• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Harmoni Imlek Nusantara 2026 jadi Panggung Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Editor
Minggu, 01 Maret 2026 - 03:40
(Foto: Ekraf)

(Foto: Ekraf)

SATUJABAR, JAKARTA – Puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 berlangsung meriah di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2 malam). Dengan mengusung semangat persatuan dalam keberagaman, acara ini berhasil mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

Perayaan Imlek nasional tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Selain di Jakarta, rangkaian perayaaan juga dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia

RelatedPosts

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, tema besar Harmoni Imlek Nusantara, mencerminkan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang besar karena keberagaman, kuat karena persatuan, dan tegak karena kebersamaan.

“Imlek Festival 2026 adalah perayaan yang menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku saja atau satu golongan saja, tetapi oleh seluruh anak bangsa. Perayaan Imlek ini memiliki makna yang sangat besar, Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan, Ini adalah wajah Islam di Indonesia, berbeda tapi rukun, beragam tapi satu tujuan,” ujar Prabowo dilansir laman Kementerian Ekraf.

Ia juga menegaskan, perayaan Imlek tidak hanya melestarikan tradisi budaya, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas dan kemanusiaan.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, Tahun Baru Imlek memiliki makna lebih besar dari sekadar pergantian kalender dalam tradisi Tionghoa, melainkan simbol harapan baru untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Dia juga menyampaikan, tingkat kerukunan masyarakat Indonesia pada 2025 tercatat mencapai capaian tertinggi sepanjang sejarah bangsa.

“Harmoni Imlek Nusantara sebagai ruang perayaan keberagaman sekaligus sebagai langkah diplomasi budaya untuk memperkenalkan kekayaan Nusantara dan memperkuat posisi talenta Indonesia di kancah global. Tahun 2025 tercatat juga dalam indeks bahwa tingkat kerukunan Indonesia sepanjang sejarah bangsa mencapai puncaknya tahun ini,” jelasnya.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya yang hadir pada perayaan tersebut mengungkapkan, Harmoni Imlek Nasional bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga cerminan kuatnya nilai akulturasi, toleransi, dan persatuan bangsa. Di tengah keberagaman Indonesia, Imlek menjadi ruang kolaborasi tradisi, kreativitas, dan semangat kebersamaan yang memperkaya identitas nasional.

“Momentum ini juga memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif tumbuh dari harmoni budaya. Ragam kuliner, fesyen, kriya, seni pertunjukan, hingga konten digital bertema Imlek menunjukkan potensi besar subsektor kreatif sebagai penggerak ekonomi sekaligus sarana diplomasi budaya. Menariknya, perayaan Imlek tahun ini juga berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Inilah wujud nyata bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan persatuan adalah modal utama menuju Indonesia yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” ungkapnya.Dalam Harmoni Imlek Nusantara dimeriahkan dengan beragam aktivitas, mulai dari Festival Lentera, Pasar Kuliner, Seni & Kreatif, Museum Terbuka: Akulturasi Budaya Tionghoa, dan Parade Imlek Nusantara.

Wamen Ekraf sekaligus Ketua Panitia Harmoni Imlek Nusantara Irene Umar mengatakan, perayaan ini sebagai bentuk akulturasi budaya yang nyata.

“Ini adalah storytelling yang dunia perlu melihat, karena kita bisa menjadi inspirasi bagi dunia. Kita lihat di sini satu adalah akulturasi, akulturasi budaya Indonesia, dan proses ini dengan kekreatifitasan bangsa itu bisa menghasilkan sesuatu new engine of growth yang sangat luar biasa sekali,” ujarnya.

Selama tujuh hari penyelenggaraan, festival ini juga menghadirkan pertukaran diplomatik bersama China dan Korea Selatan sebagai bentuk persahabatan antarnegara.

Sebanyak 200 UMKM turut berpartisipasi, sementara kegiatan sosial berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 116 miliar yang akan disalurkan kepada korban bencana dan berbagai yayasan sosial. Festival ini juga mencatat rekor dunia melalui penyajian 5.000 porsi ketupat Cap Go Meh.

Penyelenggaraan Imlek Festival 2026 juga berlangsung di sejumlah kota di Indonesia yaitu: Medan, Palembang, Batam, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Makassar dan Manado

Sebagai perayaan kebangsaan, Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 menegaskan Indonesia adalah bangsa besar yang mampu merawat perbedaan sebagai kekuatan bersama. Festival ini bukan hanya panggung budaya, tetapi juga simbol persatuan, ruang kolaborasi lintas komunitas, serta motor penggerak ekonomi rakyat. Melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika, Imlek Nusantara menjadi refleksi wajah Indonesia yang inklusif, toleran, dan optimistis menatap masa depan.

Turut hadir dalam perayaan tersebut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Wakil Ketua Dewan Penasihat Mari Elka Pangestu, Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimukti Yudhoyono, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sutan Bachtiar Najamudin dan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok H. E Wang Lutong dan sejumlah Menteri dan Wakil Menteri kabinet Merah Putih.

Tags: EkrafHarmoni Imlek Nusantara 2026

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
2 Agustus 2026

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA - Wakil...

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Editor
2 Agustus 2026

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat