• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
Kamis, 28 Mei 2026 - 05:26
(Foto: Kemenperin)

(Foto: Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional sebagai bagian dari strategi transformasi industri menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan memacu keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam rantai pasok industri kendaraan listrik nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik dunia. Potensi tersebut didukung oleh kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu hingga hilir.

RelatedPosts

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

“Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 telah menegaskan komitmen terhadap pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari agenda transisi energi, ekonomi hijau, dan industrialisasi nasional,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Menurut Menperin, pemerintah terus mempercepat penguatan struktur industri KBLBB agar memiliki daya saing global sekaligus mampu memberikan nilai tambah optimal bagi perekonomian nasional. Karena itu, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya melibatkan industri besar, tetapi juga mendorong partisipasi aktif IKM nasional.

“Pemerintah berupaya agar ekosistem industri KBLBB tidak hanya diisi oleh pelaku industri besar, namun juga oleh industri berskala kecil dan menengah sehingga dapat terjadi proses transfer wawasan, pengetahuan, dan teknologi bagi pengembangan industri dalam negeri ke depan,” tegasnya.

Sebagai salah satu langkah konkret, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal ILMATE, Kementerian Investasi/BKPM, PT SGMW Motor Indonesia, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas menyelenggarakan kegiatan Penjajakan Peluang Bisnis IKM Alat Angkut dalam Rantai Pasok KBLBB di Cikarang, Jawa Barat, pada 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti para pelaku IKM komponen otomotif, pemerintah daerah pembina IKM, asosiasi, serta industri komponen otomotif nasional. Agenda ini bertujuan membuka peluang kerja sama dan kemitraan strategis antara IKM dengan industri besar kendaraan listrik.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengidentifikasi peluang bisnis sekaligus memberikan pemahaman mengenai kebutuhan industri kendaraan listrik, termasuk aspek pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka potensi kemitraan strategis antara IKM alat angkut dengan industri besar serta memberikan informasi mengenai kebutuhan komponen kendaraan listrik terhadap pemenuhan TKDN,” ujar Reni.

Dirjen IKMA menjelaskan, perkembangan industri kendaraan listrik nasional saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada triwulan I tahun 2026 mencapai 33.150 unit atau meningkat 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, populasi bus listrik nasional hingga April 2026 tercatat mencapai 798 unit. Sementara itu, kendaraan listrik roda dua telah mencapai 236.451 unit pada Februari 2026 atau sekitar 65 persen dari total populasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Ini merupakan potensi yang harus dimaksimalkan oleh pelaku IKM komponen otomotif agar dapat turut mendulang manfaat dan memaksimalkan peluang bisnis di masa depan,” ungkapnya.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik juga didukung oleh semakin luasnya infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik umum (SPKLU). Berdasarkan data PT PLN, hingga April 2026 telah tersedia 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi di Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 62.918 unit pada tahun 2030 untuk mendukung proyeksi 943.764 unit KBLBB sesuai roadmap Kementerian ESDM.

“Kondisi ini menunjukkan perubahan preferensi konsumen menuju kendaraan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang besar bagi IKM komponen otomotif untuk masuk dalam rantai pasok kendaraan listrik yang terus berkembang,” jelas Reni.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin, Dini Hanggandari, menambahkan bahwa kegiatan penjajakan bisnis tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah dan industri guna memberikan pemahaman mengenai peluang pasar, standar teknologi, kualitas, serta keberlanjutan industri kendaraan listrik.

“Melalui kegiatan penjajakan peluang bisnis ini, diharapkan IKM alat angkut binaan kami dapat memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai standar teknologi, kualitas, dan keberlanjutan yang dibutuhkan industri kendaraan listrik sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing di pasar domestik maupun global,” tutup Dini.

Tags: IKM Komponenkemenperin

Related Posts

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor industri nasional menuju sistem produksi yang lebih efisien, berdaya saing,...

Stan UMKM di Car Free Day Tegar Beriman.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

Editor
29 Agustus 2026

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga turut...

Kunjungan DPR ke Kota Bogor terkait pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

UMKM Kota Bogor Difasilitasi DPR – Pemkot Bogor

Editor
29 Agustus 2026

Kunjungan DPR tentang akses pembiayaan dan permodalan bagi UMKM serta ekonomi kreatif, terutama bagi para pelaku usaha di Kota Bogor....

Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

UMKM Kabupaten Bogor Dapatkan Legalitas dan Branding

Editor
28 Agustus 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Fasilitasi Industri AMDK Penuhi Kepatuhan SNI Wajib

Editor
26 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat penerapan standardisasi sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.