• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin & Dekranas Genjot Terus Daya Saing IKM Tenun dengan Pewarna Alam dan Industri Ramah Lingkungan

Editor
Jumat, 21 Maret 2025 - 09:42
(Foto: Humas Kemenperin)

(Foto: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) semakin gencar meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia, termasuk bagi pelaku IKM wastra atau kain tradisional. Langkah ini mencakup peningkatan kualitas produk, kapasitas pengusaha, keterampilan perajin, serta mendorong penerapan prinsip industri ramah lingkungan dalam produksi.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengungkapkan bahwa kain tenun merupakan salah satu komoditas unggulan budaya Indonesia yang juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. “Kain tenun, sebagai bagian dari industri tekstil, memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, dan kami terus mendorong pengembangan sektor ini,” ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (20/3).

RelatedPosts

Inabuyer B2B2G Expo 2026: UMKM Didorong Lebih Kuat dan Maju

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Reni menjelaskan, industri tekstil di Indonesia memiliki lebih dari 300 ribu produsen kain skala kecil dan menyerap tenaga kerja sekitar 450 ribu orang. Kain tenun sendiri memiliki peluang pasar yang besar, terbukti dengan nilai ekspor kain tenun ikat yang mencapai USD 701,6 juta pada 2024. “Kain tenun adalah produk budaya Indonesia yang terkenal akan keindahannya di dunia internasional dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, kita perlu terus melestarikan dan mengembangkan industri ini bersama seluruh stakeholder terkait,” tambah Reni.

Namun, pelaku industri kain tenun menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan inovasi produk mereka, salah satunya terkait keterbatasan bahan pewarna yang digunakan. Untuk itu, Kemenperin melalui Ditjen IKMA mendorong pelaku IKM tenun untuk beralih menggunakan pewarna alam. Pewarna alam ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga melimpah dan dapat ditemukan di alam sekitar, sehingga lebih mudah diakses oleh pelaku IKM.

“Indonesia kaya akan bahan-bahan alam yang bisa dijadikan pewarna, seperti kunyit, kayu nangka, daun mangga, dan jambu biji. Dengan memanfaatkan kekayaan alam ini, kain tenun dapat lebih khas dan bernilai tinggi,” ujar Reni. Penggunaan pewarna alam, menurutnya, tidak hanya ekonomis, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah produk dan menarik minat konsumen global yang semakin peduli terhadap isu keberlanjutan lingkungan.

Untuk mendukung peningkatan daya saing IKM tenun, Ditjen IKMA bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar “Bimbingan Teknis Pewarnaan Alam IKM Tenun” di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 18-21 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pelaku IKM tenun dan melibatkan instruktur dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJI Kerajinan dan Batik).

Budi Setiawan, Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin, menjelaskan bahwa bimbingan teknis ini dirancang dengan 80 persen materi praktik, memungkinkan peserta untuk langsung menerapkan ilmu yang diperoleh. Para peserta akan belajar tentang proses pewarnaan alam pada benang tenun, menggunakan bahan-bahan lokal yang tersedia di sekitar mereka. “Dengan menggunakan sumber daya lokal, produk tenun khas Penajam Paser Utara dapat memiliki ciri khas tersendiri,” ujar Budi.

Bimbingan teknis ini merupakan bagian dari rangkaian acara perayaan HUT Dekranas ke-45 yang dimulai pada 11 Maret 2025. Selain itu, kegiatan ini melibatkan Dinas KUKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Ketua Dekranasda, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, serta Kepala Desa Telemow, untuk mendukung pengembangan industri tenun di wilayah tersebut.

Melalui upaya ini, Kemenperin berharap dapat meningkatkan daya saing IKM tenun Indonesia di pasar global, sekaligus melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki negara ini.

Tags: IKMkemenperinPewarna Alami

Related Posts

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza.(Foto: Humas Kementerian UMKM)

Inabuyer B2B2G Expo 2026: UMKM Didorong Lebih Kuat dan Maju

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan...

(Foto: Dok. Kemendag)

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA) Ekspor besutan Kementerian Perdagangan...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hampir satu bulan intensif melaksanakan penataan area eks Pasar Bogor dan sejumlah wilayah di Kota Bogor, Wali...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.(Foto: Istimewa)

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Mimika, Papua Tengah

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, MIMIKA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika...

Aplikasi Haji & Umrah Store.(Image: Kemenhaj)

Ikhtiar Dongrak UMKM, Kemenhaj Luncurkan ‘Haji & Umrah Store’

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, TANGERANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan platform digital Haji & Umrah Store dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

Pelaksanaan launching Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Rabu (8/4/2026).‎(Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut dan Bank BJB Luncurkan Kredit Garut Hebat

Editor
10 April 2026

GARUT, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut resmi meluncurkan program Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.