• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kopi sebagai Identitas Bangsa: Kementerian Ekraf Dorong Potensi Ekspor Bersama Roemah Koffie

Editor
Rabu, 30 Juli 2025 - 06:50
(Foto: Ekraf)

(Foto: Ekraf)

Kopi sebagai Identitas Bangsa: Kementerian Ekraf Dorong Potensi Ekspor Bersama Roemah Koffie

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) tengah menjajaki kerja sama dengan Roemah Koffie untuk meningkatkan ekspor subsektor kuliner, khususnya kopi Indonesia. Kolaborasi ini menargetkan pasar luar negeri, dengan fokus pada penguatan rantai nilai kreatif dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

RelatedPosts

Ratusan ASN di Kota Sukabumi Terindikasi Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp.1,7 Miliar

Karhutla di Jawa Timur Meluas

Penemuan Mayat Pemuda di Bogor, Polisi Amankan Seorang Pelaku

“Indonesia punya kopi yang luar biasa, tetapi belum seluruh potensi nilainya dimaksimalkan. Kementerian Ekraf tidak hanya fokus pada aspek ekspor, tetapi juga berupaya memperkuat rantai nilai kreatif—dari peningkatan kapasitas SDM, perluasan akses pasar, hingga pendampingan dalam menciptakan produk turunan seperti merchandise dan storytelling merek yang memperkuat identitas bangsa,” ujar Wakil Menteri Ekraf Irene Umar saat menerima audiensi Roemah Koffie di Autograph Tower, Jakarta, Senin (28/7/2025) melalui keterangan resmi.

Wamen Ekraf menyatakan, Kementerian Ekraf ingin memperkuat subsektor kuliner sebagai the new engine of growth ekonomi nasional. Melalui diskusi ini, Kementerian Ekraf dapat merumuskan kebijakan strategis terkait hilirisasi produk, penetrasi pasar internasional, serta pengembangan potensi kreatif dari hulu ke hilir.

Akademi Kopi hingga Penetrasi Pasar Global

Penjajakan antara Kementerian Ekraf dan Roemah Koffie mencakup beberapa aspek penting: pembentukan akademi kopi sebagai pusat edukasi, aktivasi merek melalui kanal kreatif, dan eksplorasi pasar global lewat jalur promosi dan diplomasi ekonomi. Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian Ekraf membuka peluang fasilitasi administratif agar proses pengembangan pasar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Penjajakan ini sejalan dengan program prioritas Sinergi Ekraf dalam Asta Ekraf, kerangka strategis pembangunan ekonomi kreatif nasional. Melalui Sinergi Ekraf, Kementerian Ekraf mendorong kemitraan antarpelaku industri dan kolaborasi antar-jenama untuk memperluas jangkauan produk kreatif Indonesia di pasar global serta membangun ekosistem usaha yang berdaya saing dan saling terhubung.

Aspek penguatan SDM juga menjadi perhatian Roemah Koffie. Felix TJ, CEO Roemah Koffie, menyampaikan keinginan untuk menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan vokasi maupun perguruan tinggi guna menciptakan jalur penyerapan tenaga kerja yang terarah.

“Kami ingin membuka peluang kerja bagi talenta muda lokal, terutama di bidang produksi, pengolahan, dan kreatif. Kalau bisa dijembatani dengan universitas atau politeknik, kami siap memberikan ruang bagi para lulusan untuk berkembang,” ujarnya.

Konektivitas Pendidikan dan Industri

Di sisi lain, penguatan SDM juga menjadi fokus utama melalui pilar Talenta Ekraf. Kementerian Ekraf melihat pentingnya konektivitas antara institusi pendidikan dan industri.

“Akan jauh lebih optimal jika lulusan perguruan tinggi dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja. Di sinilah kami hadir untuk menjembatani dengan industri yang relevan, sejalan dengan visi pembangunan Ekraf yang dimulai dari daerah,” tambah Wamen Ekraf.

Direktur Kuliner Kementerian Ekraf, Andy Ruswar, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk mendukung langkah ekspor pelaku Ekraf, termasuk melalui koordinasi kebutuhan administratif dan komunikasi dengan jejaring yang relevan di negara tujuan. Dukungan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan pelaku usaha.

Roemah Koffie sendiri berkomitmen mempromosikan kopi sebagai kekuatan budaya yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Felix TJ menempatkan kopi tidak sekadar sebagai komoditas, tetapi juga sarana connecting people—dari petani hingga penikmat. Melalui sinergi bersama Kementerian Ekraf, ia mendorong agar ekosistem kopi Indonesia terus bertumbuh dan saling menguatkan di setiap mata rantainya.

Tags: Ekrafkopirumah koffie

Related Posts

Ilustrasi judi online.(Foto:Istimewa).

Ratusan ASN di Kota Sukabumi Terindikasi Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp.1,7 Miliar

Editor
4 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, terindikasi terlibat aktvitas judi online. Nilai...

Kepulan asap membubung dari kawasan hutan di lereng Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Karhutla di Jatim dikabarkan meluas. (Foto: Istimewa via BNPB)

Karhutla di Jawa Timur Meluas

Editor
4 September 2026

JAKARTA - Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur. Berdasarkan pemantauan hingga...

Ilustrasi aksi penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Penemuan Mayat Pemuda di Bogor, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Editor
4 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Polres Bogor, Jawa Barat mengamankan seorang pelaku terkait penemuan mayat pemuda di wilayah Kabupaten Bogor. Pemuda berusia 20 tahun...

Ilustrasi pelaku tindak pidana korupsi.(Foto:Istimewa).

2 ASN Pemkot Cimahi Diberhentikan Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi di Disnaker

Editor
4 September 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Dua tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi, Jawa Barat, sudah diberhentikan dari statusnya...

Petugas haji bantu jemaah haji lansia.(Foto: Humas Kemenhaj)

Pendaftar Petugas Haji 2027 Non Nakes Capai 75 Ribu Orang

Editor
4 September 2026

JAKARTA – Pendaftar petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1448 H/2027 M menembus angka 75 ribu...

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meninjau titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (3/9/2026).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla Kalimantan: Kemenhut Sanksi 5 PBPH

Editor
4 September 2026

KUBU RAYA – Kemenhut atau Kementerian Kehutanan kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.