• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabid Humas Polda Jabar: Amunisi Tidak Layak Berasal dari Gupusmu Jakarta Dalam Ledakan di Garut

Editor
Senin, 12 Mei 2025 - 08:11
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT – Sebanyak 13 orang tewas, terdiri dari empat anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan sembilan orang warga sipil, dalam insiden ledakan amunisi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Amunisi bekas sudah tidak layak pakai, atau sudah kedaluwarsa, yang diledakan tersebut, berasal dari Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III Jakarta.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol. Hendra Rochmawan, amunisi yang diledakan dalam insiden yang menewaskan 13 orang, terdiri dari empat anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan sembilan orang warga sipil, merupakan amunisi bekas sudah tidak layak pakai, atau sudah kadaluarsa. Amunisi berasal dari Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III Jakarta.

RelatedPosts

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

“Telah terjadi kecelakaan disposal, mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, saat dilakukan pemusnahan amunisi tidak layak pakai, atau sudah kadaluarsa. Amunisi berasal dari Gupusmu (Gudang Pusat Munisi) III Jakarta,” ujar Hendra, dalam keterangannya, Senin (12/05/2025).

Hendra menyebutkan, ke-13 korban tewas, merupakan anggota TNI AD dari Gupusmu III Jakarta, dan warga sipil yang berasal di wilayah sekitar lokasi kejadian (lokasi peledakan).

“Korban meninggal dunia dari masyarakat sipil, dan anggota TNI AD dari Tim Gupusmu III Jakarta,” kata Hendra.

Kronologi Kejadian
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengungkapkan, kronologi peristiwa ledakan amunisi tidak layak pakai, terjadi saat proses pemusnahan amunisi oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan TNI AD, Jakarta.

Menurut Wahyu, pemusnahan amunisi berlangsung di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/05/2025) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum pelaksanaan, telah dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan terhadap seluruh personel dan lokasi peledakan untuk memastikan keamanannya.

“Pada awal kegiatan secara prosedur telah dilaksanakan pengecekan terhadap personel maupun berkaitan dengan lokasi peledakan. Semuanya dinyatakan dalam keadaan aman,” ungkap Wahyu dalam keterangan resmi kepada wartawan, Senin (12/05/2025).

Peledakan pertama dilakukan di dua lubang sumur yang telah dipersiapkan. Proses peledakan berlangsung sesuai prosedur dan telah dinyatakan aman.

“Selanjutnya, penyusun amunisi untuk persiapan pemusnahan di dalam dua lubang sumur yang telah disiapkan. Setelah seluruh tim pengamanan masuk ke pos masing-masing untuk melakukan pengamanan dan dinyatakan aman, maka dilakukan peledakan di dua sumur untuk dihancurkan. Proses peledakan di dua sumur ini, berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman,” jelas Wahyu.

Tim selanjutnya bersiap untuk menghancurkan detonator sisa di lubang yang telah disiapkan secara terpisah. Namun, saat proses penyusunan detonator sedang berlangsung, terjadi insiden ledakan mendadak.

“Di luar dua sumur, telah disiapkan satu lubang yang peruntukannya untuk menghancurkan detonator yang selesai digunakan dalam penghancuran dua sumur sebelumnya, termasuk sisa detonator yang ada. Saat tim penyusun munisi sedang menyusun detonator di lubang tersebut, secara tiba-tiba terjadi insiden ledakan dari dalam lubang, hingga mengakibatkan 13 korban meninggal dunia,” tutup Wahyu

Belum ada informasi tambahan terkait penyebab pasti insiden ledakan amunisi secara tiba-tiba tersebut. Pihak TNI AD masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui detail insiden dan memastikan penyebabnya, hingga menelan korban jiwa sebanyak 13 orang.(chd).

Tags: AmunisiKabid Humas Polda JabarLedakan garutpolda jabar

Related Posts

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu dari sembilan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, korban hilang dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8...

Cadangan devisa emas,harga patokan ekspor emas

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua September 2026. HPE emas ditetapkan...

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia telah menyepakati penandatanganan MoU. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengembangkan layanan telekomunikasi melalui kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merespons dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum...

Penegakan hukum pada kasus pelanggaran yang akibatkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Image: Humas Kemenhut)

Kemenhut Proses 31 Kasus Pelanggaran yang Akibatkan Karhutla

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kebakaran hutan. Saat ini...

Pemadaman api di TPAS Galuga.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga Sudah Tidak Membara, Kerja Keras Semua Pihak

Editor
15 September 2026

BOGOR - Petugas gabungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga berhasil memadamkan seluruh titik api. Dengan peralatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.