• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Editor
Kamis, 08 Oktober 2026 - 11:15
Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

JAKARTA – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan yang pada pemantauan terbaru mencatat konsentrasi titik panas (hotspot) tertinggi di antara enam provinsi prioritas. Secara nasional, jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi menunjukkan penurunan tipis dibandingkan sehari sebelumnya.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Rabu (7/10) pukul 21.00 WIB, terdeteksi 1.176 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence berdasarkan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20. Jumlah tersebut turun 25 titik dibandingkan Selasa (6/10) yang mencatat 1.201 hotspot.

RelatedPosts

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Namun demikian, dinamika di enam provinsi prioritas menunjukkan perkembangan yang perlu terus diwaspadai. Hotspot high confidence tercatat sebagai berikut:

  • Kalimantan Tengah: 225 titik, meningkat dari 182 titik;
  • Sumatera Selatan: 224 titik, meningkat dari 71 titik;
  • Kalimantan Barat: 47 titik, meningkat dari 34 titik;
  • Kalimantan Selatan: 31 titik, meningkat dari 18 titik;
  • Jambi: 16 titik, turun dari 21 titik; dan
  • Riau: nihil, tetap nihil.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun secara nasional terjadi penurunan tipis, konsentrasi hotspot pada wilayah tertentu masih membutuhkan perhatian dan respons lapangan yang kuat. Pemantauan, patroli, dan groundcheck terus diperkuat terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit, sehingga tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi tetap harus diverifikasi melalui pemeriksaan langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan menentukan tindakan penanganan di lapangan.

 

Operasi Darat dan Udara Terus Diperkuat

Pengendalian karhutla dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, serta para pihak terkait. Pemerintah tetap menyiagakan 61 unit armada udara, yang terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta 44 unit untuk operasi water bombing.

Operasi udara berjalan bersama penguatan penanganan di darat melalui patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, mopping up, serta pendinginan. Perhatian khusus tetap diberikan pada kawasan gambut. Bara api dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan meskipun api di atas tanah sudah tidak terlihat. Karena itu, pembasahan dan pendinginan dilakukan hingga lokasi benar-benar aman.

 

Kondisi Udara Tetap Dipantau

Pemerintah juga terus memantau kondisi udara berdasarkan konsentrasi PM2,5 sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat. Pantauan terkini menunjukkan sebagian wilayah Indonesia berada pada kategori baik hingga sedang, namun sejumlah wilayah masih menunjukkan kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, terutama pada beberapa bagian Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua.

Pada sebagian wilayah Kalimantan juga masih terlihat kantong dengan kategori berbahaya, sehingga perkembangan kualitas udara dan pergerakan asap terus menjadi perhatian. Kondisi udara dapat berubah mengikuti perkembangan kebakaran, konsentrasi partikulat, arah dan kecepatan angin, serta dinamika atmosfer lainnya.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta terus mengikuti informasi kualitas udara dan arahan pemerintah daerah. Apabila kondisi udara memburuk, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan atau penyakit kronis.

 

Penanganan Satwa Terdampak Dilakukan Sesuai Asesmen Lapangan

Karhutla juga dapat mengganggu habitat, sumber pakan, dan jalur pergerakan satwa liar. Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan unit terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap satwa yang terdampak. Masyarakat yang menemukan satwa liar terluka, terjebak, terdampak kebakaran, atau masuk ke kawasan permukiman diminta tidak melakukan penanganan maupun evakuasi secara mandiri.

Jaga jarak, hindari tindakan yang dapat membuat satwa stres atau agresif, catat lokasi serta kondisi satwa apabila memungkinkan, dan segera laporkan kepada BKSDA atau petugas kehutanan terdekat.

Kementerian Kehutanan kembali mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Perkembangan hotspot dari hari ke hari menunjukkan bahwa situasi karhutla bersifat dinamis. Penurunan secara nasional dapat terjadi bersamaan dengan peningkatan pada wilayah tertentu. Karena itu, deteksi dini, verifikasi lapangan, dan respons cepat terus menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla.

BACA JUGA: Biaya Haji 2027 Dibayar Jemaah Turun Rp 3,4 Juta

Tags: kaltengkarhutlasumsel

Related Posts

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup dilakukan dengan menghapus konten dan memblokir...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Peristiwa kebakaran melanda Pasar Andir, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya 25 kios pedagang ludes. Peristiwa kebakaran di Pasar Andir,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 8/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Medali Nobel

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Editor
8 Oktober 2026

STOCKHOLM — Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Fisika 2026 kepada fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, atas...

Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) di Bogor, pada Selasa (6/10/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan Bahas Isu Strategis di Bogor, Ini Hasilnya

Editor
8 Oktober 2026

BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), BPJS Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta...

Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, meresmikan UPTD Puskesmas III Denpasar Barat, Bali, Selasa (6/10).(Foto: Humas Kemenkes)

Ratusan Triliun untuk Bangun Fasilitas Kesehatan di Pelosok

Editor
8 Oktober 2026

DENPASAR - Pemerintah mengalokasikan anggaran ratusan triliun rupiah untuk merombak wajah layanan kesehatan nasional selama tiga tahun, mulai 2027 hingga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.