• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mendag Teken Kepmendag Pembentukan Satgas Pengawasan Barang Impor Ilegal

Editor
Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:01
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah menandatangani Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 932 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah menandatangani Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 932 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor. (FOTO: Humas Kemendag)

BANDUNG – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah menandatangani Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 932 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor.

Kepmendag tersebut ditandatangani pada Kamis, 18 Juli 2024 dan mulai berlaku di hari yang sama hingga hingga 31 Desember 2024.

RelatedPosts

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Inisiasi Kementerian Perdagangan untuk  membentuk  Satgas  Pengawasan  Barang  Impor  Ilegal  ini  merupakan  hasil  gerak  cepat  sinergi pemerintah untuk memberantas impor ilegal.

“Pembentukan Satgas Pengawasan Barang Impor Ilegal yang diinisiasi Kementerian Perdagangan tersebut   adalah   hasil   gerak   cepat   sinergi   pemerintah   untuk   memberantas   impor   ilegal   yang memengaruhi  ketahanan industri  dalam  negeri  dan  stabilitas  perdagangan  dalamnegeri,”ungkap Mendag Zulkifli Hasan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kemendag, Jakarta, hari ini, Jumat, (19/7).
Menurut  Mendag,  pembentukan  satgas  tersebut  memiliki  urgensi  tinggi.  Industri  tekstil  Indonesia sedang  terdampak  membanjirnya  produk  impor  yang  masuk  secara  ilegal.

Hal  itu  mengakibatkan banyaknya   pabrik   tekstil   yang   tutup,   tingginya   angka   pemutusan   hubungan   kerja   (PHK)   para pekerjanya, hingga turunnya pemasukan negara.

“Ada keluhan dari berbagai pemangku kepentingan tentang maraknya produk-produk yang dikategorikan  ilegal  karena  jauh  dari  harga  yang  semestinya  dan  tidak  bisa  dipertanggungjawabkan secara Standar Nasional Indonesia (SNI) serta pemenuhan standar-standar lainnya,” ungkap Mendag.

Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan dalam konferensi  pers  ini,  yaitu  Plt.  Sekretaris  Jenderal Kemendag  Suhanto,  Dirjen  Perlindungan  Konsumen  dan  Tertib  Niaga  Kemendag  Moga  Simatupang.

Dirjen  Perdagangan  Luar  Negeri  Kemendag  Budi  Santoso.

Staf  Khusus Mendag Bidang  Perjanjian Perdagangan Internasional Bara K. Hasibuan, Staf Khusus Mendag Bidang Promosi Perdagangan Dalam Negeri Hadi Daryanto, dan Staf Khusus Mendag Bidang Peningkatan Ekspor dan Perluasan Pasar Luar Negeri Alhilal Hamdi.

Anggota Satgas  Pengawasan  Barang  Impor  Ilegal  berasal  dari  11  kementerian  dan  lembaga.

Mereka adalah Kementerian  Perdagangan;  Kejaksaan  Agung;  Kepolisian  Republik  Indonesia;  Kementerian Keuangan; Kementerian Perindustrian; Kementerian Hukum dan HAM; Badan Intelijen Negara; Badan Pengawas   Obat   dan   Makanan;   Badan   Keamanan   Laut   TNI   AL;   dinas-dinas   yang   membidangi perdagangan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota; serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Mendag  pun  menjelaskan  tiga  tujuan  utama  pembentukan  satgas  tersebut.

Pertama,  menciptakan langkah strategis dalam pengawasan dan penanganan masalah impor.

Kedua, menciptakan koordinasi antarinstansi  yang  efektif  dalam  pengawasan  barang  tertentu  yang  diberlakukan  tata  niaga  impor.

Ketiga, menjalin komunikasi serta informasi antarinstansi terkait dalam pengawasan dan penanganan permasalahan impor.

Menurut  Mendag  Zulkifli  Hasan,  terdapat  tujuh  jenis  barang  yang  akan  diawasi  Satgas  Pengawasan Barang Impor Ilegal. Ketujuh jenis barang tersebut adalah tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi dan aksesori  pakaian  jadi,  keramik,  elektronik,  alas  kaki,  kosmetik,  dan  barang  tekstil  sudah  jadi  lainnya.

“Sementara itu, pengawasannya akan difokuskan pada gudang distributor dan importir,”ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Sebagai    langkah    selanjutnya,    para    anggota    satgas    akan    menjalankan    tugas,    antara    lain, menginventarisasi  permasalahan;  menetapkan  sasaran,  program,  dan  prosedur  kerja;  memeriksa perizinan   berusaha   dan   persyaratan   barang   tertentu   yang   diberlakukan   tata   niagaimpornya; mengklarifikasi   dugaan   pelanggaran   oleh   pelaku   usaha;   dan   menindak   secara   hukum   sesuai kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, pengawasan yang akan dilakukan satgas meliputi pengawasan berkala  dalam  rentang  waktu  tertentu,  pengawasan  khusus  yang  dapat  dilaksanakan  sewaktu-waktu berdasarkan pengaduan masyarakat, dan pengawasan terpadu jika butuh penanganan yang melibatkan instansi lainnya.

“Kepmendag  tentang  satgas  kami  umumkan  baru  hari  ini.  Setelah  merampungkan  Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) pada Senin depan, satgas paling cepat mulai bekerja pada Selasa,”pungkas Mendag.

Tags: Barang Impor Ilegalkemendagmendag

Related Posts

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu dari sembilan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, korban hilang dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8...

Cadangan devisa emas,harga patokan ekspor emas

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua September 2026. HPE emas ditetapkan...

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia telah menyepakati penandatanganan MoU. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengembangkan layanan telekomunikasi melalui kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merespons dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum...

Penegakan hukum pada kasus pelanggaran yang akibatkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Image: Humas Kemenhut)

Kemenhut Proses 31 Kasus Pelanggaran yang Akibatkan Karhutla

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kebakaran hutan. Saat ini...

Pemadaman api di TPAS Galuga.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga Sudah Tidak Membara, Kerja Keras Semua Pihak

Editor
15 September 2026

BOGOR - Petugas gabungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga berhasil memadamkan seluruh titik api. Dengan peralatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.