• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Maula dan Putri Minta Maaf, Bantah Ada Makan Siang Gratis

Editor
Minggu, 20 Juli 2025 - 10:23
Maula Akbar dan Putri Karlina.(Foto:Istimewa).

Maula Akbar dan Putri Karlina.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT–Maulana Akbar dan Luthfianisa Putri Karlina, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, terutama buat para korban insiden dalam rangkaian pesta pernikahannya. Pasangan putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Wakil Bupati Garut tersebut, menyatakan, tidak ada acara makan siang gratis saat kejadian, tapi hanya membagikan makanan resepsi.

“Pertama, kami ingin mendapatkan permohonan maaf dan menyampaikan duka cita kepada masyarakat, khususnya para korban atas kejadian yang benar-benar tidak kami harapkan. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menghaturkan permohonan maaf atas musibah yang terjadi tepat dua hari setelah hari yang saya tandai sebagai hari paling bahagia dalam hidup saya,” ujar Maulana Akbar dan Luthfianisa Putri Karlina, dalam pernyataannya, Sabtu (19/07/202).

RelatedPosts

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

SD di Garut Ini Pakai Bata dari Daur Ulang Plastik

Program Makan Bergizi Gratis: Janji Pemerintah Perbaiki

Maula menjelaskan, duduk perkara sebelum terjadinya insiden yang menelan tiga korban jiwa. Maula membantah ada makan siang gratis bersama warga yang diacarakan resmi dalam rangkaian pesta pernikahannya.

“Yang ada adalah kami masih memiliki makanan belum keluar setelah resepsi. Daripada tidak termakan, silakan dibagikan kepada warg yang datang,” kata Maula.

Dalam penjelasannya, Putri menambahkan, makan gratis tidak secara resmi dijadikan sebagai acara. Sebab, di hari kejadian tersebut, hanya ada satu acara yang akan digelar, yakni kegiatan panggung hiburan rakyat bagi warga, pada Jum’at malam.

“Balakecrakan bukan makan gratis seperti dimaksud, tapi lebih ke makanan yang dibagikan kepada warga saja. Kami juga bingung, dari mana narasi awal makan gratis. Memang kami membagikan makanan kepada pengunjung, tapi tidak sebagai acara yang resmi,” tambah Putri.

Putri mengaku tidak pernah mengumumkan ada acara makan gratis. Makanan gratis dimaksud, membiarkan warga datang dan langsung saja mengambil makanan.

Maula dan Putri mengungkapkan, seharusnya tidak ada penutupan akses pintu menuju lokasi acara saat kejadian. Pihak penyelenggara sebelumnya sudah diingatkan untuk tidak melakukan penutupan jalan.

“Ada miskomunikasi, kesalahan pada sistem. Mengenai siapa harus bertanggungjawab, kami mempersilakan pihak kepolisian yang bicara menjelaskan,” ungkap Putri.

Maula dan Putri mengaku siap untuk menghadapi konsekuensi hukum akibat permasalahan yang timbul dalam rangkaian acara pernikahannya. Mereka bertanggungjawab dan siap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

Maula dan Putri sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban, khususnha keluarga korban meninggal dunia. Mereka juga sudah memberikan santunan duka buat keluarga korban.

Total sebanyak 26 warga menjadi korban dalam insiden kericuhan berebut masuk di pintu gerbang Pendopo Kabupaten Garut, tempat menyediakan makanan gratis. Tiga orang tewas karena terinjak-injak dan kehabisan oksigen saat berdesak-desakan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sudah memberikan santunan duka kepada keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp.150 juta, dan buat korban dirawat masing-masing Rp.10 juta. Sedangnan putranya Maulana Akbar dan Putri Karlina memberikan santuna duka sebesar Rp.100 juta.

Rangkaian pesta pernikahan putra sulung Dedi Mulyadi, Maulana Akbar dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, yang juga putri Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, Luthfianisa, diwarnai kericuhan. Insiden kericuhan terjadi saat warga berdesak-desakan berebut masuk gerbang pendopo, yang menyediakan makan gratis buat warga, selepas Sholat Jum’at (18/07/2025), pukul 13.00 WIB.

Insiden mengakibatkan tiga korban tewas terinjak-injak dan kehabisan oksige . Ketiga korban, dua warga sipil bernama Vania Aprilia, anak berusia 8 tahun, Dewi Jubaedah, 61 Tahun, dan Bripka Cecep Saeful Bahri, 39 tahun, anggota kepolisian Polres Garut.(chd).

Tags: dedi mulyadigubernur jawa baratInsiden Pesta Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Makan 3 Korban Jiwakabupaten garutLuthfianisa Putri KarlinaMaulana AkbarWakik Bupati Garut

Related Posts

Suasana di SPBU Pertamina. Pertamina Patra Niaga menyatakan larangan pertalite untuk kendaraan merk tertentu per 1 Juni 2026 tidak besar.(Foto: Humas Pertamina Patra Niaga)

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia....

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri prosesi Peletakan Bata Plastik Daur Ulang Pertama pada bangunan baru SDN 3 Sukanegla yang berlokasi di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (11/6/2026).‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

SD di Garut Ini Pakai Bata dari Daur Ulang Plastik

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri prosesi Peletakan Bata Plastik Daur Ulang Pertama pada bangunan baru SDN...

Rakor program Makan Bergizi Gratis.(Foto: Dok. Setneg)

Program Makan Bergizi Gratis: Janji Pemerintah Perbaiki

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menghadiri rapat koordinasi mengenai evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang...

Penanganan tebing longsor di Dago Bengkok.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tebing di Dago Bengkok Longsor Ditangani

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Tebing di Dago Bengkok longsor sudah ditangani Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Pihak dinas...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung),judi online

Judi Online Berkedok Bola, Farhan: Sanksi Tegas!

Editor
13 Juni 2026

Judi online berkedok bola diduga marak seiring dengan gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung saat ini mengundang kekhawatiran Wali Kota...

SPMB Jabar 2026.(Foto:Istimewa).

Kisruh PCMB dan SPMB Jabar 2026, DPRD Didesak Bentuk Pansus

Editor
12 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kisruh Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) sebelum pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026, berbuntut panjang. Setelah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.