• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kuliner Garut bernama Endog Lewo, Pernah Coba?

Editor
Senin, 15 Januari 2024 - 11:48
Kuliner Garut endog lewo emplod

Endog Lewo atau Emplod (Marketplace)

SATUJABAR, BANDUNG – Kuliner Garut bernama Endog Lewo mungkin agar jarang terdengar karena belum begitu popular.

Tapi bagi para penggila kuliner, Anda tentu perlu untuk mengetahui dan mencicipi hidangan khas dari Swiss Van Java itu.

RelatedPosts

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Kuliner Garut bernama Endog Lewo adalah nama lain dari emplod. Sejenis makanan terbuat dari singkong. Semacam dengan comro dan guik yang juga terbuat dari singkong, dan sama-sama digoreng.

Disebut endog Lewo, karena bentuk makanan itu, bulat-bulat seperti telur (endog).

Hanya diproduksi di kawasan Lewo. Tepatnya di Kp.Cicadas, Desa Sukajaya, Kecamatan Malangbong, Kab.Garut.

 

Asal usul

Seperti namanya, makanan yang disebut endog lewo bentuknya memang mirip endog (telur).

Makanan khas ini dinamai endog lewo karena asl-usulnya berasal dari Kampung Lewo di Kecamatan Malangbong, Garut.

Namun di Kampung Lewo makanan ini lebih dikenal dengan sebutan emplod.

Endog lewo makanan khas Garut terbuat dari singkong. H.Amin (60), salah seorang pengusaha emplod, menerangkan, pembuatan makanan populer tersebut, awal tahun 1980-an.

Semula hanya coba-coba, untuk memanfaatkan singkong yang tak terserap oleh pabrik tapioka.

Ternyata mendapat pasaran yang cukup baik. Walaupun sudah banyak jenis makanan lain yang berbahan baku singkong, emplod berhasil meraih peminat.

Mungkin karena kering namun tidak begitu keras. Rangu kata orang Sunda. Sehingga dianggap cocok sebagai makanan ringan yang dapat dimakan di sembarang tempat.

Berbeda dengan comro dan guik yang terkesan formal, karena ukurannya terbilang agak besar, juga agak basah berminyak, emplod berukuran sebesar ujung jari dan tidak tampak berminyak, walaupun sama-sama digoreng.

Bahkan bumbunya pun nyaris sama dengan comro dan guik itu.

Maka emplod cukup praktis untuk dibawa ke mana-mana. Mungkin sama dengan sukro. Hanya beda bahan dan rasa.

Selain di Lewo dan Garut, popularitas emplod sudah merambah ke beberapa kota lain di Jawa Barat.

Masyarakat penggemar makanan ringan sudah menerima kehadiran emplod.

 

Cara Pembuatan

Resep makanan ini sangat sederhana. Bahan utama adalah tepung singkong, yang kemudian diberi garam dan dibumbui dengan bawang putih serta bahan-bahan lainnya.

Mengenai bahan baku singkong sekarang ada jenis singkong hibrida yang usianya cuma 8 bulan. Lebih cepat 3 atau 4 bulan daripada usia singkong biasa yang rata-rata mencapai 11-12 bulan sejak ditanam hingga dipanen.

Jenis singkong hibrida yang dijadikan bahan baku emplod disebut singkong jantung.

Empuk namun kental, sehingga mudah diparut untuk dibuat adonan bahan mentah emplod.

Sebelum ada singkong jantung, bahan baku menggunakan singkong manihot atau maleho, dan singkong gambir.

Tapi sekarang, jenis-jenis singkong yang gurih itu, sudah jarang.

Mungkin terdesak oleh jenis hibrida tadi. Jenis singkong tradisional yang masih ada, antara lain singkong karihkil dan sampeu ”hideung” yang banyak diserap oleh pabrik tapioka

 

Pemasaran

Kini pemasaran endog lewo sudah menyebar ke beberapa kota besar di Jawa Barat, seperti Tasikmalaya, Subang, Sumedang dan Bandung.

Saingan juga muncul dari jenis makanan lokal lain, yang semakin bervariasi. Ketika pertama kali muncul jenis makanan cimol (aci digemol), pasaran emplod agak menyurut.

Makanan lokal emplod alias endog Lewo yang mampu bertahan selama seperempat abad di tengah persaingan aneka ragam makanan ringan, patut disyukuri, paling tidak kehadirannya menambah khazanah kekayaan makanan lokal Garut yang sudah lebih dulu terkenal. Seperti dodol Garut, ladu Malangbong, opak Cipeujeuh, dan lain-lain.

Sumber: Wikipedia

Tags: garutjabar

Related Posts

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang digelar di area parkir barat...

DestinAsian Readers' Choice Awards.(Foto: Dok. kemenpar)

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, NUSA DUA - Bali kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan “The Best Island” dalam ajang DestinAsian Readers’ Choice...

Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Plt Kapolrestabes Bandung Kombes Adi Wijaya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Libur panjang Lebaran merupakan salah satu moment melimpahnya kunjungan wisatawan ke Bandung meskipun tidak sebanyak pada pergantian...

menu buka puasa ramadhan 2023 buah kurma,awal ramadhan

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Redaksi doa yang populer di sebagian kaum muslimin ketika berbuka shaum adalah sebagai berikut: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ...

BRIN

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar penduduk dunia hidup dengan diabetes,...

(Foto: Ekraf)

Harmoni Imlek Nusantara 2026 jadi Panggung Akulturasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 berlangsung meriah di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2 malam). Dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.