• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenag Dorong Eksistensi UMKM Disabilitas dalam Peaceful Muharam

Editor
Senin, 07 Juli 2025 - 07:34
Cafe Difabis di kantor Kemenag.(Foto: Humas Kemenag)

Cafe Difabis di kantor Kemenag.(Foto: Humas Kemenag)

JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) membuka ruang partisipasi bagi pelaku usaha penyandang disabilitas dalam rangkaian program Peaceful Muharam 1447 H. Salah satunya dengan menghadirkan Cafe Difabis, kafe ramah disabilitas yang dikelola oleh teman-teman tuli dan daksa, di pelataran Auditorium HM. Rasjidi, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2025).

Pelibatan Cafe Difabis menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam membumikan nilai hijrah sosial yang inklusif dan memberdayakan. Di tengah pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Kemenag tak hanya menyalurkan dua juta bingkisan, tetapi juga mendorong kolaborasi nyata dengan pelaku UMKM dari kelompok rentan.

RelatedPosts

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

“Kami senang bisa dilibatkan di acara Peaceful Muharam ini. Biasanya kami berdagang di luar, tapi kali ini kami mendapat tempat di lingkungan kementerian. Semakin banyak orang mengenal kami, semakin banyak pula yang tahu bahwa teman-teman disabilitas bisa mandiri,” ujar Robiah, pengelola Cafe Difabis, saat ditemui di sela acara.

Dikatakannya, Cafe Difabis merupakan UMKM binaan BAZNAS Bazis DKI Jakarta. Sejak awal berdiri, usaha ini mempekerjakan kelompok tuli dan daksa sebagai barista dan staf operasional. Kafe ini juga menghadirkan konsep unik: ngopi sambil belajar Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).

“Difabis itu singkatan dari Difabel BAZNAS BAZIS. Di sini kita nggak cuma jual kopi, tapi juga mengajak pengunjung untuk belajar bahasa isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’, ‘saya’, atau ‘minum’. Ini bukan cuma jualan, ini kampanye kesetaraan,” tambahnya dikutip laman Kemenag.

Kopi yang dijual berasal dari biji arabika dan robusta, dengan berbagai varian seperti gula aren, creamy latte, pandan, dan butterscotch. Tersedia juga menu non-kopi seperti matcha, red velvet, dan berbagai teh artisan. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, mulai dari Rp20 ribu untuk ukuran 200 ml.

Saat ini, Cafe Difabis memiliki lima cabang di seluruh wilayah DKI Jakarta, terutama di kantor wali kota. Lokasi pusatnya berada di Terowongan Kendal, Stasiun Sudirman, bersebelahan dengan brand kopi ternama. Di sana, para barista tuli melayani pelanggan setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.30 WIB.

“Total ada lebih dari 20 karyawan disabilitas yang bekerja bersama kami. Di Terowongan Kendal saja ada tiga teman tuli, satu daksa, dan dua magang. UMKM seperti kami membuka peluang kerja yang inklusif, yang belum tentu bisa didapat di sektor formal karena kendala pendidikan, usia, atau akses,” jelasnya.

Robiah menyebut, keikutsertaan Cafe Difabis di Peaceful Muharam juga menunjukkan bahwa ruang-ruang publik keagamaan bisa menjadi ruang perjumpaan yang manusiawi, memberdayakan, dan bebas diskriminasi.

Menurutnya, keterlibatan mereka di kegiatan-kegiatan kementerian atau lembaga negara, seperti Kemenag, menjadi peluang penting untuk memperluas jaringan usaha, membangun keberanian berusaha, dan meningkatkan pengakuan terhadap kapasitas teman-teman disabilitas.

“Kalau selama ini banyak disabilitas hanya dijadikan objek santunan, lewat UMKM seperti ini, kita bisa menjadi subjek ekonomi. Kita bisa mandiri, bisa dipercaya, dan bisa menciptakan ruang kerja sendiri,” tegasnya.

Tags: KemenagKementerian Agamumkm

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.