• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jaga Kamtibmas dan Dorong Iklim Investasi, Pemprov Jabar Sepakat Kerjasama Bersama Dua Polda

Editor
Jumat, 16 Mei 2025 - 07:23
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dan Kapolda, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dan Kapolda, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) sepakat bekerjasama dan berkomitmen dengan Polda Jabar dan Polda Metro Jaya, dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Komitmen bersama dalam menjaga Kamtibmas di seluruh wilayah di Jawa Barat, sekaligus untuk mendorong iklim investasi agar tumbuh kondusif.

Menurut Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, kesepakatan dan komitmen bersama dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sangat penting karena wilayah Jabar berada di dua wilayah hukum, atau dua yurisdiksi kepolisian. Untuk itu, kerjasama dan komitmen dituangkan dalam nota kesepakatan dengan Polda Jabar, dan Polda Metro Jaya, yang mencakup wilayah hukum Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Kota Depok.

RelatedPosts

Hilirisasi Nikel Temui Kendala Tren Global

Pertamina Bukukan Pendapatan Tahun 2025 Sebesar Rp1.167,99 Triliun

Menhaj Sambut Jemaah Haji di Jambi

“Perjanjian ini menyangkut banyak hal. Pertama, meningkatkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk menyangkut ketentraman warga. Kedua, untuk mendorong iklim investasi agar tumbuh kondusif, yang pada akhirnya bisa menciptakan banyak lapangan kerja di Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi, kepada wartawan, Jumat (16/05/2025).

Dedi Mulyadi mengungkapkan,
langkah sinergi dengan dua Polda, juga bertujuan menguatkan keamanan di wilayah kawasan industri, termasuk upaya perlindungan terhadap pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), serta pasar tradisional. Dedi Mulyadi menginginkan, seluruh tempat di Jawa Barat aman buat warga beraktifias, dan para pelaku usaha.

Dedi Mulyadi menambahkan, Pemprov Jabar juga menggandeng Polri untuk meningkatkan kedisiplinan generasi muda, terutama dalam berlalu lintas. Anak di bawah umur dilarang menggunakan kendaraan bermotor, kecuali jarak sekolahnya jauh.

Selain itu, terkait pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, serta minuman keras (miras) oplosan yang menyasar kalangan remaja. Dedi Mulyadi berencana menerapkan pembatasan jam malam di luar rumah bagi pelajar di hari sekolah.

“Jam tertentu akan saya berlakukan pada hari belajar. Tidak boleh lagi nongkrong di atas jam 8 malam, misalnya. Mereka harus berada di rumah, karena di luar godaannya terlalu banyak,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengklaim, sinergi lintas sektoral yang dibangun mulai menunjukkan hasil positif. Angka tawuran pelajar mulai menurun, kesadaran bersekolah meningkat, dan anak-anak mulai terbiasa berjalan kaki.

“Saya bersyukur, angka tawuran pelajar di berbagai tempat mengalami penurunan. Anak bersekolah dengan baik, anak mulai senang dan menikmati berjalan kaki ke sekolah. Ini sinyal, semua kebijakan akan berjalan, apabila dilakukan sinergi,” jelas Dedi Mulyadi.

Berantas Premanisme
Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menyatakan, pihaknya berkomitmen memberantas aksi premanisme di semua daerah di wilayah hukum Polda Jabar. Rudi juga menjamin, wilayah hukumnya menjadi wilayah yang aman untuk berinvestasi.

“Tadi, kami sudah bicarakan dengan Gubernur, Walikota, dan Bupati, serta seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Jabar. Kita sepakat dan berkomitmen memberantas segala bentuk aksi premanisme. Kita juga menjamin wilayah hukum Polda Jabar aman untuk berinvestasi,” ungkap Rudi.

Rudi mengungkapkan, Polda Jabar telah menindak ratusan orang yang yang diduga merupakan preman yang kerap meresahkan masyarakat. Tercacat, sebanyak 177 orang teridentifikasi sebagai preman, yang sudah dijadikan sebagai tersangka atas perbuatannya melakukan pemerasan di kawasan industri dan pasar tradisional.

“Operasi Pekat (penyakit masyarakat) sudah kita gelar selama sepuluh hari, dan sudah 177 orang ditetapkan tersangka. Kita tegas, tidak ada tempat buat segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Polda Jabar,” tegas Rudi.

Rudi menyebutkan, aksi premanisme dengan melakukan pemerasan, atau pemakalan dengan meminta jatah, mulai dari lingkungan perumahan, dan pasar-pasar rakyat, dimana para pedagang-kecil diminta uang jatah, parkir liar, hingga pabrik-pabrik di kawasan industri.(chd).

Tags: dedi mulyadigubernur jabarirjen rudi kurniawankapolda jabar

Related Posts

Pertambangan di Indonesia,hilirisasi timah,mineral kritis,mineral strategis

Hilirisasi Nikel Temui Kendala Tren Global

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global menghadapi tantangan baru seiring pesatnya...

Pertamina.(Foto: Dok. Pertamina)

Pertamina Bukukan Pendapatan Tahun 2025 Sebesar Rp1.167,99 Triliun

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Di tengah dinamika industri energi global dan...

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut jemaah haji di Aula Asrama Haji Antara Provinsi Jambi, Rabu malam (24/6/2026).(Foto: Kemenhaj)

Menhaj Sambut Jemaah Haji di Jambi

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAMBI - Sebanyak 444 jemaah haji BTH-20 asal Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi tiba kembali di Tanah Air...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Buka Call Center, Dugaan Korban Lain Taufik Hidayat Buat Melapor

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Penyidik Polda Jawa Barat masih mendalami kemungkinan ada korban Taufik Hidayat lainnya dalam kasus penyekapan dan penganiayaan, selain YT,...

Pemerintah Kabupaten Kuningan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI, meningkat dari opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima pada tahun sebelumnya.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Pemkab Kuningan Raih Opini WTP atas LKPD 2025

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI,...

Kereta Wisata Priority

Kereta Wisata Priority untuk Liburan Lebih Nyaman

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat minat pelanggan terhadap Kereta Wisata Priority terus meningkat. Pada periode Januari–Mei...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.