• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Resmi Ditutup

Editor
Senin, 31 Agustus 2026 - 11:46
Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

BOGOR – Sajian teatrikal yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar Sudirman yang digelar di Shelter Skadron 6, Lanud Atang Sendjaja, Bogor resmi menutup rangkaian Festival Merah Putih (FMP) ke-11 Tahun 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan FMP 2026.

RelatedPosts

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

“Apresiasi dan terima kasih untuk kerja keras panitia selama satu bulan serta persiapan yang cukup lama. Persiapan yang dilakukan mampu menampilkan ragam kegiatan dan atraksi yang bisa dibilang sempurna,” kata Dedie Rachim, Minggu (30/8/2026).

Dedie Rachim yang sebelumnya melaksanakan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia menyampaikan bahwa perayaan kemerdekaan di Kota Bogor dinilai lebih meriah dengan tampilan bendera Merah Putih yang begitu masif hampir di setiap sudut Kota Bogor.

Selain itu, kirab Merah Putih raksasa yang digelar juga mulai ditiru oleh sejumlah daerah lain, ditambah dengan berbagai rangkaian kegiatan FMP lainnya.

“Keguyuban yang ada di Kota Bogor berbeda dengan wilayah lain, karena lahir dari kebersamaan yang tulus dari lubuk hati. Dorongan Bogor Sahabat, para inohong serta semua pihak yang berkontribusi, para alumni komandan yang pernah bertugas di Kota Bogor, senantiasa menjaga silaturahmi, terus merawat dan menjaga kebersamaan jangan sampai terputus. Ini tugas berat kita yang nantinya akan diteruskan generasi muda, harapan saya agar lebih banyak generasi muda yang dilibatkan,” ucap Dedie Rachim.

menurutnya, pondasi kebersamaan yang telah diletakkan para senior menjadi modalitas ke depan untuk melibatkan lebih banyak generasi muda dalam pelaksanaan FMP sejak awal.

Hal tersebut, kata Dedie Rachim, sesuai dengan motto Kota Bogor Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga.

“Ini yang harus betul-betul kita jiwai. Orang Kota Bogor harus bisa membuat regenerasi atau kader dari anak muda untuk mau terlibat,” katanya.

Ia menambahkan, secara garis besar pelaksanaan berbagai event di Kota Bogor selalu memberikan dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk terhadap perputaran ekonomi daerah.

Hal itu juga dirasakan melalui pelaksanaan FMP 2026 yang dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi.

“Kalau dilihat secara sepintas pada Agustus 2026, ada peningkatan okupansi hotel dan peningkatan pendapatan restoran, kafe, dan hiburan lainnya,” ujar Dedie Rachim.

Menurutnya, semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan di Kota Bogor akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Hasil dari wawancara ada yang datang dari Jakarta, Bandung, Cianjur, Sukabumi bahkan dari Sumatera hingga Kalimantan, datang secara khusus mengikuti penaikan dan penurunan bendera Merah Putih di Tugu Kujang,” jelas Dedie Rachim.

Sementara itu, Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Andy F. Picaulima, menilai FMP ke-11 Tahun 2026 melengkapi pelaksanaan FMP pada tahun-tahun sebelumnya.

Kolaborasi seluruh pihak, kata dia, diharapkan dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas FMP, sehingga semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang.“Urusan cinta tanah air tidak hanya urusan TNI Polri, tetapi masyarakat semua. Dukungan yang diberikan membuat saya terharu, hal yang perlu diingatkan adalah saya akan menjadi pionir FMP di lingkungan saya,” kata Danlanud ATS.

Ketua FMP 2026, Syahril M. Said, menyatakan kesuksesan pelaksanaan FMP Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Kota Bogor terus menyala dan menjadi teladan.

“Rangkaian FMP boleh berakhir, tetapi bendera akan tetap berkibar dan semangat persatuan tidak boleh runtuh dan terus menyala,” pungkas Syahril M. Said.

Tags: bogorFestival Merah Putih

Related Posts

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (22/10/2026).(Foto: Dok. Kemenhaj)

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa

Editor
23 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk menginisiasi Museum Haji...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Keraton dan kerajaan Nusantara memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia. Potensi tersebut menjadi...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Wayang Kulit merupakan ekspresi budaya yang telah diakui oleh dunia. Wayang merupakan warisan budaya takbenda Indonesia yang pertama...

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak dalam rangka peringatan Hari Kebudayaan Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bogor, di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Sabtu (17/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Warisan Budaya Lewat Lomba Tari Jaipong

Editor
17 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat komitmen pelestarian seni dan budaya daerah melalui penyelenggaraan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak...

Stasiun Nagreg. (Foto: Humas KAI)

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Indonesia melintasi bentang geografis yang beragam. Di Jawa, jalur kereta api menembus kawasan pegunungan...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10).(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Editor
13 Oktober 2026

AMSTERDAM — Indonesia berhasil memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda, yang secara...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.