• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Desa Energi Berdikari Keliki, Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Editor
Selasa, 02 Juni 2026 - 07:21
Desa Energi Berdikari Keliki di Kecamatan Tegalallang, Kabupaten Gianyar, Bali merupakan inisiatif Pertamina dalam menyediakan energi terbarukan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia.(Foto: Humas Pertamina)

DEB Keliki di Kecamatan Tegalallang, Kabupaten Gianyar, Bali merupakan inisiatif Pertamina dalam menyediakan energi terbarukan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia.(Foto: Humas Pertamina)

SATUJABAR, GIANYAR – Pertamina memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui sejumlah program pemberdayaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya dengan mengimplementasikan program Desa Energi Berdikari (DEB). DEB merupakan desa inovatif yang memanfaatkan energi bersih untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Desa Energi Berdikari Keliki di Kecamatan Tegalallang, Kabupaten Gianyar, Bali merupakan inisiatif Pertamina dalam menyediakan energi terbarukan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia. Program ini bertujuan untuk menjadikan energi terbarukan sebagau solusi yang dapat menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan masyarakat. DEB Keliki memiliki kegiatan utama berupa pengolahan sampah menjadi kompos dan ketahanan pangan dengan menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan.

RelatedPosts

ART Aniaya ART di Bogor, Korban Tewas Disiram Air Panas di Rumah Majikan

Data Penerima MBG Divalidasi

Kendaraan Masuk Jabotabek Usai Libur Iduladha Naik 13,40%

Sumber energi pengolahan sampah serta pompa penggerak untuk pengairan sawah, didukung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Jajaran Dewan Komisaris Pertamina, melihat dan mendengarkan penjelasan secara langsung dari penerima manfaat atas dampak program terhadap kemandirian masyarakat DEB Keliki (Kamis, 28/5/2026).

I Wayan Sumada, Local Hero sekaligus Ketua BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Yowana Bakti Keliki, penuh antusias menceritakan dampak keterlibatan Pertamina melalui upaya pembinaan, pendampingan serta pemberian sejumlah fasilitas di desanya.

“Di Desa Keliki setidaknya menghasilkan sekitar 7 ton sampah per hari, dengan produktivitas yang sangat tinggi tersebut kehadiran Tempat Pengolahan Sampah Terpadu – Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sangat membantu masyarakat untuk mengelola dan mengolah sampah,” ujarnya dikutip laman Pertamina.

Untuk mendukung program pengolahan sampah, diperlukan tenaga listrik yang dihasilkan dari PLTS dengan kapasitas terpasang mencapai 10,5 kWp (Kilowatt Peak). PLTS ini menghasilkan 14.256 kWh/tahun energi surya. Kehadiran PLTS selain menghemat biaya listrik sebesar Rp21 juta/tahun, sekaligus mengurangi emisi GRK mencapai 13,7 ton CO2eq/tahun.

Ia menambahkan dukungan yang diberikan Pertamina, secara tidak langsung juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dengan melakukan pemilahan sampah rumah tangga, baik samapah organik, anorganik dan residu.

“Saat ini kesadaran untuk masyarakat memilih sampah itu sudah sangat tinggi berkat kerjasama kami dengan Pertamina, kami mengelola sampah untuk dikembalikan ke alam hingga kemudian bisa semakin bermanfaat lagi untuk alam,” tambahnya.

I Wayan Sumadana menambahkan, untuk aktivitas pengairan air sawah, DEB Keliki juga didukung dengan PLTS dengan kapasitas terpasang 17,5 kWp (Kilowatt Peak). PLTS ini kemudian digunakan untuk menggerakkan pompa air tanah bertenaga surya yang mendukung pengairan sawah selama musim kemarau di 7 Subak (Tain Kambing, Sebali, Uma Desa Keliki, Jungut, Umelikode, Bangkiangsidem, dan Lauh Batu). Khusus PLTS untuk pengairan sawah menghasilkan 84.000 kWh/tahun energi surya, mengurangi emisi GRK (Gas Rumah Kaca) mencapai 23,1 ton CO2eq/tahun serta penghematan biaya listrik Rp.35 juta per tahun.

Dari pertanian tersebut, DEB Keliki menghasilkan produk padi organik, yang dapat meningkatkan produktivitas hasil panen secara signifikan. Sebelum program padi organik diterapkan hasil panen hanya berkisar 5 sampai 5,5 ton per hektare, setelah proses pembinaan oleh Pertamina peningkatan menjadi 8,7 ton per hektare.

Komisaris Independen Pertamina, Raden Adjeng Sondaryani, mengaku takjub dengan keberhasilan program yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Dari program DEB Keliki ini, menunjukkan komitmen Pertamina dalam memberikan dukungan kepada masyarakat melalui program-program yang dimiliki. Melihat keberhasilan DEB Keliki, saya dan jajaran Dewan Komisaris sangat senang, semoga program TSJL Perusahaan, bisa lebih memberikan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

DEB Keliki kini telah menjadi ekosistem percontohan penggerak ekonomi masyarakat, melalui kegiatan Eco Village dan Agrikultur, terdapat 1.200 Kepala Keluarga penerima manfaat, melibatkan 9 pekerja, berkolaborasi dengan 15 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) pemuda desa. Tidak hanya itu hasil pengelolaan sampah ini juga berhasil meluncurkan produk pupuk organik berkualitas tinggi, produksi ecoenzyme (cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik dapur), dan kompos organik.

Atas keberhasilan itu, banyak kunjungan dari berbagai Perguruan Tinggi maupun wisatawan mancanegara ke DEB Keliki. Setidaknya terdapat 6.000 tamu yang telah berkunjung, untuk melihat keindahan persawahan, belajar pengelolaan sampah dan pertanian berbasis energi bersih, sambil menikmati jajanan di saung-saung cafe warga yang menambah geliat ekonomi warga Keliki.

Tags: Desa Energi Berdikari

Related Posts

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

ART Aniaya ART di Bogor, Korban Tewas Disiram Air Panas di Rumah Majikan

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kasus penganiayaan sesama asisten rumah tangga (ART) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil diungkap polisi. Korban yang awalnya dilaporkan...

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya membeberkan validasi data penerima MBG.(Foto: Humas BGN)

Data Penerima MBG Divalidasi

Editor
2 Juni 2026

Data penerima MBG divalidasi dengan melibatkan pihak sekolah hingga pemerintah daerah setempat. SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) terus...

Kendaraan masuk Jabotabek di Gerbang Tol Cikampek.(Humas Jasa Marga)

Kendaraan Masuk Jabotabek Usai Libur Iduladha Naik 13,40%

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kendaraan masuk Jabotabek pada periode H+4 libur panjang Hari Raya Iduladha 1447H atau pada Minggu (31/05) sebanyak...

Logo Hari Jadi Bogor 3 Juni.(Image: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 3 Juni 2026, 2 Bayi Akan Terima Akta Kelahiran ‘Istimewa’

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor 3 Juni 2026 adalah peringatan yang ke-544. Sejumlah persiapan dilakukan agar prosesi berjalan lancar....

Air zamzam di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. (Dok. Istimewa)

Air Zamzam Tidak Boleh Masuk Koper!

Editor
2 Juni 2026

Air zamzam tidak boleh dibawah masuk dalam koper bagasi maupun koper kabin sesuai aturan penerbangan yang wajib dipatuhi seluruh jemaah....

Jemaah haji Indonesia bersiap pulang ke Tanah Air.(Foto: Humas Kemenhaj)

Jemaah Haji Kelompok Pertama Pulang Ke Tanah Air

Editor
2 Juni 2026

Jemaah haji pulang ke Tanah Air secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah usai melewati fase puncak haji....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.