• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabid Humas Polda Jabar: Amunisi Tidak Layak Berasal dari Gupusmu Jakarta Dalam Ledakan di Garut

Editor
Senin, 12 Mei 2025 - 08:11
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT – Sebanyak 13 orang tewas, terdiri dari empat anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan sembilan orang warga sipil, dalam insiden ledakan amunisi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Amunisi bekas sudah tidak layak pakai, atau sudah kedaluwarsa, yang diledakan tersebut, berasal dari Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III Jakarta.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol. Hendra Rochmawan, amunisi yang diledakan dalam insiden yang menewaskan 13 orang, terdiri dari empat anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan sembilan orang warga sipil, merupakan amunisi bekas sudah tidak layak pakai, atau sudah kadaluarsa. Amunisi berasal dari Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III Jakarta.

RelatedPosts

Harga Emas Batangan Antam Senin 20/4/2026 Rp 2.840.000 Per Gram

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

“Telah terjadi kecelakaan disposal, mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, saat dilakukan pemusnahan amunisi tidak layak pakai, atau sudah kadaluarsa. Amunisi berasal dari Gupusmu (Gudang Pusat Munisi) III Jakarta,” ujar Hendra, dalam keterangannya, Senin (12/05/2025).

Hendra menyebutkan, ke-13 korban tewas, merupakan anggota TNI AD dari Gupusmu III Jakarta, dan warga sipil yang berasal di wilayah sekitar lokasi kejadian (lokasi peledakan).

“Korban meninggal dunia dari masyarakat sipil, dan anggota TNI AD dari Tim Gupusmu III Jakarta,” kata Hendra.

Kronologi Kejadian
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengungkapkan, kronologi peristiwa ledakan amunisi tidak layak pakai, terjadi saat proses pemusnahan amunisi oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan TNI AD, Jakarta.

Menurut Wahyu, pemusnahan amunisi berlangsung di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/05/2025) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum pelaksanaan, telah dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan terhadap seluruh personel dan lokasi peledakan untuk memastikan keamanannya.

“Pada awal kegiatan secara prosedur telah dilaksanakan pengecekan terhadap personel maupun berkaitan dengan lokasi peledakan. Semuanya dinyatakan dalam keadaan aman,” ungkap Wahyu dalam keterangan resmi kepada wartawan, Senin (12/05/2025).

Peledakan pertama dilakukan di dua lubang sumur yang telah dipersiapkan. Proses peledakan berlangsung sesuai prosedur dan telah dinyatakan aman.

“Selanjutnya, penyusun amunisi untuk persiapan pemusnahan di dalam dua lubang sumur yang telah disiapkan. Setelah seluruh tim pengamanan masuk ke pos masing-masing untuk melakukan pengamanan dan dinyatakan aman, maka dilakukan peledakan di dua sumur untuk dihancurkan. Proses peledakan di dua sumur ini, berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman,” jelas Wahyu.

Tim selanjutnya bersiap untuk menghancurkan detonator sisa di lubang yang telah disiapkan secara terpisah. Namun, saat proses penyusunan detonator sedang berlangsung, terjadi insiden ledakan mendadak.

“Di luar dua sumur, telah disiapkan satu lubang yang peruntukannya untuk menghancurkan detonator yang selesai digunakan dalam penghancuran dua sumur sebelumnya, termasuk sisa detonator yang ada. Saat tim penyusun munisi sedang menyusun detonator di lubang tersebut, secara tiba-tiba terjadi insiden ledakan dari dalam lubang, hingga mengakibatkan 13 korban meninggal dunia,” tutup Wahyu

Belum ada informasi tambahan terkait penyebab pasti insiden ledakan amunisi secara tiba-tiba tersebut. Pihak TNI AD masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui detail insiden dan memastikan penyebabnya, hingga menelan korban jiwa sebanyak 13 orang.(chd).

Tags: AmunisiKabid Humas Polda JabarLedakan garutpolda jabar

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Senin 20/4/2026 Rp 2.840.000 Per Gram

Editor
20 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Senin 20/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.840.000 per gram sebelum...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau proses pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan hewan kurban di Pusat Kesejahteraan Kavaleri (Pussenkav), Jalan Salak, Kelurahan Turangga, Selasa (3/6).

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Editor
20 April 2026

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 58 persen penyakit yang menular ke manusia berasal dari hewan. Karena itu, pengawasan hewan kurban bukan...

Penertiban parkir liar di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

Editor
20 April 2026

Dari hasil operasi, petugas berhasil menindak puluhan kendaraan yang melanggar. Sebanyak 5 sepeda motor diangkut. Sedangkan 14 kendaraan roda empat...

71 tahun peringatan Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Editor
20 April 2026

KAA merupakan tonggak besar dalam sejarah diplomasi dunia yang memperkuat posisi Indonesia sebagai penghubung negara-negara Asia dan Afrika. SATUJABAR, BANDUNG...

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat menghadiri kegiatan Panen Kopi Bersama bertema “Sinergi Petani dan Pemerintah Daerah Menuju Kopi Kuningan Go Internasional” di Kebun Kopi Blok Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Luar Biasa! Produk Kopi Kuningan Ikuti World of Coffee Asia 2026 di Thailand

Editor
19 April 2026

Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui dan mampu bersaing di tingkat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.