• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cacar Monyet: Kenali dan Ketahui Cara Cegahnya

Editor
Selasa, 31 Oktober 2023 - 08:49
Cacar monyet

Cacar monyet (Kemkes.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Cacar monyet, atau dalam bahasa Inggris disebut “monkeypox,” adalah penyakit infeksi yang dapat menular dari hewan primata (seperti monyet) ke manusia.

Penyakit ini memiliki gejala mirip dengan cacar manusia, meskipun biasanya lebih ringan. Berikut beberapa informasi penting tentang cacar monyet:

RelatedPosts

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

Penyebab: Cacar monyet disebabkan oleh virus Monkeypox. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1958 di Republik Demokratik Kongo. Sumber utama penularan virus ini pada manusia adalah hewan primata seperti monyet, tupai, dan tikus besar.

Gejala: Gejala cacar monyet mencakup demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, ruam kulit yang berkembang menjadi lepuh yang berisi cairan.

Cacar monyet biasanya lebih ringan daripada cacar manusia, dan kematian akibat infeksi ini jarang terjadi.

Penularan: Cacar monyet dapat menular dari hewan ke manusia, manusia ke manusia, atau melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi.

Penularan antarmanusia biasanya terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi atau lepuh kulit yang terbuka.

Pencegahan: Pencegahan cacar monyet melibatkan tindakan-higienis seperti mencuci tangan dengan seksama, menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi membawa virus (seperti monyet), dan menggunakan langkah-langkah pencegahan standar seperti isolasi pasien ketika terjadi wabah.

Pengobatan: Tidak ada pengobatan khusus untuk cacar monyet. Gejala biasanya diobati secara simptomatik, termasuk penanganan demam dan nyeri. Vaksinasi khusus untuk cacar monyet belum tersedia.

Cacar monyet tidak umum terjadi, dan kasus-kasusnya biasanya terbatas pada wilayah-wilayah tertentu di Afrika Tengah dan Barat. Meskipun demikian, cacar monyet adalah penyakit yang harus diwaspadai, dan penyebarannya harus dikendalikan secara ketat untuk mencegah penularan lebih lanjut ke manusia. Jika Anda tinggal atau bepergian ke wilayah-wilayah yang terkena cacar monyet, penting untuk mengikuti pedoman kesehatan yang disarankan oleh otoritas kesehatan setempat.

Tags: cacar monyet

Related Posts

(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Editor
19 April 2026

kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah mendorong penataan dan pengembangan kawasan PKL agar...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Editor
19 April 2026

Bagi pecinta kafe dengan suasana santai dan estetik, Homer Coffee hadir sebagai pilihan baru yang wajib dikunjungi di Kota Bandung....

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas peserta Indonesia 4x4 Overland.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

Editor
18 April 2026

Tren kunjungan wisatawan ke Sumedang menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir, yang menandakan semakin tingginya daya tarik daerah. SATUJABAR,...

Drama Korea.(Image: X)

“Phantom Lawyer” Puncaki Brand Drama April 2026

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Lembaga riset Korean Business Research Institute merilis peringkat reputasi brand drama untuk bulan April 2026. Hasil ini...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Sambut IKEA di King’s Shopping Center

Editor
16 April 2026

Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang ada baru sekitar 50 persen...

Sembilan jenama Indonesia hadir di Pop-up Store Kobe.(Foto: Humas Kemendag)

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Editor
16 April 2026

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita Batik Shibori, Tieka Huza, Dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.