• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Malam Taptu Penuh Cahaya di Kuningan, Kobarkan Semangat Perjuangan

Editor
Senin, 17 Agustus 2026 - 06:19
Upacara Taptu di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Upacara Taptu di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

KUNINGAN – Malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kuningan, Minggu malam (16/8/2026), kembali diselimuti semangat kebangsaan. Nyala obor dan lampion mengiringi langkah peserta dalam rangkaian Upacara Taptu dan Pawai Obor, menghadirkan suasana yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat makna.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. secara resmi melepas barisan pawai. Dari kursi kehormatan, hadir pula Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., jajaran Forkopimda, Sekda Kuningan, para kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat bersama masyarakat menjadi gambaran nyata semangat persatuan di momen bersejarah ini.

RelatedPosts

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Di tengah cahaya malam yang menghiasi ruas jalan utama Kuningan, peserta dari berbagai unsur berjalan bersama. TNI, Polri, ASN, pelajar, perangkat daerah, BUMD, hingga elemen masyarakat menyatu dalam satu barisan.

Tidak ada sekat di antara seragam dan usia. Semua membawa pesan yang sama: kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi semangat yang harus terus dinyalakan.

Dari sisi jalan, masyarakat turut menyaksikan. Sebagian mengabadikan momen dengan telepon genggam, sebagian lainnya memberikan tepuk tangan dan sorakan ketika rombongan melintas.

Upacara Taptu di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)
Upacara Taptu di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kuningan seakan memiliki cara sendiri untuk menyambut hari bersejarah. Bukan dengan kemewahan, melainkan dengan cahaya kecil yang ketika dinyalakan bersama-sama berubah menjadi pemandangan besar yang menggetarkan.

Taptu memiliki akar tradisi yang kuat dalam rangkaian peringatan kemerdekaan. Barisan yang berjalan tertib dengan iringan musik dan cahaya obor menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu bangsa.

Bagi generasi sekarang, nyala obor menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Di zaman yang berbeda, perjuangan dapat diwujudkan melalui pendidikan, pengabdian, inovasi, menjaga persatuan, serta memberikan karya terbaik bagi masyarakat dan daerah.

Semangat itulah yang terus relevan di tengah perjalanan Kuningan membangun daerah.

Pawai obor juga memperlihatkan wajah lain dari Kabupaten Kuningan. Pemerintah, aparat keamanan, pelajar dan masyarakat berada dalam satu barisan yang sama.

Di bawah kepemimpinan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani SH., M.Kn semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

Kemerdekaan, dalam konteks pembangunan hari ini, bukan hanya tentang mengenang apa yang telah dilakukan para pahlawan, tetapi juga tentang memastikan generasi penerus memiliki masa depan yang lebih baik.

Rangkaian malam peringatan kemerdekaan kemudian bergerak menuju suasana yang lebih khidmat.

Setelah riuh pawai dan gemerlap cahaya obor, suasana berganti menjadi hening dalam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan.

Di tempat para pejuang bersemayam, seluruh peserta diajak kembali mengingat harga yang harus dibayar untuk sebuah kemerdekaan.

Tidak ada sorak-sorai. Tidak ada kemeriahan.

Yang tersisa hanyalah keheningan, doa dan penghormatan.

Di sana, nama-nama para pahlawan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan, keberanian dan keteguhan hati.

Malam itu, obor mungkin akan padam ketika rangkaian kegiatan berakhir.

Lampion akan kembali disimpan. Jalan-jalan Kuningan kembali seperti biasa.

Tetapi semangat yang dibawa dari pawai itu diharapkan tidak ikut padam.

Sebab, 81 tahun Indonesia merdeka bukan hanya tentang menghitung perjalanan waktu. Lebih dari itu, kemerdekaan adalah tentang bagaimana setiap generasi meneruskan perjuangan sesuai zamannya.

Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, persatuan dan pengabdian.

Dan malam ini, dari ribuan langkah yang bergerak bersama serta cahaya obor yang menyala di sepanjang jalan, Kuningan kembali mengirimkan satu pesan sederhana. Kemerdekaan boleh bertambah usia, tetapi semangatnya tidak boleh pernah tua.

Selamat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!

 

Sumber: Humas Pemkab Kuningan

Tags: Upacara Taptu Kuningan

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengunjungi salah satu stan dalam acara The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus memperluas akses pasar bagi produk kreatif...

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan, terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Seminar Sangitaloka Festival...

Pemkab Bogor dan APPSI gelar Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala...

Banjir luapan Sungai Citarum merendam rumah warga dan memutus Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Banjir Bandung Timur Butuh Dana Rp 800 Miliar

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan skema penanganan banjir secara menyeluruh, khususnya untuk kawasan Bandung Selatan yang selama ini...

Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat Akhmad Wiyagus berfoto bersama dengan peraih podium Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) Jabar 2026 pada final yang berlangsung pada Sabtu 3 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Alhamdulillah! Mutiara Cardinal Juara Ganda Taruna Putri Sirnas A Jabar 2026

Editor
3 Oktober 2026

Di sela-sela dominasi Jaya Raya Jakarta dan Djarum Kudus, klub asal Bandung Mutiara Cardinal mampu meraih gelar juara pada nomor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.