• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

HUT KOTA BANDUNG Ke-215: Mengenal Balai Kota Bandung, Dulunya Gudang Kopi

Editor
Jumat, 26 September 2025 - 04:07
Balai Kota Bandung

Balai Kota Bandung (FOTO: Humas Kota Bandung)

Di tengah hiruk-pikuk Bandung, berdiri megah sebuah kompleks bersejarah: Balai Kota Bandung. Banyak orang mengenalnya sekarang sebagai kantor Wali Kota, tempat berbagai kebijakan untuk kota kembang ini dilahirkan. Tapi, tak banyak yang tahu, gedung ini punya cerita panjang sejak zaman kolonial.

Awalnya, pada tahun 1920-an, gedung ini bukanlah balai kota. Ia dibangun sebagai kantor perkebunan Preanger (Karesidenan Priangan), tempat administrasi para pengelola perkebunan kopi, teh, dan kina yang menjadi komoditas utama Belanda di Jawa Barat. Tak heran arsitekturnya kental dengan gaya kolonial yang elegan, lengkap dengan halaman luas nan rindang.

RelatedPosts

Liga Super Indonesia: Persib Menang 4-0 atas Isenmulang

Hylo Open 2026: Masuk Final, Jojo Siap Pertahankan Gelar

Bangunan Cagar Budaya, Farhan Siapkan Insentif PBB Rp1

Seiring berjalannya waktu, setelah Indonesia merdeka, gedung ini beralih fungsi menjadi pusat pemerintahan Kota Bandung. Dari sinilah perjalanan Bandung sebagai kota modern mulai banyak diarahkan.

Kota Bandung sendiri berdiri pada 25 September 1810 yang ditandai dengan pemindahan ibu kota dari Dayeuhkolot ke kawasan Alun-alun Kota Bandung dimana terdapat Alun-alun, Masjid Agung dan Pendopo Bandung.

Pada 1927 Balai Kota Bandung resmi digunakan sebagai pusat pemerintahan.

Kini, Balai Kota Bandung bukan cuma kantor pemerintahan. Halamannya yang hijau dengan taman tematik—ada Taman Labirin, Taman Sejarah, sampai patung ikonik—jadi ruang publik favorit warga. Tempat ini seolah menyatukan masa lalu kolonial dengan wajah baru Bandung yang kreatif dan ramah warganya.

 

Kronologi singkat Balai Kota Bandung:

1819: Bangunan awal yang berfungsi sebagai gudang kopi (Koffie Pakhuis) didirikan oleh Andries de Wilde.

1923: Gudang kopi tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kolonial Belanda.

1927: Gudang kopi dirobohkan dan dibangun kembali menjadi gedung balai kota dengan arsitektur art deco.

1927: Gedung Balai Kota Bandung mulai ditempati dan menjadi pusat pemerintahan.

1935: Bangunan diperluas dengan tambahan bangunan baru di belakangnya.

Tags: Balai Kota Bandunghut kota bandung

Related Posts

Liga Indonesia, Liga Super,Logo Persib Bandung,persib

Liga Super Indonesia: Persib Menang 4-0 atas Isenmulang

Editor
1 November 2026

BANDUNG - Liga Super Indonesia atau BRI Super League 2026/2027 memasuki pekan ke-delapan bagi Persib Bandung dan Isenmulang Kalteng. Pada...

Hylo Open

Hylo Open 2026: Masuk Final, Jojo Siap Pertahankan Gelar

Editor
1 November 2026

SAARBRUCKEN, JERMAN – Turnamen bulu tangkis internasional Hylo Open 2026 berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman. Ajang BWF World Tour ini...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada Sidang Penetapan Cagar Budaya tahap II, di Hotel Novotel Kota Bandung, Jumat 30 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bangunan Cagar Budaya, Farhan Siapkan Insentif PBB Rp1

Editor
31 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan insentif berupa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hanya Rp1 bagi pemilik gedung cagar...

Ilustrasi judi online.(Foto:Istimewa).

Jawa Barat Juara Judol dan Pinjol, Pemprov Siapkan Langkah Longkret

Editor
31 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Provinsi Jawa Barat menempatkan diri di posisi teratas nasional, terbanyak masyaratanya terjerat judi online (judol) dan utang pinjaman online...

Hylo Open

Hylo Open 2026: Tiga Wakil Indonesia Berjuang di Babak Semifinal

Editor
31 Oktober 2026

SAARBRÜCKEN JERMAN - Berdasarkan data resmi BWF World Tour, Indonesia sukses menempatkan tiga wakil di babak semifinal turnamen BWF Super...

Seekor anak Banteng Jawa (Bos javanicus) berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(Foto: Kemenhut/BKSDA Jabar)

7 Banteng Jawa Penghuni Pangandaran yang Selamat dari Kepunahan

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Malam itu, Selasa (27/10/2026) pukul 22.23 WIB, sebuah keindahan monumental terjadi di sebuah padang rumput berpagar di Cagar...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.