JAKARTA – Luas panen jagung pipilan Juli 2026 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 15,00 ribu hektare atau 6,06 persen dibandingkan luas panen pada Juli 2025 yang sebesar 0,25 juta hektare.
Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 1 September 2026 menyebutkan, Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juli 2026 diperkirakan sebanyak 1,38 juta ton, turun sebanyak 0,09 juta ton atau 6,33 persen dibandingkan pada Juli 2025 yang sebanyak 1,48 juta ton.
Potensi luas panen jagung pipilan periode Agustus–Oktober 2026 diperkirakan sebesar 0,68 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Agustus–Oktober 2026 diperkirakan sebanyak 4,17 juta ton.







