• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Desa Wisata Saba Baduy, 50 Desa Wisata Terbaik

Editor
Minggu, 16 Oktober 2022 - 11:31
desa wisata saba baduy

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya (Kemenparekraf)

BANDUNG: Desa Wisata Saba Baduy masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Terbaik di Indonesia.

Desa wisata ini berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

RelatedPosts

Sejumlah Taman di Kota Bandung Bersiap Sambut Warga Saat Lebaran

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

Kenapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos, Ini Penjelasan Menteri Komdigi

Desa Wisata Saba Baduy memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang tinggi.

Mengandalkan konsep pariwisata berkelanjutan berbasis alam budaya dan ekonomi kreatif.

Respons positif muncul dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

“Saya tadi melihat begitu banyak potensi mulai dari potensi budaya juga potensi alam,” katanya.

Desa ini memiliki populasi 26.000 jiwa dan berada di ketinggian 300-600 meter di atas permukaan laut.

Desa berada dia area perbukitan dan perkebunan yang sangat sejuk dan indah.

POTENSI EKONOMI KREATIF

Adapun potensi kriya dan kulinernya ditopang dari hasil alam berupa anyaman bambu, madu dan gula aren.

Serta potensi di sektor fesyen seperti gelang kayu, tas jinjing, serta pakaian kain khas suku Baduy.

“Produk-produk ekonomi kreatif di sini juga luar biasa. Menurut saya ini menjadi semangat kita untuk bangkit dan saya yakin ini adalah sinyal kebangkitan kita pascapandemi tapi tentunya protokol kesehatannya harus dipatuhi secara ketat dan disiplin,” katanya.

Kendati demikian, Menparekraf Sandiaga menilai sisi aksesibilitas dari desa wisata ini perlu ditingkatkan.

Bersama pihak-pihak terkait, Menparekraf Sandiaga berkomitmen meningkatkan aksesibilitas tersebut.

Agar keberadaan desa wisata berdampak luas terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

“Saya sangat terharu karena ini desa pamungkas untuk penutup kunjungan 50 desa wisata dan langsung dieksekusi beberapa kebutuhan dan infrastruktur serta aksesibilitas yang kurang memadai. Untuk meningkatkan wisata dan lapangan pekerjaan,” ujar Sandiaga.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menilai kedatangan Menparekraf mampu memacu motivasi.

Motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan penciptaan lapangan kerja ekonomi kreatif.

“Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bahwa hari ini Pak Menteri berkunjung ke sini. Saya kira menjadi motivasi kita semua untuk berikhtiar menjadi lebih baik lagi sehingga sektor pariwisata di Baduy dengan 12 Motif Batik yang telah (memiliki) HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dan dengan branding Lebak Unik ini dapat melestarikan budaya untuk anak cucu kita dan menciptakan lapangan kerja di bidang ekonomi kreatif,” katanya.

Tags: dea baduydesa wisata saba badutsandiaga uno

Related Posts

Hutan Kota Babakan Siliwangi.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejumlah Taman di Kota Bandung Bersiap Sambut Warga Saat Lebaran

Editor
12 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Libur Lebaran menjadi momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga sambil menikmati suasana Kota Bandung. Selain wisata...

(Foto: Dok. bank bjb)

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

Editor
11 Maret 2026

JAKARTA – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama anak-anak peserta kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026). Meutya menegaskan bahwa PP Tunas tidak dimaksudkan untuk melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan anak memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks. Foto: Noel/Indonesia.go.id/KPM Komdigi

Kenapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos, Ini Penjelasan Menteri Komdigi

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kenapa anak di bawah 16 tahun tidak boleh akses media sosial sebelum cukup usianya? Salah satu alasannya...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang digelar di area parkir barat...

DestinAsian Readers' Choice Awards.(Foto: Dok. kemenpar)

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, NUSA DUA - Bali kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan “The Best Island” dalam ajang DestinAsian Readers’ Choice...

Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Plt Kapolrestabes Bandung Kombes Adi Wijaya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Libur panjang Lebaran merupakan salah satu moment melimpahnya kunjungan wisatawan ke Bandung meskipun tidak sebanyak pada pergantian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.