• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Fosil Manusia Purba Pulang Kampung: Kemenangan Sejarah Indonesia di Leiden

Editor
Selasa, 30 September 2025 - 08:09
Fosil asli Pithecanthropus erectus (kini Homo erectus) yang ditemukan di Jawa pada tahun 1891. Fosil ini pernah dipamerkan dalam pameran ‘Dubois’ di Museum Nasional Sejarah Alam Naturalis di Leiden, Belanda. Ahli anatomi asal Belanda, Eugène Dubois, terinspirasi oleh teori evolusi Charles Darwin, lalu bertekad mencari manusia purba. Pada 1890-an, ia pertama kali mendeskripsikan spesies tersebut sebagai Pithecanthropus erectus (“manusia kera yang tegak”) berdasarkan sebuah calotte (tulang tempurung kepala) dan tulang paha yang tampak modern, ditemukan di tepi Sungai Bengawan Solo di Trinil, Jawa Tengah. Spesies ini kini diklasifikasikan sebagai Homo erectus, dan temuannya dikenal luas dengan sebutan Manusia Jawa (Java Man).(Foto dan teks: Wikipedia)

Fosil asli Pithecanthropus erectus (kini Homo erectus) yang ditemukan di Jawa pada tahun 1891. Fosil ini pernah dipamerkan dalam pameran ‘Dubois’ di Museum Nasional Sejarah Alam Naturalis di Leiden, Belanda.Ahli anatomi asal Belanda, Eugène Dubois, terinspirasi oleh teori evolusi Charles Darwin, lalu bertekad mencari manusia purba. Pada 1890-an, ia pertama kali mendeskripsikan spesies tersebut sebagai Pithecanthropus erectus (“manusia kera yang tegak”) berdasarkan sebuah calotte (tulang tempurung kepala) dan tulang paha yang tampak modern, ditemukan di tepi Sungai Bengawan Solo di Trinil, Jawa Tengah.Spesies ini kini diklasifikasikan sebagai Homo erectus, dan temuannya dikenal luas dengan sebutan Manusia Jawa (Java Man).(Foto dan teks: Wikipedia)

Di ruang pamer Museum Naturalis yang megah, suasana hening sejenak ketika sebuah kotak khusus berisi fragmen fosil manusia purba dipresentasikan. Fosil itu bukan sembarang fosil—ia adalah Pithecanthropus erectus, atau yang kini dikenal sebagai Homo erectus, hasil temuan Eugène Dubois di Trinil lebih dari satu abad lalu.

Hari itu, Jum’at 26 September 2025, saksi sejarah tercipta. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dengan langkah mantap maju menerima koleksi yang lama dirindukan tanah airnya: Koleksi Dubois, sebanyak 28 ribu artefak fosil, akhirnya resmi dipulangkan oleh Pemerintah Belanda.

RelatedPosts

Bali Spirit Festival Perkuat Posisi Indonesia di Industri Wellness Global

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Temui Menpora Erick Thohir, Sinergi Pengembangan Olahraga di Daerah

Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Hingga Akhir Tahun 2026!

“Hari ini kita menutup jurang sejarah dan memulihkan martabat pengetahuan yang lahir dari Trinil,” ucap Fadli dengan suara bergetar, penuh kebanggaan. “Kepulangan Koleksi Dubois adalah bukti diplomasi budaya Indonesia bekerja. Kepemilikan sah NKRI diakui, dan akses riset dunia tetap terjaga.”

Momen ini bukan sekadar serah terima. Ia adalah pemulihan kedaulatan, kemenangan strategis Indonesia, dan tanda babak baru hubungan diplomasi budaya dengan Belanda.

Di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto yang sedang melakukan kunjungan kerja di Belanda, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Gouke Moes, menegaskan komitmen negaranya. “Pengembalian ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam repatriasi koleksi kolonial,” katanya.

Fadli Zon menanggapinya dengan penuh keyakinan, “Koleksi Dubois kini kembali pulang ke rumahnya. Namun pintu ilmu pengetahuan dunia tetap terbuka. Indonesia berdiri sebagai subjek pengetahuan, bukan sekadar lokasi temuan.”

(Foto: Dok. Kemenbud)

Perjalanan Panjang Menuju Kepulangan

Pengembalian ini bukanlah proses singkat. Tim Repatriasi Kementerian Kebudayaan sejak awal 2025 telah melakukan riset mendalam, menelusuri asal-usul, dan berunding intensif dengan Colonial Collections Committee (CCC) Belanda.

Tak hanya soal serah terima, kedua negara juga menyepakati pembentukan tim gabungan untuk memastikan keamanan pemindahan, konservasi, pameran, digitalisasi, hingga peningkatan kapasitas peneliti. Dengan begitu, koleksi ini tak hanya kembali, tapi juga hidup sebagai sumber ilmu pengetahuan lintas generasi.

 

Lebih dari Sekadar Fosil

Bagi Fadli Zon, kepulangan Koleksi Dubois adalah preseden penting. “Setelah Dubois, kita akan terus melanjutkan pemulangan koleksi penting lainnya. Artefak budaya kita harus kembali ke akarnya, agar ilmu pengetahuan tumbuh dari sumbernya dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dan sore itu, di bawah lampu-lampu museum yang hangat, fosil-fosil itu seolah berbisik: perjalanan panjang mereka berakhir di rumah. Indonesia bukan lagi hanya nama di catatan kaki sejarah dunia. Indonesia kini berdiri tegak sebagai pemilik sah peradaban, sebagai tanah asal ilmu pengetahuan manusia.

Sebuah kemenangan sejarah. Sebuah kepulangan yang mengobati rindu lebih dari seratus tahun lamanya.

Tags: fadli zonFosil Manusia PurbaKementerian Kebudayaanmenteri kebudayaan

Related Posts

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau Bali Spirit Festival 2026 di Puri Padi & Yoga Barn, Ubud, Gianyar, Bali, Minggu (19/4/2026).(Foto: Kemenpar)

Bali Spirit Festival Perkuat Posisi Indonesia di Industri Wellness Global

Editor
20 April 2026

Berdasarkan data Global Wellness Institute tahun 2023, Indonesia menjadi kontributor terbesar wellness economy di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 56,4...

Menpora RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Jumat (17/4/2026) pagi guna memperkuat sinergi pengembangan olahraga di daerah.(Foto:Istimewa)

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Temui Menpora Erick Thohir, Sinergi Pengembangan Olahraga di Daerah

Editor
18 April 2026

Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa pihaknya akan memfokuskan pembinaan pada beberapa cabang olahraga unggulan. SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Hingga Akhir Tahun 2026!

Editor
17 April 2026

Dari sisi fiskal, pemerintah menilai kebijakan tersebut masih aman untuk dijalankan. Hal itu didukung oleh harga minyak mentah Indonesia (Indonesian...

Hajat Bumi Cikeleng di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hajat Bumi Cikeleng: Merawat Warisan Leluhur, Meneguhkan Komitmen Jaga Alam

Editor
17 April 2026

Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pemakaman Manangga (Astana Desa Cikeleng), Kecamatan Japara, saat masyarakat menggelar tradisi Hajat Bumi, Kamis (16/4/2026) Di...

Pengunjung naik untra di Plaza Haji Al Qosbah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Di Plaza Haji Al Qosbah, Warga Bisa Rasakan Sensasi Naik Unta

Editor
16 April 2026

Sebuah destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung namanya Plaza Haji Al Qosbah. Destinasi wisata itu baru...

Bupati Cirebon Imron dan Duta Besar Bulgaria, Tanya Dimitrova.(Foto: Diskominfo Kab Cirebon)

Pemkab Cirebon Terima Dubes Bulgaria, Bahas Kerja Sama Ekonomi

Editor
16 April 2026

Bupati Imron menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama setelah ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Industri Rebana....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.