• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin dan Dekranas Dorong Diversifikasi Produk Kerajinan Manik-Manik

Editor
Sabtu, 26 April 2025 - 08:03
Foto: Humas Kemenperin

Foto: Humas Kemenperin

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) terus berupaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa melalui pengembangan produk kriya dan wastra. Kedua sektor industri tersebut memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah dan memutar roda perekonomian secara inklusif.​

Sebagai industri padat karya, sektor kerajinan berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat. Kemenperin dan Dekranas berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di seluruh Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti pameran, workshop, seminar, kompetisi, serta peluncuran program pembinaan lainnya.​

RelatedPosts

Inabuyer B2B2G Expo 2026: UMKM Didorong Lebih Kuat dan Maju

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas IKM melalui Diversifikasi Produk Kerajinan Manik-Manik di Kota Balikpapan, yang dibuka secara resmi pada tanggal 22 April 2025. Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya menyatakan bahwa Dekranas memiliki komitmen kuat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya bangsa melalui pengembangan produk kriya dan wastra.​

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Daya Saing Dekranas, Danti Budi Santoso, mengungkapkan bahwa Dekranas menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan bimbingan teknis ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah yang efektif bagi para perajin untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas dalam mengembangkan produk kerajinan manik-manik yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya tarik pasar yang lebih luas.​

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, yang juga selaku Sekretaris Jenderal Dekranas, menyampaikan bahwa industri kriya merupakan salah satu subsektor yang menjadi kontributor utama perekonomian Indonesia. Data Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) menyebutkan bahwa industri kriya menyumbang nilai tambah sebesar Rp102,44 triliun pada semester I tahun 2024, berkontribusi 13,6 persen dari total nilai tambah industri kreatif pada periode yang sama.​

Reni Yanita menekankan pentingnya diversifikasi produk sebagai kunci untuk menghadapi tantangan global dan perubahan selera pasar. Ia berharap kerajinan manik-manik tidak hanya terpaku pada model dan fungsi konvensional, tetapi bertransformasi menjadi produk-produk yang lebih beragam, memiliki nilai tambah, dan relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis.​

Sebanyak 25 peserta mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan selama empat hari tersebut. Para peserta dilatih oleh praktisi berpengalaman dan mendapatkan materi meliputi Kredit Usaha Rakyat (KUR), legalitas usaha, serta praktik keterampilan teknis kreasi berbagai varian produk manik-manik. Hasil produk dari bimbingan teknis ini rencananya akan ditampilkan pada puncak acara Hari Ulang Tahun Dekranas ke-45.​

Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku IKM untuk mengembangkan produk kerajinan manik-manik yang lebih beragam, menarik, serta berdaya saing tinggi, sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan perekonomian daerah. Dengan ragam produk yang lebih variatif, konsumen memiliki lebih banyak pilihan, sehingga pasar semakin terbuka lebar. Manik-manik merupakan salah satu ikon kerajinan yang menjadi identitas lokal warga Kalimantan Timur.​

Menurutnya, jika dikembangkan lebih lanjut, manik-manik tidak hanya menjadi aksesoris, tetapi juga bisa menjadi bagian dari fesyen, dekorasi, maupun cendera mata khas daerah. Kerajinan manik-manik yang dimodifikasi menjadi beragam produk akan semakin memikat pasar mancanegara, apalagi jika dipasarkan dengan teknik branding dan storytelling yang mengungkapkan sisi kekayaan budaya perajinnya. Saat ini, konsumen dalam maupun luar negeri cenderung lebih tertarik dengan produk kerajinan tradisional karena keindahannya, kaya akan cerita dan budaya, serta sebagai bentuk dukungan terhadap perajin lokal.​

Dengan langkah-langkah strategis ini, Kemenperin dan Dekranas berharap dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan manik-manik Indonesia di pasar global dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya di Kalimantan Timur.

Tags: dekranaskemenperin

Related Posts

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza.(Foto: Humas Kementerian UMKM)

Inabuyer B2B2G Expo 2026: UMKM Didorong Lebih Kuat dan Maju

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan...

(Foto: Dok. Kemendag)

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA) Ekspor besutan Kementerian Perdagangan...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hampir satu bulan intensif melaksanakan penataan area eks Pasar Bogor dan sejumlah wilayah di Kota Bogor, Wali...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.(Foto: Istimewa)

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Mimika, Papua Tengah

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, MIMIKA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika...

Aplikasi Haji & Umrah Store.(Image: Kemenhaj)

Ikhtiar Dongrak UMKM, Kemenhaj Luncurkan ‘Haji & Umrah Store’

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, TANGERANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan platform digital Haji & Umrah Store dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

Pelaksanaan launching Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Rabu (8/4/2026).‎(Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut dan Bank BJB Luncurkan Kredit Garut Hebat

Editor
10 April 2026

GARUT, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut resmi meluncurkan program Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.