• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dorong Ekspor, Kemenperin Genjot IKM Kosmetik dan Obat Tradisional Naik Kelas

Editor
Rabu, 06 Agustus 2025 - 07:00

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong industri kecil dan menengah (IKM) di sektor kosmetik dan obat tradisional untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Upaya ini dilakukan secara konsisten melalui program pembinaan, fasilitasi sertifikasi, hingga kolaborasi lintas sektor.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengatakan bahwa peningkatan skala usaha menjadi keharusan bagi IKM yang ingin bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.

RelatedPosts

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

UMKM Kota Bogor Difasilitasi DPR – Pemkot Bogor

UMKM Kabupaten Bogor Dapatkan Legalitas dan Branding

“Keberhasilan IKM bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang menjadi merek yang dikenal dan dipercaya konsumen. Dengan naik kelas, dampaknya lebih luas – baik bagi pelaku usaha, konsumen, hingga perekonomian nasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta.

Kontribusi dan Potensi Ekspor

Reni menjelaskan bahwa sektor kosmetik dan obat tradisional memiliki posisi strategis dalam peta jalan industri manufaktur nasional. Saat ini, mayoritas pelaku usahanya berasal dari kalangan IKM.

“Berdasarkan data 2024, terdapat 1.292 industri kosmetik, di mana 89 persen merupakan IKM. Sementara dari 1.043 industri obat tradisional, sekitar 86 persen juga didominasi oleh pelaku IKM,” jelasnya.

Tahun lalu, ekspor produk kosmetik Indonesia mencapai USD 410,7 juta, dengan pasar utama ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sementara ekspor produk obat tradisional mencapai USD 6,9 juta, terutama ke Taiwan, Malaysia, dan Filipina.

Hadapi Tantangan, Perkuat Dukungan

Meski potensinya besar, IKM di kedua sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan kapasitas produksi, akses teknologi, pemahaman legalitas dan sertifikasi BPOM, hingga strategi branding dan distribusi.

Untuk itu, Ditjen IKMA melakukan berbagai program pendampingan seperti:

Fasilitasi sertifikasi produk

Workshop formulasi dan standardisasi mutu

Reimburse dana pembelian mesin melalui program restrukturisasi

Promosi dan penguatan branding

Kemitraan dengan industri besar dan sektor ekonomi lainnya

Selain itu, Kemenperin juga aktif berkolaborasi dengan akademisi, asosiasi, dan pelaku industri untuk memperluas jejaring dan peningkatan kapasitas.

“Kami membuka ruang agar IKM bisa belajar langsung dari para pelaku industri sukses. Transformasi usaha tidak bisa dilakukan sendiri,” tambah Reni.

Belajar dari Para Pendiri Brand Besar

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas IKM, Ditjen IKMA memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Webinar “Strategi Scale-Up: Dari IKM ke Brand Nasional” pada 29 Juli 2025. Webinar ini menghadirkan dua tokoh inspiratif:

Nurhayati Subakat, Komisaris Utama PT Paragon Technology and Innovation (produsen kosmetik Wardah)

Maria R. Hidayat, Direktur Marketing PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

“Webinar ini bukan hanya sesi berbagi pengalaman, tetapi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan industri dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing,” ujar Budi Setiawan, Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan.

Budi berharap, forum ini dapat menjadi ruang diskusi sekaligus motivasi bagi para pelaku IKM agar yakin dan siap menumbuhkan usahanya ke level yang lebih tinggi.

Bangun Bisnis Berdampak

Dalam sesi webinar, Nurhayati Subakat membagikan pengalamannya selama 40 tahun membangun Paragon dari usaha kecil menjadi pionir industri kosmetik halal nasional. Ia menekankan pentingnya membangun bisnis dengan prinsip kuat dan manfaat bagi banyak orang.

“Bukan mengejar tumbuh dulu baru bermanfaat, tapi karena ingin bermanfaat maka kita akan tumbuh,” tegas Nurhayati.

Sementara Maria R. Hidayat dari Sido Muncul menjelaskan pentingnya menjaga nilai warisan tradisional sambil terus beradaptasi dengan teknologi dan tren. Ia menekankan kekuatan merek tidak hanya datang dari kualitas produk, tetapi juga nilai sosial dan keberlanjutan.

“Kami percaya kekuatan brand juga ditentukan oleh komitmen terhadap nilai-nilai sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Siap Menembus Pasar Global

Dengan dukungan regulasi yang tepat, kemitraan strategis, serta keberanian pelaku IKM untuk berinovasi dan bertransformasi, sektor kosmetik dan obat tradisional diproyeksikan menjadi pendorong baru industri berbasis nilai tambah lokal yang siap bersaing di pasar global.

Tags: IKMkemenperinKementerian Perindustriankosmetik

Related Posts

Stan UMKM di Car Free Day Tegar Beriman.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

Editor
29 Agustus 2026

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga turut...

Kunjungan DPR ke Kota Bogor terkait pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

UMKM Kota Bogor Difasilitasi DPR – Pemkot Bogor

Editor
29 Agustus 2026

Kunjungan DPR tentang akses pembiayaan dan permodalan bagi UMKM serta ekonomi kreatif, terutama bagi para pelaku usaha di Kota Bogor....

Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

UMKM Kabupaten Bogor Dapatkan Legalitas dan Branding

Editor
28 Agustus 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Fasilitasi Industri AMDK Penuhi Kepatuhan SNI Wajib

Editor
26 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat penerapan standardisasi sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan...

Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Makin Kreatif, Pengalaman Bikin Sandal Sendiri

Editor
26 Agustus 2026

BANDUNG - Bicara soal alas kaki, Cibaduyut tentu sudah menjadi salah satu kawasan yang lekat dengan industri kulit dan kerajinan...

Kopi kabupaten Bandung

Kopi Kabupaten Bandung Barat Tembus Pasar Inggris

Editor
22 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah (green bean) produksi Java...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.