• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ini Alasan Lucky Hakim Pilih Liburan ke Jepang

Editor
Kamis, 10 April 2025 - 08:15
Bupati Indramayu Lucky Hakim.(Foto: Diskominfo Indramayu)

Bupati Indramayu Lucky Hakim.(Foto: Diskominfo Indramayu)

Lucky baru menyadari bahwa sebagai seorang bupati, dirinya tidak bisa menikmati libur seperti ASN.

INDRAMAYU – Pelesiran Bupati Indramayu Lucky Hakim ke Jepang di saat libur Lebaran Idul Fitri 2025 kemarin, mendapat sorotan luas. Hal itu dikarenakan kepergiannya tersebut tanpa seizin Kemendagri dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Lucky pun telah dimintai keterangannya oleh Kemendagri. Ia juga telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Sikap Lucky yang mau mengakui kesalahannya itupun diapresiasi oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dalam unggahannya di akun Tiktok @dedimulyadi official, gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu menyebut sikap tersebut sangat baik untuk seorang pemimpin.

Menaggapi unggahan KDM, Lucky pun mengaku bersyukur. Meski demikian, dia tetap merasa bersalah dan meminta maaf.

“Ya Alhamdulillah. Saya punya salah, saya minta maaf. Dan saya menerima apapun nanti konsekuensinya. Saya berserah diri pada Allah,” ucap Lucky di Pendopo Kabupaten Indramayu.

Lucky mengungkapkan, sebagai orang yang bersalah, dirinya tidak berharap untuk dipuji. Dia mengaku, sudah merasa senang jika kesalahannya dimaafkan.

“Maaf bukan cuma dari Pak Gubernur ya. Maaf (juga) dari Pak Menteri, dari Pak Wamen, dari seluruh masyarakat Indonesia. Dan terutama saya mohon maaf pada masyarakat Indramayu karena kan saya ini pemimpin Indramayu yang salah persepsi gitu loh,” tuturnya.

Lucky menyatakan, baru menyadari bahwa sebagai seorang bupati, dirinya tidak bisa menikmati libur seperti ASN. Kejadian kali ini pun menjadi pelajaran yang berharga baginya.

 

Pantau PMI di Jepang

Sementara itu, ketika ditanya alasan memilih Jepang sebagai tujuan liburannya, Lucky memberikan penjelasan. Dia menyatakan, tak hanya sekedar liburan, hal itu juga dilakukannya sembari melihat berbagai peluang mengingat banyak warga Indramayu yang menjadi pekerja migran di Jepang.

“Nah ini bukan pembelaan lagi ya. Salah mah tetap salah. Tapi, sebenarnya saya tuh sudah janjian sama orang-orang (warga Indramayu) yang bekerja di Jepang,” ujar Lucky.

“Kemarin saya rencananya mau ketemu sama mereka itu supaya mereka ketika berangkat jadi pekerja, pulang jadi pengusaha. Gimana caranya supaya mereka itu punya afiliasi bisnis ataupun entrepreneurship,” ujarnya.

 

Kembali Kerja

Bupati Indramayu Lucky Hakim, kembali bekerja melaksanakan tugasnya usai diperiksa Kemendagri di Jakarta kemarin. Pemeriksaan itu terkait kepergiannya ke Jepang untuk berlibur di momen libur Lebaran 2025.

Lucky mengawali kegiatannya hari ini dengan meninjau kondisi Sungai Cimanuk (Tjimanoek) yang membelah wilayah Indramayu Kota di daerah Bojongsari, Kecamatan Indramayu.

Permukaan sungai itu selama ini tertutupi oleh eceng gondok dan kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya, selain menggangu ekosistem pengairan, keberadaan gulma itu juga membuat air menjadi tersumbat, terutama saat mengalami peningkatan debit.

Melihat hal itu, Lucky langsung menurunkan dua unit excavator untuk melakukan pembersihan dan pengangkatan eceng gondok. Lucky mengatakan, kewenangan sungai Tjimanoek sebenarnya berada di bawah BBWS Cimanuk Cisanggarung.

Namun, dia mengatakan, pembersihan eceng gondok itu harus segera dilakukan. “Saya sudah koordinasi dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung yang mempunyai kewenangan terhadap sungai ini. Kita tidak bisa biarkan terlalu lama, untuk itu melalui Dinas PUPR kita lakukan pembersihan,” kata Lucky.

Pembersihan eceng gondok membutuhkan waktu sekitar satu bulan karena jumlahnya yang sangat banyak. Untuk itu, kedepannya harus ada petugas yang rutin membersihkan gulma tersebut. (yul)

Tags: bupati indramayukembali kerjakemendagriLucky Hakimminta maaf

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.