• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kawasan Kolong Jembatan Pasupati Bandung Berubah Menjadi Area Terpadu dan Ramah Lingkungan

Editor
Kamis, 19 Desember 2024 - 05:25
Kawasan Kolong Jembatan Pasupati Bandung Berubah Menjadi Area Terpadu dan Ramah Lingkungan

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Kawasan kolong Jembatan Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) di Kota Bandung kini telah mengalami perubahan signifikan menjadi area yang lebih tertata, bersih, dan humanis. Perubahan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi masyarakat. Pada Rabu, 18 Desember 2024, sejumlah pejabat terkemuka meninjau langsung lokasi tersebut, yang juga dirangkai dengan peresmian lapangan, pengelolaan sampah terpadu, serta penyerahan mockup kunci rumah deret Tamansari.

Pejabat yang hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, serta jajaran Forkopimda Kota Bandung.

RelatedPosts

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Usai meninjau kawasan tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan yang terjadi di kawasan kolong jembatan Pasupati. “Semoga dengan penataan yang lebih baik ini, masyarakat bisa hidup lebih baik, lebih sehat, lebih tertib, dan lingkungannya lebih baik lagi. Saya senang bisa hadir di kolong jembatan Pasupati ini,” ujarnya.

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

Menteri Maruarar Sirait menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menata kawasan yang sebelumnya kumuh. “Sudah tidak ada lagi sampah-sampahnya. Kemarin kan bau busuk, tapi sekarang sudah dibereskan. Kalau semua bersatu—pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha—kita bisa beresin urusan permukiman kumuh ini,” katanya. Ia juga mengapresiasi langkah relokasi warga yang sebelumnya tinggal di bawah jembatan, dengan 34 keluarga dari Kota Bandung telah dipindahkan ke hunian yang lebih layak di Rancaekek dan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Maruarar menambahkan, pembangunan oleh pihak swasta dengan program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) juga akan segera dilaksanakan, yang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan optimisme atas keberhasilan penataan kawasan ini. “Kami melihat hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat. Penataan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan menciptakan kawasan yang lebih bersih, aman, dan rapi,” ujar Koswara.

Kawasan kolong flyover Pasupati kini difungsikan sebagai ruang publik yang ramah anak, dilengkapi dengan fasilitas olahraga, hiburan, serta TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang mendukung pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat.

Respons positif juga datang dari warga yang merasakan manfaat langsung dari penataan ini. Salah satunya adalah Cucun, salah satu penerima bantuan rumah deret Tamansari, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas hunian baru yang diterimanya. “Alhamdulillah, sangat bersih, layak untuk ditempati. Daripada sebelumnya kita terasa kumuh tempatnya. Sekarang alhamdulillah, air, listrik sudah bagus. Tempat sudah nyaman, enak sekali. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan hunian yang layak buat kami,” ujarnya penuh syukur.

Transformasi kawasan kolong Jembatan Pasupati ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, permasalahan permukiman kumuh dapat diatasi. Kawasan ini kini menjadi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih layak dan harmonis.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: Flyover Mochtar KusumaatmadjaFlyover pasupatiJalan Layang Pasupati

Related Posts

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Risyan Kurnia Putra (29), dan Erick Maisul Latif (38).(Foto:Istimewa)

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Dua jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut Jawa, warga Kabupaten Garut,...

Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu malam...

Gajah Diego saat menjalani perawatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kabar Duka Dunia Fauna! Diego Meninggal di Usia 17 Tahun

Editor
17 September 2026

PEKANBARU - Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, "Diego" (17 tahun), dinyatakan...

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi pada Rapat Koordinasi Komite Intelijen Pusat (Kominpus).(Foto: Humas Komdigi)

BIN, Kemkomdigi, BSSN, Konsolidasikan Pertahanan Digital

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 17/9/2026 Antam Rp 2.598.000 Per Gram

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 17/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.598.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.