• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejar Ekonomi Tumbuh 8 Persen, Kemendag Bidik Ekspor Capai USD 294,45 Miliar pada 2025

Editor
Rabu, 20 November 2024 - 06:09
Terminal peti kemas ekspor impor Pelindo

PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat pertumbuhan signifikan dalam arus peti kemas mereka untuk semester pertama tahun 2024.(FOTO: Humas Pelindo)

BANDUNG – Kementerian Perdagangan melalui Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) menargetkan nilai ekspor Indonesia mencapai USD 294,45 miliar pada tahun 2025, dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 7,1 persen.

Target ini sejalan dengan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok oleh Presiden Prabowo Subianto sebesar 8 persen pada 2029. Pertumbuhan ekspor dinilai sebagai salah satu pengungkit utama dalam mendorong perekonomian nasional.

RelatedPosts

Perkembangan AI Dongkrak Penipuan Digital, Waspadalah!

Haji 2026: Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kemenhaj dan Petugas Haji

Bupati Sumedang Ingin Bangun SPAM Ujungjaya

Kepala BKPerdag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan hal tersebut saat membuka acara Gambir Trade Talk (GTT) #17 yang diselenggarakan secara hibrida di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (19/11/2024). GTT #17 mengangkat tema “Outlook Perdagangan Luar Negeri Indonesia Tahun 2025”.

Puntodewi menjelaskan, untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia, ekspor harus tumbuh antara 7 hingga 10 persen. “Pada 2025, kami menargetkan nilai ekspor Indonesia mencapai USD 294,45 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 7,1 persen. Nilai ekspor ini diharapkan terus meningkat hingga 2029, mencapai USD 405,69 miliar dengan pertumbuhan sebesar 9,64 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Puntodewi merujuk proyeksi dari World Bank dan International Monetary Fund (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2025 berada di kisaran 2,7 hingga 3,2 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2025, lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2024 yang sebesar 5 persen. Selain itu, volume perdagangan barang dan jasa global juga diproyeksikan tumbuh lebih tinggi, yakni mencapai 3,4 persen pada 2025.

Puntodewi menekankan bahwa untuk mencapai target ekspor ini, Indonesia membutuhkan kebijakan kunci, pendorong utama, dan sektor-sektor yang dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi. Salah satu aspek pentingnya adalah ekspor yang tumbuh tinggi.

Kementerian Perdagangan telah mengidentifikasi tiga program fokus untuk mencapai target ekspor ini, yakni pertama, pengamanan pasar domestik untuk memastikan produk lokal dapat bersaing di pasar dalam negeri; kedua, perluasan pasar ekspor dengan meningkatkan pangsa pasar produk Indonesia di pasar global; dan ketiga, mendukung UMKM melalui program “Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor” untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional.

GTT #17 juga menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Direktur Eksekutif CORE Indonesia, M. Faisal, Ketua Komite Perdagangan Luar Negeri APINDO, Budihardjo Iduansjah, dan Tenaga Pendidikan Magister Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada, Arum Kusumaningtyas. Acara ini bertujuan untuk menggali informasi dan mendapatkan masukan terkait peluang dan tantangan perdagangan luar negeri Indonesia di tahun 2025, serta merumuskan strategi yang tepat untuk menghadapinya.

Faisal, dalam kesempatan tersebut, menyatakan bahwa surplus perdagangan Indonesia diperkirakan akan berlanjut pada 2025 meskipun dengan penurunan. Ia juga mengingatkan bahwa tantangan utama adalah melemahnya permintaan global dan peningkatan hambatan perdagangan yang dapat mempengaruhi penetrasi ekspor Indonesia, khususnya ke mitra dagang utama.

Sementara itu, Budihardjo Iduansjah mengungkapkan bahwa meskipun ada peluang melalui pergeseran rantai nilai global dan optimalisasi perjanjian dagang, tantangan besar masih ada, terutama terkait kebijakan mitra dagang utama seperti Amerika Serikat dan Tiongkok.

Arum Kusumaningtyas dari UGM menekankan pentingnya perbaikan tata kelola pemerintahan dan perdagangan di Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai strategi untuk mencapai target perdagangan yang lebih ambisius dalam periode 2025-2029.

GTT #17 diharapkan dapat menjadi platform yang produktif dalam menyusun kebijakan perdagangan yang mendukung peningkatan ekspor Indonesia dan mengoptimalkan potensi pasar global yang semakin kompetitif.

Tags: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Related Posts

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan - Perkembangan AI atau Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial dinilai semakin meningkatkan kompleksitas ancaman penipuan digital.(Foto: Dok. Komdigi)

Perkembangan AI Dongkrak Penipuan Digital, Waspadalah!

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Perkembangan AI atau Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial dinilai semakin meningkatkan kompleksitas ancaman penipuan digital karena teknologi...

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pimpinan DPR RI, Tim Pengawas Haji, serta jajaran Kemenhaj di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).(Foto: Setneg)

Haji 2026: Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kemenhaj dan Petugas Haji

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Ingin Bangun SPAM Ujungjaya

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menyampaikan berbagai usulan pembangunan strategis, salah satunya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM...

Truk terguling di Jatinangor Sumedang

Jatinangor Ingin Lebih Aman dan Nyaman, Bupati Datangi Kemenhub

Editor
18 Juni 2026

Jatinangor yang merupakan kawasan pendidikan memerlukan perhatian serius untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya para mahasiswa. SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang...

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama DPRD Kota Bandung menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Rabu, 17 Juni 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot dan DPRD Kota Bandung Sahkan 2 Raperda

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama DPRD Kota Bandung menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah...

Penertiban bangunan liar di Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bangunan Liar di Terusan Pasirkoja Kota Bandung Ditertibkan

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bangunan liar (bangli) yang ditertibkan berdiri di atas Ruang Milik Jalan (Rumija) di sepanjang Jalan Terusan Pasirkoja,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.