada manusia,” ungkapnya.

Agus menegaskan, riset ini menjadi langkah awal penting dalam mengangkat kearifan lokal sebagai sumber inovasi obat herbal berbasis sains. “Ke depan, tim peneliti akan melakukan analisis fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa aktif, mengoptimalkan sistem penghantaran zat aktif, serta memperdalam kajian mekanisme kerja dan aspek keamanan,” pungkasnya.

Melalui riset ini, BRIN kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan solusi kesehatan berbasis biodiversitas Indonesia, menjadikan kekayaan hayati sebagai fondasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Tags: Diabeteskayu raruKayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes

Related Posts

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor dalam daftar bergengsi Michelin Keys 2026 di Global MICHELIN Guide.(Foto: Humas Kemenpar)

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Top Global Michelin Guide

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.