• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenpar Ajak Mitra Mancanegara Jelajahi Indonesia

Editor
Rabu, 03 Juni 2026 - 07:16
Kemenpar mengajak para mitra industri pariwisata mancanegara untuk menjelajahi kekayaan alam, budaya, dan gastronomi Indonesia melalui Mega FAM Trip 2026 bertajuk #GoBeyondOrdinary yang berlangsung pada 22–27 Mei 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

Kemenpar mengajak para mitra industri pariwisata mancanegara untuk menjelajahi kekayaan alam, budaya, dan gastronomi Indonesia melalui Mega FAM Trip 2026 bertajuk #GoBeyondOrdinary yang berlangsung pada 22–27 Mei 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

Kemenpar mengajak mitra industri pariwisata mancanegara untuk menjelajahi kekayaan alam, budaya, dan gastronomi Indonesia melalui Mega FAM Trip 2026 bertajuk #GoBeyondOrdinary.

SATUAJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak para mitra industri pariwisata mancanegara untuk menjelajahi kekayaan alam, budaya, dan gastronomi Indonesia melalui Mega FAM Trip 2026 bertajuk #GoBeyondOrdinary yang berlangsung pada 22–27 Mei 2026.

RelatedPosts

Kemenpar Hadirkan Diplomasi Fesyen ASEAN, Jakarta Jadi Ruang Kolaborasi Kreatif

Menteri Ekraf Dukung Keberlanjutan Talenta Fesyen Muda Indonesia

Menbud Resmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita

Mitra industri pariwisata mancanegara tengah mengikuti program Mega FAM Trip 2026 di Yogyakarta yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata pada 22-27 Mei 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, di Jakarta, Selasa (2/6/2026), mengatakan Mega FAM Trip 2026 dirancang untuk memperkenalkan keragaman destinasi Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa selain Bali, Indonesia memiliki banyak destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman wisata berkualitas dan siap dipromosikan kepada pasar internasional,” kata Made melalui keterangan resminya.

Kegiatan wisata pengenalan berskala besar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 sekaligus menjadi upaya strategis untuk memperluas promosi destinasi Indonesia di pasar internasional, khususnya destinasi unggulan di luar Bali.

Sebanyak 22 agen perjalanan terkemuka dari Jerman, Rusia, Belanda, Amerika Serikat, Afrika Selatan, dan Mozambik diajak mengikuti program destination immersion di sejumlah destinasi unggulan, yakni Sumatra Utara, Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seluruh rangkaian kemudian ditutup di Bali melalui kegiatan jejaring bisnis dan pertemuan potensial dengan pelaku industri pariwisata nasional dalam BBTF 2026 yang berlangsung pada 28–30 Mei 2026.

Mengusung tema #GoBeyondOrdinary, para peserta tidak hanya diajak mengunjungi destinasi wisata, tetapi juga merasakan langsung cerita, nilai, budaya, dan keunikan yang menjadi daya tarik utama Indonesia di mata wisatawan mancanegara.

Made mengatakan, Indonesia menawarkan pengalaman wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata budaya, wisata alam, gastronomi, wisata kebugaran (wellness tourism), hingga wisata bahari (marine tourism).

“Melalui program ini kami juga memperkenalkan konsep quality tourism, yaitu pariwisata yang memberikan nilai tambah, berdampak positif bagi masyarakat, dan berkelanjutan bagi destinasi,” katanya.

Pelaksanaan Mega FAM Trip BBTF 2026 merupakan wujud nyata strategi pemasaran kolaboratif (collaborative marketing) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pariwisata.

Made menjelaskan, sinergi antara Kementerian Pariwisata dengan berbagai mitra menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman yang komprehensif bagi para peserta.

“Kolaborasi ini melibatkan kantor perwakilan Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, industri perhotelan, agen perjalanan wisata, restoran, pengelola atraksi wisata, maskapai penerbangan, hingga penyelenggara kegiatan. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi para peserta,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kemenpar mendapat dukungan dari sejumlah perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, antara lain KBRI Berlin, KBRI Den Haag, KBRI Moskow, KJRI Los Angeles, KJRI San Francisco, dan KBRI Maputo.

Kegiatan ini juga didukung oleh Badan Promosi Otorita Danau Toba serta pemerintah daerah, termasuk Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatra Utara serta Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dari sisi konektivitas, Mega FAM Trip BBTF 2026 didukung oleh China Southern Airlines, Singapore Airlines, Philippine Airlines, dan Pelita Air.

Sementara untuk penyelenggaraan program di destinasi, Kemenpar berkolaborasi dengan sejumlah mitra industri pariwisata, antara lain Indonesia Impression DMC untuk Tanjung Puting dan Bali; Matta Tour untuk Yogyakarta dan Bali; Bhara Tours and Travel Services serta ASITA NTB untuk Lombok dan Bali; DWI Tour untuk Jakarta dan Bali; serta Synergi Ravelino Tours & Travel untuk Sumatra Utara.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra akomodasi, termasuk jaringan Marriott Bonvoy seperti Courtyard by Marriott Nusa Dua, Courtyard by Marriott Bali Seminyak Resort, Fairfield by Marriott Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Le Méridien Jakarta, Renaissance Bali Nusa Dua Resort, dan Sheraton Jakarta Soekarno-Hatta Airport.

Selain itu, sejumlah hotel dan resor lainnya turut berpartisipasi, di antaranya Aryaduta Bali dan Medan, Bali Nusa Dua Resort, Ecolodge Bukit Lawang, Emerald Garden Hotel Medan, Hotel Santika Premier Dyandra Medan, Mercure Pangkalan Bun, Paradisus by Meliá, Puri Santrian Beach Resort & Spa, Rimba Orangutan Eco Lodge, Rindu Alam Hotel, Somewhere Lombok, Sudamala Resorts Senggigi, The Stones Hotel Legian Bali, Tijili Hotel Seminyak, dan Wisma Leuser Sibayak.

“Dukungan dari para mitra ini semakin memperkuat kualitas pengalaman peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan di berbagai destinasi,” ucap Made.

Melalui integrasi Mega FAM Trip dengan BBTF 2026, Kementerian Pariwisata berharap tercipta berbagai paket wisata baru yang dapat memperluas promosi destinasi Indonesia di negara asal para peserta, khususnya untuk destinasi beyond Bali.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan eksposur destinasi Indonesia di pasar internasional, tetapi juga memperkuat jejaring bisnis yang berkelanjutan antara industri pariwisata Indonesia dengan mitra perjalanan global,” kata Made.

Tags: Kemenpar

Related Posts

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat sambutan pada Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 yang menghadirkan Southeast Asian Fashion Parade di City Hall, Pondok Indah Mall 3 (PIM 3), Jakarta (1/11/2026).(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Kemenpar Hadirkan Diplomasi Fesyen ASEAN, Jakarta Jadi Ruang Kolaborasi Kreatif

Editor
5 November 2026

JAKARTA – Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 dan sejumlah mitra menghadirkan Southeast Asian Fashion Parade di...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi kiprah tersebut dan menilai dukungan melalui kolaborasi serta pendampingan diperlukan agar talenta muda dapat berkembang secara berkelanjutan, Jakarta Senin (2/11/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Menteri Ekraf Dukung Keberlanjutan Talenta Fesyen Muda Indonesia

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Desainer muda Nabila Misha mengembangkan jenama fesyen yang memadukan kekayaan budaya dan alam Indonesia dengan sentuhan modern. Menteri...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita di Bekasi Jawa Barat.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita

Editor
2 November 2026

BEKASI - Tradisi bercerita merupakan salah satu upaya menjaga keberlanjutan tradisi lisan dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Indonesia...

Konferensi Musik Indonesia 2028 di Makassar.(Foto: Humas Kemenbud)

Konferensi Musik Indonesia Perluas Ruang Ekspresi dan Kolaborasi

Editor
2 November 2026

MAKASSAR - Kementerian Kebudayaan terus mendorong penguatan ekosistem musik Indonesia melalui penyelenggaraan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Makassar. Rangkaian...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon (tengah) di acara pembukaan Jakarta World Cinema (JWC) 2026 yang digelar di JWC 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Jakarta World Cinema 2026, Menbud: Penguatan dan Perluasan Jejaring

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta World Cinema (JWC) 2026 sebagai salah satu ruang penting untuk...

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas), Jumat, 30 Oktober 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wah! Ada Sentra Kuliner di Bawah Flyover Pasupati

Editor
31 Oktober 2026

BANDUNG - Kawasan di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.