• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jabar Tertinggi Kasus Keracunan MBG, Korban Capai Ribuan Orang

Editor
Sabtu, 27 September 2025 - 02:29
Ilustrasi menu MBG.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi menu MBG.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Kasus keracunan massal makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat tertinggi hinga total korbannya mencapai ribuan orang. Jumlah korban keracunan terbanyak yang menimpa pelajar dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK), tercatat di empat kecamatan.

Sejak dilaksanakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar yang digagas pemerintah Prabowo-Gibran, memunculkan masalah. Kasus keracunan makanan yang disajikan program MBG terjadi di sejumlah daerah, tertinggi di Jawa Barat dengan total korban mencapai ribuan pelajar.

RelatedPosts

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Berdasarkan sata Badan Gizi Nasional (BGN), total kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional, mencapai 4.711 kasus. Kasus keracunan MBG yang menimpa pelajar dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK), tersebar di tiga wilayah di Indonesia.

Jawa Barat menjadi daerah tertinggi terjadinya kasus keracunan MBG, dengan korban terbanyak 2.606 orang sejak Januari 2025. Dari kejadian di wilayah Jawa Barat, empat kecamatan tercatat paling banyak korbannya.

Berikut daftar kasus keranunan MBG di Kabupaten/Kota di Jawa Barat:

– Kabupaten Indramayu 14 Januari 2025: di Sindang Kenanga 6 korban. 22 Agustus 2025 di Gabuswetan 2 korban.

– Kabupaten Karawang 14 Agustus 2025: di Malajaya: 82 korban.

– Kabupaten Cianjur 21 April 2025: di Limbangansari: 254 korban. Puluhan siswa MAN 1, SMP PGRI 1, Santriwati Ponpes Darul Qur’an Assaten, MTs Islamiyah, SMP Budi Luhur Cugenang, terbaru 30 murid SDN Taruna Bakti pada 25 September 2025.

– Kota Bandung 30 April 2025: di Kecamatan Coblong: 320 korban.

– Kabupaten Tasikmalaya Mei 2025: 400 pelajar TK hingga SMP, 38 korban di Kecamatan Mangunjaya: 13 korban do Kecamatan Cikalong, dan 39 korban di Kecamatan Karangnunggal.

– Kabupaten Sukabumi 6 Agustus 2025: di Kecamatan Cilodong 15 korban. 24 September 2025: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi melaporkan tambahan 32 korban.

– Kabupaten Garut 18 September 2025: di Kecamatan Kadungora 565 hingga 657 korban berasal dari 150 kasus keracunan MBG di Kabupaten Garut.

– Kabupaten Sumedang 25 September 2025: 164 korban di tiga sekolah di Kecamatan Ujungjaya.

– Kabupaten Bandung Barat sebagai daerah dengan kasus terbesar dan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) September 2025: 1.315 pelajar PAUD hingga SMA/SMK mengakami keracunan MBG sejak 22–25 September 2025. Rinciannya: 475 korban di Kecamatan Cipongkor, 500 korban di Kecamatan Cipongkor, dan 60 korban di Kecamatan Cihampelas.

Sebagai wilayah tertinggi korban keracunan program MBG, Jawa Barat menghadapi krisis kesehatan masyarakat. Kabupaten Bandung Barat jumlah korban terbanyak, kemudian Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, dan Kota Bandung.

Trauma
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengkhawatirkan dampak psikologis alibat kasus keracunan program MBG. Meski kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah tersebut, dilaporkan tidak sampai menimbullan korban jiwa.

“Sampai hari ini tidak ada korban meninggal, tetap itu menimbulkan trauma. Traumanya adalah anak-anak yang seharusnya mendapat asupan gizi, malah menjadi keracunan, kan bisa menjadi trauma,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menegaskan, evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan Pihak vendor penyedia makanan dan semua yang terlibat, harus mampu menjaga kualitas sesuai standar, termasuk harga dan kandungan gizinya.

“penyelenggara kegiatannya mampu atau tidak. Makanan yang disajikan sesuai standar dan harga, atau tidak. Kedua hal itu akan menjadi objek penyelidikan,” tegas Dedi Mulyadi.

Tags: dedi mulyadigubernur jawa baratJabar Tertinggijawa baratkabupaten bandung baratkeracunan mbgRibuan Korban

Related Posts

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Tabung gas.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga menghadirkan beragam promo istimewa Bright Gas bagi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 28/2/2026 Rp 3.085.000 Per Gram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 28/2/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.085.000 per gram sebelum...

Image: BMKG

BMKG: Waspadai Akun Palsu InaEEWS di Instagram dan Telegram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform...

Kabah di Mekkah Arab Saudi.(Foto: Dok. Kementerian Haji)

Perhatian! Arab Saudi Perketat Aturan Umrah di Bulan Ramadan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada musim puncak Ramadan 1447 Hijriah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.