• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Hadapi Tantangan dalam Melindungi Kearifan Lokal dari Modernisasi dan Biopiracy

Editor
Jumat, 06 September 2024 - 09:01
BRIN

BRIN

BANDUNG – Indonesia, yang dikenal dengan kearifan lokalnya yang kaya dan beragam, kini menghadapi ancaman serius terhadap keberlanjutan nilai-nilai tradisional tersebut.

Modernisasi dan globalisasi menjadi tantangan utama, di mana generasi muda semakin tertarik pada budaya modern, sehingga berpotensi mengikis kekayaan budaya lokal.

RelatedPosts

Harta Karun Mineral di Laut Dalam Indonesia, BRIN: Potensinya Besar

Waspada! Pria Berpistol Sasar Ponsel di Kota Bandung ‘Berkeliaran’ Dinihari

Diduga Berselingkuh, Anggota DPRD dan Istri Kuwu di Cirebon Dilaporkan ke Polisi

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, mengungkapkan kekhawatirannya terkait ancaman biopiracy, yaitu pembajakan sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional oleh pihak asing.

“Keberadaan biopiracy menimbulkan kekhawatiran akan distribusi manfaat yang tidak adil dari komersialisasi sumber daya hayati, yang dapat mengancam kelangsungan hidup masyarakat lokal dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara berkembang,” ujarnya dalam acara Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) Hasil Riset dan Inovasi Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Keragaman Hayati di Daerah”.

Acara yang diadakan di Jakarta pada Selasa (3/9) tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pemangku kepentingan tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual yang berbasis pada kearifan lokal dan sumber daya hayati.

Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Andes Hamuraby Rozak, menjelaskan bahwa workshop ini juga bertujuan untuk mendokumentasikan potensi, peran, dan praktik kearifan lokal dalam perlindungan sumber daya alam hayati.

“Diharapkan setelah kegiatan ini, akan ada peningkatan kesadaran dan implementasi kebijakan yang lebih baik terkait perlindungan dan pengelolaan Kekayaan Intelektual berbasis kearifan lokal, serta terciptanya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta,” tambah Rozak melalui siaran pers.

Workshop ini diikuti oleh diskusi kelompok yang dibagi berdasarkan wilayah dan topik, serta melibatkan berbagai satuan kerja di BRIN dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong langkah-langkah strategis untuk menjaga dan memanfaatkan kekayaan lokal Indonesia secara berkelanjutan.

Tags: BRIN

Related Posts

Indonesia-OceanX Siap Eksplorasi Laut Dalam Indonesia

Harta Karun Mineral di Laut Dalam Indonesia, BRIN: Potensinya Besar

Editor
24 April 2026

Tiga target mineral pasar global: nodul polimetalik, sulfida masif dasar laut, serta kerak feromangan kaya kobalt. Proyeksi kandungan di Kawio...

Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku kejahatan jalanan todongkan pistol.(Foto:Istimewa).

Waspada! Pria Berpistol Sasar Ponsel di Kota Bandung ‘Berkeliaran’ Dinihari

Editor
24 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi pelaku kejahatan jalanan menyasar ponsel korbannya dengan menodongkan senjata api di Kota Bandung, Jawa Barat, terekam kamera pengawas,...

Ilustrasi perselingkuhan.(Foto:Istimewa).

Diduga Berselingkuh, Anggota DPRD dan Istri Kuwu di Cirebon Dilaporkan ke Polisi

Editor
24 April 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang anggota DPRD diduga berselingkuh dengan istri kepala desa (kades), atau kuwu, di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kuwu...

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri.(Foto: Humas Kemenperin)

Soal SPK Fiktif LHS, Kemenperin: Institusi Korban Pencatutan

Editor
24 April 2026

Kemenperin menghormati hak hukum para vendor yang menempuh jalur perdata. Namun, hendaknya tuntutan ganti rugi seharusnya ditujukan secara personal kepada...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Jum’at 24/4/2026 Rp 2.805.000 Per Gram

Editor
24 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Jum’at 24/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.805.000 per gram sebelum...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Usung Transparansi dan Akuntabilitas, BGN Buka Akses Cek Data MBG

Editor
24 April 2026

Ke depan, BGN akan mengembangkan sistem integrasi berbasis Application Programming Interface (API) yang memungkinkan penggabungan data dari berbagai kementerian dalam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.