• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana dan Penanganan oleh BNPB 17 Agustus 2026

Editor
Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53
Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Tongku, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Minggu (16/8). (FOTO: BPBD Kabupaten Tojo Una-Una.)

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Tongku, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Minggu (16/8). (FOTO: BPBD Kabupaten Tojo Una-Una.)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode Minggu  hingga Senin, 16-17 Agustus 2026. Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Menurut data BNPB, kejadian pertama kebakaran lahan terjadi di Desa Tongku, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu (16/8) sekitar pukul 10.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada lahan milik warga. Pemicu terjadinya api belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.

RelatedPosts

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Peristiwa tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.

Mengetahui adanya kebakaran, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD melakukan asesmen di lokasi. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, Polsek Tojo, Camat Tojo, aparat desa, serta masyarakat Desa Tongku.

Berkat upaya pemadaman tersebut, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada Minggu (16/8). Kondisi di lokasi saat ini aman dan kondusif. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.

Masih di Provinsi Sulawesi Selatan, Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Toraja Utara, tepatnya di Kelurahan Pa’paelean, Kecamatan Sanggangi, pada Minggu (16/8) sekitar pukul 14.00 WITA. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kebakaran mengakibatkan lahan seluas kurang lebih 2 hektare terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai warga yang terdampak langsung akibat kejadian tersebut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Toraja Utara melakukan asesmen sekaligus upaya pemadaman di lokasi. Penanganan juga melibatkan unsur pemadam kebakaran, TNI, dan Polri untuk mempercepat proses pengendalian api.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WITA. Setelah pemadaman, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Bergeser ke Provinsi Jawa Timur, kebakaran lahan terjadi di kawasan Perumahan Bukit Royal Kencana, Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, pada Minggu (16/8) sekitar pukul 15.55 WIB. Kebakaran terjadi pada area lahan dengan luas kurang lebih 1 hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Magetan bersama unsur terkait segera melakukan penanganan setelah menerima informasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan melalui penyemprotan air ke area yang terbakar, dilanjutkan dengan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Magetan, TNI, Polri, Damkar Magetan, Kelurahan Bulukerto, serta masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

Pada Minggu (16/8), proses pemadaman kebakaran lahan telah selesai dilaksanakan. Kondisi di lokasi dalam keadaan aman dan petugas melakukan pemantauan terhadap area yang sebelumnya terbakar.

 

Update Gempa M6,2 di Sulteng

BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M)6,2 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu (15/8) pukul 23.25.19 WIB. Berdasarkan pemutakhiran data hingga Minggu (16/8) pukul 09.30 WIB, petugas masih melakukan pendataan kerusakan dan dampak gempa di sejumlah wilayah terdampak.

Gempa berpusat pada koordinat 0,25° Lintang Utara dan 120,22° Bujur Timur dengan kedalaman 44 kilometer. Pusat gempa berada 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, 86 kilometer timur laut Donggala, 91 kilometer barat daya Tolitoli, dan 133 kilometer timur laut Palu. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Di Kabupaten Parigi Moutong, guncangan dirasakan cukup kuat selama kurang lebih 10 detik. Sementara di Kota Palu, gempa dirasakan selama sekitar 10 hingga 20 detik. Sebagian masyarakat yang merasakan guncangan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan laporan sementara, terdapat satu korban meninggal dunia, yang diduga meninggal akibat serangan jantung. Selain itu, dua kantor pemerintahan dilaporkan terdampak dan kondisi kerusakannya masih dalam proses pendataan.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan asesmen di lapangan. BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan monitoring untuk mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan pascagempa.

Hingga Minggu (16/8) pukul 09.30 WIB, pendataan kerusakan dan dampak gempa masih terus dilakukan. Perkembangan informasi akan dimutakhirkan berdasarkan hasil asesmen dan laporan dari petugas di lapangan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana sesuai dengan karakteristik ancaman di wilayah masing-masing. Dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas atau pemerintah daerah setempat agar dapat ditangani sedini mungkin.

Sementara dalam menghadapi potensi gempa bumi, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat perlu mengetahui langkah evakuasi dan memastikan lingkungan tempat tinggal maupun bangunan yang digunakan dalam kondisi aman. Apabila terjadi guncangan, segera berlindung di tempat yang aman, melindungi kepala dan tubuh dari benda yang berpotensi jatuh, serta menuju ruang terbuka setelah guncangan berakhir dengan tetap memperhatikan kondisi sekitar.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan pemantauan serta penanganan terhadap kejadian bencana di daerah. Masyarakat diimbau mengikuti informasi dan arahan resmi dari BNPB, BPBD, BMKG, Basarnas serta pemerintah daerah dan segera melaporkan kondisi darurat maupun dampak bencana yang membutuhkan penanganan.

Tags: bnpbKejadian Bencana

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengunjungi salah satu stan dalam acara The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus memperluas akses pasar bagi produk kreatif...

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan, terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Seminar Sangitaloka Festival...

Pemkab Bogor dan APPSI gelar Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala...

Banjir luapan Sungai Citarum merendam rumah warga dan memutus Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Banjir Bandung Timur Butuh Dana Rp 800 Miliar

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan skema penanganan banjir secara menyeluruh, khususnya untuk kawasan Bandung Selatan yang selama ini...

Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat Akhmad Wiyagus berfoto bersama dengan peraih podium Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) Jabar 2026 pada final yang berlangsung pada Sabtu 3 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Alhamdulillah! Mutiara Cardinal Juara Ganda Taruna Putri Sirnas A Jabar 2026

Editor
3 Oktober 2026

Di sela-sela dominasi Jaya Raya Jakarta dan Djarum Kudus, klub asal Bandung Mutiara Cardinal mampu meraih gelar juara pada nomor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.