• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Festival Asia Afrika 2026: Rekayasa Lalu Lintas & Kantong Parkir

Editor
Jumat, 10 Juli 2026 - 06:33
Festival Asia Afrika.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Asia Afrika.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Festival Asia Afrika 2026 akan berlangsung pada 10–12 Juli. Event ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga mengusung diplomasi budaya, diplomasi kopi, serta nilai inklusivitas sebagai bagian dari semangat Konferensi Asia Afrika.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Festival Asia Afrika 2026, termasuk penyediaan kantong parkir, rekayasa lalu lintas, hingga penertiban parkir liar.

RelatedPosts

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Dukung Kawasan Industri Jadi PSN

Akses Jalan Trase Batutulis Kota Bogor Siap Dilintasi

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kantong parkir akan disiapkan di sejumlah titik mulai dari kawasan Jalan Naripan hingga Cikapundung untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung.

Sedangkan rekayasa lalu lintas masih difinalisasi oleh Dinas Perhubungan bersama Polrestabes Bandung melalui analisis dampak lalu lintas.

“Analisis dampak lalu lintas masih dilakukan oleh Dishub bersama Polrestabes agar pelaksanaan festival berjalan lancar,” katanya pada Rabu, 8 Juli 2026 seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Farhan juga menuturkan, tidak akan memberi toleransi terhadap praktik parkir liar maupun pungutan parkir ilegal selama festival berlangsung.

“Kalau menemukan parkir liar, akan langsung kami tindak. Tidak boleh ada parkir liar dan tidak boleh ada getok parkir,” tegasnya.

Ia menambahkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Festival Asia Afrika telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Namun pelaksanaan festival tetap disesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran sehingga konsep kegiatan dibuat lebih sederhana tanpa mengurangi kualitas acara.

“Anggarannya sudah disiapkan sesuai kebutuhan. Memang acaranya lebih sederhana karena efisiensi, tetapi tetap berkualitas,” ujar Farhan.

BACA JUGA: Gadis 19 Tahun di Tasikmalaya Disekap dan Diperkosa Pria Kenalan di Medsos

Tags: festival asia afrikakota bandungMuhammad Farhanwali kota bandung

Related Posts

Depresi, sakit jiwa,gangguan jiwa

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Editor
10 Oktober 2026

Dari sekitar 3 juta orang dengan depresi, baru 12,7 persen yang mendapatkan pengobatan. Artinya, 9 dari 10 orang dengan depresi...

Menperin Muhammad Sarmuji menjelaskan tentang industri hijau.(Foto: Humas Kemenperin)

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Dukung Kawasan Industri Jadi PSN

Editor
10 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya mengakselerasi pengembangan kawasan industri sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat hilirisasi,...

Penanaman pohon di pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Jumat (9/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

Akses Jalan Trase Batutulis Kota Bogor Siap Dilintasi

Editor
10 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 10/10/2026 Antam Rp 2.592.000 Per Gram

Editor
10 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 10/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.592.000 per gram...

Gunung Anak Krakatay di Selat Sunda.(Image: Google)

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III (Siaga)

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) secara resmi menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di...

Kapolres Garut, AKBP Niko Nurullah Adi Putra.(Foto:Istimewa).

Praktik Pemalsuan Obat Herbal, Polres Garut Tangkap 4 Pelaku

Editor
10 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Praktek pemalsuan obat herbal di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibongkar polisi setelah dilaporkan korbannya. Empat orang pelaku ditangkap. Kapolres...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.