• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Gubernur Tanggung Biaya Hidup dan Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut

Editor
Selasa, 13 Mei 2025 - 04:58
Gubenur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubenur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT — Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, berjanji mengambilalih tanggungan biaya hidup dan pendidikan anak-anak korban insiden ledakan amunisi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Keluarga korban yang ditinggalkan juga akan mendapatkan santunan Rp.50 juta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, datang mengunjungi keluarga korban tewas dalam insiden ledakan amunisi afkir, sudah tidak layak pakai, atau kadaluarsa, di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025). Dedi Mulyadi yang dikenal dengan sapaan KDM, datang bersama Pangdam III/Siliwangi. Mayjen TNI Dadang Arif Andurahman, dan Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.

RelatedPosts

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Dedi Mulyadi menemui keluarga korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Selain menyampaikan duka-cita dan mendengar cerita detik-detik terjadinya ledakan memgerikan, Dedi Mulyadi juga berjanji kepada keluarga korban, untuk mengambilalih tanggungan biaya hidup dan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan.

“Untuk anak-anak (korban) yang belum menikah, itu menjadi tanggungjawab Gubernur. Tanggungan pendidikannya, biaya hidup sehari-hari, biar nanti kami yang mengambilalih tanggungjawabnya,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, juga akan memberikan uang santunan sebesar Rp. 50 juta kepada masing-masing keluarga korban. Uang tersebut diberikan untuk biaya pemulasaraan jenazah.

“Nah langkah dari kita (Pemprov Jabar) memberikan uang santunan. Masing-masing keluarga Rp 50 juta,” kata Dedi Mulyadi.

Korban Bantu TNI

Dedi Mulyadi mengungkapkan, dari hasil penuturan keluarga, para korban meninggal dunia berada di lokasi, bekerja ikut membantu TNI dalam memusnahkan amunisi sudah tidak layak pakai, atau kadaluarsa. Para korban sudah lama ikut membantu, bahkan hingga 10 tahun.

“Mereka (para korban), dari pengakuan dari keluarganya, memang bekerja di sana ikut membantu TNI. Sudah cukup lama, ada yang sampai 10 tahun membantu dan menjadi profesi ditekuni setiap harinya, dan memang sudah berpengalaman,” ungkap Dedi Mulyadi.

Sembilan orang warga sipil menjadi korban tewas dalam insiden ledakan amunisi, selain empat korban lainnya dari TNI AD. Insiden ledakan dalam kegiatan pemusnahan amunisi afkir, sudah tidak layak pakai, atau kadaluarsa, yang menelan 13 korban jiwa, terjadi di area tempat pemusnahan di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/05/2025) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB.(chd).

Tags: dedi mulyadiledakan amunisi garutTNI AD

Related Posts

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Klarifikasi dokter jaga Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengla, atas tuduhan menolak pasien viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Heboh di media sosial, rekaman video seorang pasien yang dinarasikan ditolak berobat di Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat....

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Kunjungan Wisman ke Jabar September 2026 Turun

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada September 2026 tercatat sebanyak 305 kunjungan, atau turun...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 Naik 8,06 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD 31,22 miliar atau naik 8,06 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi september 2022

Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 Sebesar 2,90 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG – Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 year on year (y-on-y) sebesar 2,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.