• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Disorot

Editor
Minggu, 09 Oktober 2022 - 08:14
lembaga pembiayaan ekspor indonesia

Pelabuhan (ilustrasi/pexels)

BANDUNG: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) diminta agar meningkatkan kualitas pembiayaan ekspor.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin.

RelatedPosts

Juara Dewata Challenge Series 2026, Moral Persib Terjaga

Pawai Pembangunan Sedot Atensi Warga Sumedang

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami 

Dia mengemukakan dari data LPEI, pembiayaan ekspor mencapai Rp88,40 triliun dengan laba bersih Rp41 miliar pada Juni 2022.

Namun, rasio pembiayaan bermasalah masih tinggi hingga Rp18,42 triliun atau setara 20,8 persen pada Juni 2022.

Puteri mengemukakan LPEI punya catatan kelam karena sempat memiliki pembiayaan bermasalah yang menyebabkan kerugian yang cukup fantastis.

Dari kasus itu, katanya, LPEI patut belajar untuk memperbaiki tata kelola penyaluran pembiayaan ekspor agar semakin prudent dan objektif.

“Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Kemudian, pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran juga harus ditindak tegas,” ungkapnya dikutip situs DPR.

DIUSUT TUNTAS

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung RI telah menetapkan sejumlah tersangka terkait dugaan korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional tahun 2013-2019.

Hal itu berimbas pada kerugian yang dialami Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia hingga Rp4,7 triliun pada tahun 2019.

Puteri mengimbau persoalan segera terselesaikan dan pihak-pihak yang ditetapkan bersalah harus bertanggung jawab.

Sebab, katanya, tidak hanya negara yang telah dirugikan, tapi juga kesempatan para eksportir kita yang memerlukan pendanaan juga jadi terhambat.

Apalagi, LPEI didirikan sebagai pendorong pembiayaan ekspor nasional.

“Oleh karenanya, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan pembiayaan menjadi sangat penting untuk dijaga dan dipertanggungjawabkan kepada publik,” urai Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Puteri juga mempertanyakan urgensi dari upaya kolaborasi yang dilakukan LPEI bersama Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI).

Tadinya kolaborasi itu untuk optimalisasi pelaksanaan pemberian hibah guna mendukung pembangunan internasional dan peningkatan ekspor nasional.

“Apa saja manfaatnya? Berapa besarnya dan apa bentuk hibah ini? negara mana saja yang dituju? Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, apalagi masih mencatat NPL yang cukup tinggi, saya kira LPEI perlu fokus dulu terhadap tugas dan fungsi utamanya dalam meningkatkan kapasitas eksportir dalam negeri. Sehingga dapat membawa manfaat optimal bagi pelaku UMKM maupun LPEI sendiri, terutama dalam menjaga kualitas pembiayaannya. Terlebih saat perusahaan masih menghadapi tantangan NPL ini,” ungkapnya.

Untuk itu, Puteri juga mendorong LPEI semakin hadir di tengah masyarakat untuk menggali pelaku UMKM yang berpotensi menembus pasar ekspor.

“Di Daerah Pemilihan (Dapil) saya, ada pelaku usaha simping yang produknya diekspor sampai ke pasar Dubai. Namun sampai sekarang, mereka belum mengenal LPEI dan belum memperoleh dukungan pembinaan, pendampingan, maupun pembiayaan ekspor dari LPEI,” kata legislator dapil Jawa Barat VII ini.

Tags: lembaga pembiayaan ekspor indonesialpei

Related Posts

Logo Persib Bandung,persib

Juara Dewata Challenge Series 2026, Moral Persib Terjaga

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Persib Bandung mendulang sukses dengan menjuarai Dewata Challenge Series 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan...

Pawai Pembangunan tingkat Kabupaten Sumedang sedot atensi warga.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Pawai Pembangunan Sedot Atensi Warga Sumedang

Editor
18 Agustus 2026

SUMEDANG – Pawai Pembangunan Tingkat Kabupaten Sumedang digelar pada Selasa 18 Agustus 2026 di Alun-alun Sumedang. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan...

Gempa bumi Nias Selaatan Sumut.(Image: BMKG)

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami 

Editor
18 Agustus 2026

JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah perairan Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8/2026) pukul 13.02 WIB....

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kinerja industri pengolahan nonmigas (IPNM) menunjukkan performa yang impresif pada triwulan II tahun 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenperin)

IKM Didorong Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis...

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026: Jonatan Christie ke 32 Besar

Editor
18 Agustus 2026

JAKARTA - Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 bergulir hari Senin (17/8) hingga Minggu (23/8) di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India....

Gempa NTT susulah atau aftershock.(Image: BMKG)

Gempa NTT: Seribu Gempa Susulan Terjadi Sejak 15 Agustus

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Gempa NTT susulan atau Gempa yang terjadi di area Nusa Tenggara Timur, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung