• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
Senin, 18 Mei 2026 - 08:24
KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) yang dilakukan secara simbolis di Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini disebut sebagai tonggak bersejarah dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa KDKMP ini merupakan milestone bagi sejarah Indonesia karena mampu membangun ekosistem koperasi dalam jumlah yang besar dalam waktu yang relatif singkat. Ia optimis melalui KDKMP, Indonesia tidak akan lagi dipandang sebagai bangsa yang lemah namun menjadi bangsa yang kuat dan besar karena peran masyarakat desa melalui gerakan koperasi.

RelatedPosts

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

“Saya kira kalau dicari di negara-negara lain apalagi di sejarah bangsa kita, suatu pemerintahan yang (bisa) meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi secara fisik itu belum ada. (Sehingga) saya kira hari ini adalah hari yang cukup penting,” kata Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, pembangunan fisik koperasi dimulai pada November 2025 dan dalam tujuh bulan berhasil dioperasionalkan lebih dari seribu unit. Atas capaian ini, Presiden Prabowo memberikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh jajaran Menteri, Kepala Badan/Lembaga di Kabinet Merah Putih.

Menurutnya Prabowo, KDKMP akan menjadi fondasi utama dalam strategi pemerintah membangun ekonomi desa atau kelurahan. Program ini akan digabungkan dengan inisiatif lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kampung Desa Nelayan Merah Putih (KNMP) sehingga keyakinannya terhadap efektivitas program dalam upaya membangun perekonomian di desa/ kelurahan dapat diwujudkan.

“Program MBG kalau ditopang dengan KDKMP dan nanti akan ditopang dengan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan ujungnya adalah hilirisasi dan industrialisasi. Melalui KDKMP nanti akan kita sediakan kredit murah untuk rakyat,” ucap Presiden Prabowo.

BACA JUGA: Begini Cara Menggapai Financian Freedom

Prabowo menekankan bahwa sinergi antar program lintas Kementerian dan Lembaga perlu diperkuat khususnya KDKMP. Karena akan menjadi program kebanggaan nasional karena menjadi instrumen dalam mengubah arah ekonomi Indonesia sesuai amanat konstitusi.

“Mari kita maju bersama dengan rasa percaya diri bahwa melalui koperasi ini ekonomi Indonesia akan menjadi yang kuat, karena fundamental kita kuat,” katanya.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersyukur prosesi peresmian operasionalisasi secara simbolis terhadap 1.061 KDKMP untuk wilayah Jatim dan Jateng dapat berjalan lancar. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem KDKMP yang selanjutnya akan diresmikan ribuan KDKMP secara bertahap di wilayah lainnya.

“Nanti di bulan Agustus (2026), meskipun Bapak Presiden tadi menyampaikan akan diresmikan lagi 20.000 KDKMP, tapi kami akan berusaha maksimal untuk lebih dari pada yang ditargetkan oleh Bapak Presiden,” kata Menkop.

Dengan beroperasinya KDKMP ini, Menkop Ferry menegaskan bahwa upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa/ kelurahan akan terwujud. Kehadiran KDKMP ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat berbasis koperasi.

“Ini (peresmian operasionalisasi) awal permulaan dari KDKMP yang saat ini sudah selesai 100 persen pembangunannya hampir 9.200 unit namun atas arahan Pak Presiden diresmikan untuk tahap pertama 1.061 unit,” katanya.

Menkop Ferry kembali menegaskan bahwa KDKMP yang sudah beroperasi dipastikan akan menjadi offtaker dari berbagai produk masyarakat desa mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan,kerajinan, kuliner dan lain sebagainya untuk kemudian dapat diserap oleh koperasi.  Selain itu juga akan berperan dalam penyaluran dan penyediaan berbagai produk sembako atau barang-barang bersubsidi lainnya untuk masyarakat.

“Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan keberadaan KDKMP ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk anggota dan juga untuk masyarakat,” ulasnya.

Sementara itu terkait dengan beberapa kendala pembangunan KDKMP yang di beberapa daerah yang memiliki luas lahan kurang dari ketentuan minimal yaitu 1.000 meter persegi, Menkop Ferry menyatakan sedang melakukan kajian agar konsep pembangunan gerai, gudang atau sarana kelengkapan lainnya didesain /dibangun secara vertikal.

“Kami sedang mempertimbangkan untuk memberikan pekerjaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lokasi tanah yang kurang dari seribu meter. Khususnya untuk kelurahan maupun daerah-daerah di pedesaan yang duduknya sedikit,” katanya.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan bahwa sebagai pelaksana tugas untuk membangun gerai, gudang dan sarana kelengkapan lainnya, Agrinas optimis target 30.000 unit KDKMP untuk diresmikan operasionalisasinya pada tahap berikutnya dapat tercapai.

“Untuk KDKMP susulan, kami sangat optimis dan kami yakin bahwa berkat dukungan seluruh Lembaga Kementerian dan Lembaga Negara itu akan mempermudah mewujudkan apa yang sudah kita rencanakan bersama,” katanya.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menambahkan bahwa secara umum dalam pembangunan aset fisik koperasi untuk wilayah Jawa tidak ada kendala yang berarti. Namun untuk di desa atau kelurahan terpencil seperti di Papua memang memerlukan tindakan yang ekstra karena keterbatasan sumber daya dan lokasi yang sulit ditembus dengan transportasi darat.

Tags: KDKMP

Related Posts

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.