• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indeks Kepercayaan Industri Manufaktur November 2024 Naik, Didorong Permintaan Domestik yang Tinggi

Editor
Jumat, 29 November 2024 - 06:28
kinerja Ekonomi jawa barat,indeks harga perdagangan besar,bps

Kawasan industri (bappeda Jabar)

BANDUNG – Kinerja industri manufaktur Indonesia menunjukkan tren positif meskipun di tengah ketidakstabilan kondisi global. Berdasarkan hasil analisis Tim Analis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Kementerian Perindustrian, pada bulan November 2024, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) tercatat mencapai 52,95, yang menunjukkan ekspansi. Angka ini meningkat 0,20 poin dibandingkan dengan Oktober 2024 dan 0,52 poin dibandingkan dengan November 2023.

“Peningkatan IKI bulan November ini ditopang oleh ekspansi 21 subsektor yang menyumbang 99,3% terhadap PDB Industri Manufaktur Nonmigas pada Triwulan II 2024,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (28/11).

RelatedPosts

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Peningkatan ini juga didorong oleh sejumlah faktor, antara lain kenaikan ekspansi indeks pesanan baru sebesar 2,58 poin menjadi 54,2, meskipun indeks persediaan sedikit menurun 1,18 poin menjadi 54,68 dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, sektor produksi menunjukkan kontraksi dengan penurunan 2,84 poin menjadi 49,72 akibat penguatan nilai tukar dolar AS yang menyebabkan kenaikan harga bahan baku impor.

Menurut Febri, meskipun sektor industri berorientasi ekspor menghadapi tantangan berupa penurunan permintaan global, sektor yang berfokus pada pasar domestik mencatatkan kinerja yang lebih baik. “Industri yang berorientasi pasar domestik masih menunjukkan performa yang baik berkat berbagai program pemerintah, seperti hilirisasi industri dan pemberian makan bergizi gratis,” jelasnya.

Indeks IKI bulan November juga menunjukkan kinerja yang baik pada tiga subsektor utama, yaitu Industri Peralatan Listrik, Industri Minuman, dan Industri Pencetakan dan Media Reproduksi. Kinerja subsektor Industri Peralatan Listrik, misalnya, dipengaruhi oleh penyelesaian proyek PLN dan peningkatan permintaan peralatan pengisi daya baterai untuk kendaraan listrik umum (SPKLU). Sementara itu, Industri Minuman didorong oleh persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun, terdapat dua subsektor yang mengalami kontraksi, yaitu Industri Pengolahan Lainnya dan Reparasi serta Pemasangan Mesin dan Peralatan. Industri Pengolahan Lainnya yang lebih berorientasi ekspor, seperti produk perhiasan dan alat musik, menghadapi penurunan ekspor akibat pelambatan ekonomi negara tujuan ekspor. Sementara itu, subsektor Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan mengalami kontraksi karena penurunan permintaan domestik.

Lebih lanjut, analisis berdasarkan orientasi pasar menunjukkan bahwa IKI untuk industri yang berorientasi pasar domestik lebih tinggi dibandingkan dengan yang berorientasi ekspor. IKI untuk industri domestik tercatat 53,33, sementara IKI untuk industri ekspor berada di angka 52,39. Sebanyak 20 subsektor industri domestik mengalami ekspansi, sementara subsektor yang mengalami kontraksi terutama di sektor pengolahan tembakau dan pengolahan lainnya, yang terdampak penurunan permintaan.

Febri juga menyoroti bahwa IKI yang meningkat ini menunjukkan tingginya permintaan domestik yang didorong oleh keyakinan masyarakat terhadap pemerintahan baru. “Peningkatan keyakinan ini tercermin dalam kegiatan usaha yang lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya, dengan proporsi 30,8% pelaku industri melaporkan kondisi usaha membaik,” tambahnya.

Namun demikian, meskipun pasar domestik menunjukkan optimisme, Febri mengingatkan bahwa perlambatan ekonomi domestik juga dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global dan ketidakpastian terkait pemilihan presiden di Amerika Serikat. Hal ini menambah tantangan bagi industri manufaktur dalam menjaga stabilitas produksi dan nilai tukar Rupiah.

Sebagai langkah tindak lanjut, Kemenperin menegaskan pentingnya kebijakan pro-industri yang mendukung pasar domestik, termasuk kebijakan pembatasan impor produk jadi, yang akan memperkuat pasar domestik dan mendongkrak nilai IKI industri manufaktur Indonesia.

Tags: industrikemenperinmanufaktur

Related Posts

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Tabung gas.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga menghadirkan beragam promo istimewa Bright Gas bagi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 28/2/2026 Rp 3.085.000 Per Gram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 28/2/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.085.000 per gram sebelum...

Image: BMKG

BMKG: Waspadai Akun Palsu InaEEWS di Instagram dan Telegram

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform...

Kabah di Mekkah Arab Saudi.(Foto: Dok. Kementerian Haji)

Perhatian! Arab Saudi Perketat Aturan Umrah di Bulan Ramadan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada musim puncak Ramadan 1447 Hijriah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.