• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

IPDN Pastikan Penyebab Calon Praja Meninggal Bukan Alami Kekerasan

Editor
Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:09
Calon Praja IPDN, Maulana Izzat Nurhadi.(Foto:Istimewa).

Calon Praja IPDN, Maulana Izzat Nurhadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUMEDANG–Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memastikan, penyebab meninggalnya calon Praja IPDN, Maulana Izzat Nurhadi, 20 tahun, karena mengalami henti jantung bukan mengalami kekerasan. Sudah tidak ada aktivitas kekerasan di Kampus IPDN dalam setiap kegiatan.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Arief M. Edie, meluruskan informasi yang beredar, khususnya di media sosial (medsos), terkait dugaan terjadi kekerasan atas meninggalnya calon Praja IPDN, Maulana Izzat Nuhadi, 20 tahun. Arief memastikan, Maulana Izzat tidak mengalami kekerasan, dan belum bertemu Praja IPDN senior-seniornya.

RelatedPosts

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

“Ada informasi dugaan terjadi kekerasan, sama sekali tidak ada. Calon Praja (Maulana Izzat) juga belum bertemu dengan Praja senior-seniornya,” ujar Arief kepada wartawan di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (10/10/2025).

Arief menegaskan, sudah tidak ada aktivitas kekerasan, alias zero kekerasan di Kampus IPDN dalam setiap kegiatan. Apalagi dalam proses pendidikan dasar (diksar), tidak melibatkan IPDN dan Praja IPDN

Arief menjelaskan, kondisi Maulana Izzat sudah dinyatakan berhak mengikuti diksar di Kampus IPDN. Kondisinya baik selama mengikuti proses seleksi, mulai tes kesehatan.

“Dari Malut (Maluku Utara), dia (Maulana Izzat) ikut tes di sana, ada dua tahap tes kesehatan. Tes kesehatan pertama dan kedua, dalam kondisi baik,” jelas Arief.

Arief mengungkapkan, semua calon Praja IPDN saat mengikuti diksar belum berhubungan dengan senior-seniornya, masih ditangani oleh tim diksar. Selain itu, diksar juga tidak melibatkan IPDN, karena masih sebagai calon praja dan tidak ada unsur kekerasan dalam diksar.

“Jadi, tidak ada luka-luka, karena kecapean juga tidak. Semua murni, karena almarhum mengalami henti detak jantung,” ungkap Arief

Kegiatan para calon Praja IPDN selama mengikuti diksar, lebih banyak aktivitas baris berbaris di lingkungan Kampus IPDB. Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), waktunya selama satu minggu.

“Diksar ini latihan PBB saja, waktunya hanya satu minggu. Jadi, tidak ada yang gimana-gimana, yang aneh-aneh hanya latihan baris berbaris,” tutup Arief.

Sebelumnya diberitakan, calon Praja IPDN asal Maluku Utara (Malut), meninggal dunia saat mengikuti proses pendidikan dasar di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Calon Praja IPDN bernama Maulana Izzat Nurhadi, 20 tahun, sebelumnya jatuh pingsan saat mengikuti apel malam sebelum istirahat tidur.

Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN, Arief M. Edie, membenarkan informasi meningganya Maulana Izzat Nurhadi. Calon Praja IPDN Angkatan XXXVI asal Maluku Utara tersebut, meninggal dunia, pada Rabu (08/10/2025) malam.

“Benar, calon praja meninggal dunia. Meninggal pada Rabu (08/10/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB, ujar Arief dalam keterangannya kepada wartawan, Jum’at (10/10/2025).

Arief mengatakan, Maulana Izzat sebelumnya jatuh pingsan saat mengikuti apel malam di Kampus IPDN, sebelum istirahat tidur. Pihak IPDN langsung membawa Maulana ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (Unpad), Kampus Jatinangor, untuk mendapat pertolongan medis.

Saat sudah dalam penanganan tim medis, Maulana mengalami sudah mengalami henti jantung. Maulana kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Maulana sudah diberangkatkan ke rumah duka di daerah asal di Maluku Utara, pada Kamis (09/10/2025). Jenazah Maulana sudah diserahkan kepada orangtuanya, dan pihak keluarga menerimanya.

Tags: Arief M. EdieAsal Maluku UtaraCalon Praja IPDN Meninggal Duniaipdnjatinangorjawa baratKabupaten SumedangMaulana Izzat NurhadiWakil Rektor Bidang Administrasi IPDN

Related Posts

Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat, dan saat ini operasi pencarian difokuskan untuk menemukan satu awak kapal yang masih dalam pencarian.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Editor
26 Juli 2026

12 Penumpang kapal yang merupakan warga asing berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Tim kini fokus untuk menemukan satu awak kapal...

Buruan SAE Kota Bandung. Pertanian, Organik

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Buruan SAE Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Atas undangan resmi World Food...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri musyawarah pemilihan Ketua IKA Unpad kepengurusan Kota Bandung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Sabtu 25 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pengurus Kota Bandung untuk terus...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

3 Anggota Polda Jabar Disanksi Buntut Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengakui, tiga pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap satpam proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(Foto: Humas Kemenpar)

KEK Samota Didorong Jadi Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Editor
25 Juli 2026

KEK Samota berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan. SATUJABAR,...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Komdigi)

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Komdigi Siapkan Payung Hukum

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik dan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggara jasa telekomunikasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat