• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi Bencana Susulan di Sukabumi

Editor
Sabtu, 07 Desember 2024 - 07:31
Pemerintah lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Juni 2024 untuk mengisi 43 bendungan di Pulau Jawa yang alami penurunan daya tamping akibat el nino.

Pemerintah lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Juni 2024 untuk mengisi 43 bendungan di Pulau Jawa yang alami penurunan daya tamping akibat El Nino. (FOTO: PUPR)

BANDUNG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sekitar wilayah Sukabumi, Jawa Barat, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana susulan.

Berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Sukabumi masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan. OMC ini bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan yang dapat memperburuk dampak bencana.

RelatedPosts

Munas HIPMI, Prabowo: Bangun Ekonomi dengan Nasionalisme

Sinergi Kemenekraf & BPI Dorong Ekosistem Perfilman

Pelayanan di Pemkab Sumedang Tak Ada Jam Istirahat

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa meskipun hujan tidak bisa dihentikan, OMC diharapkan dapat mengurangi debit hujan yang turun. Hal ini tidak hanya akan mempermudah proses pencarian korban yang hilang di lapangan, tetapi juga sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

“Kami berupaya untuk meminimalisir atau mengurangi jumlah debit hujan yang turun di wilayah Sukabumi dengan Operasi Modifikasi Cuaca,” ujar Suharyanto.

Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan darurat bencana di Kabupaten Sukabumi, yang dipimpin langsung oleh Suharyanto di Pendopo Sukabumi pada Jumat (6/12), juga membahas langkah-langkah tanggap darurat lainnya. Dalam arahannya, Suharyanto menekankan pentingnya segera mengaktivasi posko tanggap darurat bencana.

“Segera aktifkan posko tanggap darurat bencana di wilayah Sukabumi agar koordinasi lebih mudah dan fungsi komando bisa berjalan dengan lancar,” tegas Suharyanto.

Mengingat kondisi terdampak bencana di Sukabumi, Suharyanto menyarankan untuk mendirikan dua posko, yaitu posko utama di Pendopo Sukabumi dan posko taktis di Pelabuhan Ratu, yang merupakan salah satu titik terdampak bencana.

“Posko utama bisa dibuat di Pendopo Sukabumi, sedangkan posko taktis di Pelabuhan Ratu karena banyak titik bencana di sana,” jelasnya.

BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan bencana. Namun, apabila situasi sudah mulai kondusif, penanganan akan diserahterimakan kembali kepada pemerintah daerah.

“Besok sudah harus terbentuk, termasuk organisasi logistiknya,” tambah Suharyanto.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Cucun Ahmad Syamsurijal, juga mengapresiasi respon cepat BNPB dalam menangani bencana Sukabumi. “Saya apresiasi kinerja BNPB dalam penanganan bencana Sukabumi, sudah cukup optimal. Sinergitas pemerintah pusat dan daerah berjalan dengan baik,” ungkap Cucun.

Tags: Bencana Sukabumibnpbbpbd

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI di Bandar Lampung Rabu 10 Juni 2026.(Foto: Dok. Sekretariat Negara)

Munas HIPMI, Prabowo: Bangun Ekonomi dengan Nasionalisme

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, BANDAR LAMPUNG – Munas HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026)...

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi jajaran pengurus baru Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2026–2030 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (10/6/2026).(Foto: Humas Ekraf)

Sinergi Kemenekraf & BPI Dorong Ekosistem Perfilman

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi jajaran pengurus baru Badan Perfilman...

Wakil Bupati Sumedang kunjungi salah satu pelanan publik di Pemkab Sumedang Rabu 10 Juni 2026.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Pelayanan di Pemkab Sumedang Tak Ada Jam Istirahat

Editor
11 Juni 2026

Pelayanan di Pemkab Sumedang harus siap. Mau ada atau tidak pemohon harus siap khususnya pelayanan PU, BPBD, Perkim mereka pemegang...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau tempat pembuangan sampah. Biaya angkutan sampah melonjak akibat harga bbm naik.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemkot Bandung Siapkan Efisiensi

Editor
11 Juni 2026

Harga BBM yan alami kenaikain ini mendorong biaya angkutan sampah. Kendaraan operasional menggunakan bahan bakar yang harganya mencapai Rp24 ribu...

Kebakaran lahan di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Musim Kemarau: Sumedang Waspadai Kebakaran Hutan

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Musim kemarau sudah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Puncaknya akan terjadi pada Juli-September 2026. Informasi prakiraan cuaca...

Pergerakan nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah.(Image: Google Finance)

Rupiah & IHSG Mencoba Terus Menguat

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ selama dua terakhir menunjukkan pelemahan terhadap Rupiah. Pada Kamis pagi 11...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.